Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development

Pengertian Desainer Grafis, Jenis, Gaji, serta Skill yang Dibutuhkan

5 min read

Pengertian Desainer Grafis, Jenis, Gaji, serta Skill yang Dibutuhkan

Desain grafis adalah seni atau praktik memproyeksikan suatu ide dan pengalaman dengan konten visual. Praktik ini dilakukan oleh seseorang yang disebut graphic designer atau desainer grafis. Pesatnya perkembangan teknologi membuat graphic designer banyak dicari karena perannya yang penting dalam industri 4.0.

Pengertian Desainer Grafis

Graphic designer atau desainer grafis adalah seseorang yang bekerja menciptakan visualisasi berupa ilustrasi, tipografi, maupun fotografi untuk memberikan pesan tertentu. Mereka biasanya bekerja untuk penerbit atau media cetak maupun elektronik.

Mereka juga bertindak sebagai komunikator visual yang mengomunikasikan gagasan untuk menginformasikan atau mengkampanyekan sesuatu kepada konsumen melalui bentuk seni virtual. Desain grafis ini mencakup gambar, grafik, dan kata-kata yang dibuat menarik oleh graphic designer.

Jika ingin menjadi graphic designer, setidaknya ada beberapa elemen desain grafis yang wajib dipahami, seperti color, line, shape, size, space, value, dan texture. Elemen tersebut dapat menjadi panduan paling dasar agar lebih memahami dalam mempelajari desain grafis.

Jenis Desainer Grafis

Berikut adalah beberapa jenis profesi graphic designer yang cukup populer di tahun 2022:

1. Layout Designer

Layout designer bertugas mengatur gambar, teks, dan elemen lainnya dalam sebuah publikasi online maupun cetak, untuk menciptakan tampilan yang menarik.

Selain itu, layout designer juga bertanggung jawab dalam membuat rancangan desain untuk persetujuan klien, menyelaraskan tata letak, bekerja sama dengan copywriter, dan melakukan tugas editorial.

Jika Anda ingin menjadi layout designer, maka Anda memerlukan setidaknya gelar dalam desain grafis atau bidang terkait. Anda juga harus memiliki pengalaman dalam mengoperasikan software desain seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, dan sejenisnya. Selain itu, seorang layout designer juga harus memiliki kreativitas tinggi dan perhatian terhadap detail.

2. UI Designer

User interface (UI) designer adalah jenis desainer grafis yang bertugas memastikan tampilan antarmuka (interface) pada aplikasi apakah sudah tepat dan sesuai dengan tujuan. Dengan kata lain, UI designer adalah orang yang membuat desain untuk tampilan antarmuka suatu aplikasi.

Jenis desainer grafis ini berfokus pada desain aplikasi seperti transisi animasi, tombol, teks, gambar, dan semua elemen interaksi lainnya. Berikut adalah beberapa tugas yang harus UI designer lakukan:

  • Membuat purwarupa dalam bentuk sampel yang dapat dikaji untuk mengetahui apa saja kekurangannya.
  • Membuat desain yang interaktif seperti tombol, navigasi, menu, dan widget.
  • Berkolaborasi dengan UX designer untuk menentukan kebutuhan pengguna produk.
  • Membuat dan menyesuaikan warna, layout, tipografi, gambar, dan ilustrasi agar konsisten ketika dilihat dari beberapa jenis ukuran layar.

3. UX Designer

UX designer akan bekerja sama dengan UI designer untuk mengolah elemen grafis antarmuka, tetapi fokus mereka lebih kepada riset pengalaman pengguna. Tujuannya agar pengguna dapat menggunakan aplikasi tersebut dengan mudah dan nyaman. Berikut ini adalah beberapa tugas UX designer:

  • Memahami pengguna dan brand agar tercipta solusi yang selaras antara pengguna dan tujuan perusahaan..
  • Melakukan riset pengalaman pengguna. Caranya dengan mengidentifikasi kebutuhan pengguna, perilaku, tujuan, dan sebagainya.
  • Setelah itu, Anda harus menyusun data yang didapat berdasarkan penelitian sebelumnya untuk membantu mengidentifikasi elemen terpenting apa yang dibutuhkan oleh produk atau layanan perusahaan.
  • Membuat desain yang meliputi gambar rangka atau prototype untuk memberikan gambaran yang lebih baik mengenai produk akhirnya.
  • Melakukan pengujian pengguna. Kemudian identifikasi masalah apa saja yang muncul dan berikan solusi desain kepada perusahaan.

4. Advertising Designer

Advertising designer adalah desainer grafis yang membuat dan mengembangkan kampanye iklan untuk menarik target audiens agar membeli produk atau layanan tertentu.

Mereka akan meneliti pasar atau sesuatu yang sedang tren saat ini untuk lebih mengerti audiens. Kemudian, mereka akan membuat iklan yang sesuai tren agar dapat meningkatkan penjualan perusahaan. Umumnya, advertising designer bekerja di agensi iklan, organisasi, grup, hingga perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa tugas dari advertising designer secara spesifik:

  • Meneliti pasar dan tren untuk menentukan apa yang membuat pelanggan tertarik.
  • Merencanakan proyek baru atau membuat iklan untuk agensi hingga perusahaan.
  • Mengembangkan kampanye iklan semenarik mungkin  dengan menggunakan unsur fotografi, ilustrasi, dan warna yang efektif.
  • Meningkatkan penjualan dan brand awareness.
  • Berkomunikasi dengan klien atau manajemen untuk menentukan sebuah proyek.
  • Membuat sketsa atau rancangan layout untuk ditinjau oleh klien.

5. Motion Graphic Designer

Sesuai dengan namanya, motion graphic designer adalah jenis desainer grafis yang mengolah elemen grafis dengan memberikan gerakan pada elemen tersebut. Hasil karya dari motion graphic designer yakni berupa video yang menarik.

Dalam pembuatannya, mereka memerlukan sebuah desain, fotografi, dan video untuk mendukung motion design yang lebih baik. Selain itu, jika ingin menjadi motion graphic designer, Anda wajib memahami teknik dan metode pembuatannya agar penyampaian pesan menjadi lebih efektif dan sesuai keinginan perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa tugas dari motion graphic designer:

  • Membuat konten yang berhubungan dengan visual yang bergerak, mulai dari countdown, bumper, video opening, animasi, hingga visual background.
  • Berkoordinasi dengan tim web developer, vendor, dan pihak terkait lainnya mengenai materi promosi yang harus dibuat.
  • Membuat rancangan desain yang sesuai dengan keinginan perusahaan hingga memproduksi animasi.

6. Web Designer

Jenis desainer grafis ini berfokus pada halaman web. Web designer adalah seseorang yang memiliki keahlian untuk membuat tampilan website menjadi lebih menarik. Output dari pekerjaanya mulai dari tipografi yang mudah dibaca, layout, efek ilustrasi pada situs web, kontras, dan lain-lain.

Jika ingin menjadi seorang web designer, Anda harus memiliki kemampuan mendesain yang baik. Saat membuat desain tersebut, desainer web harus pandai mengoperasikan aplikasi seperti Adobe Photoshop dan sejenisnya. Selain itu, desainer web juga harus memahami bahasa pemrograman seperti CSS dan HTML.

Peran dan Tanggung Jawab Desainer Grafis

Dalam pekerjaannya, tugas desainer grafis cukup beragam seperti mendesain halaman website, logo, sampul majalah, brosur, hingga iklan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. 

Selain itu, graphic designer juga bertanggung jawab untuk menggabungkan brand dengan paduan warna, tipografi, dan grafik yang menarik dan informatif bagi audiens atau target pasar.

Ada beberapa bisnis yang menuntut graphic designer untuk dapat berkomunikasi dengan baik. Tujuannya adalah agar dapat memahami klien dalam menciptakan desain yang sesuai dengan model komunikasi yang mereka inginkan. Komunikasi yang baik ini tentunya membuat graphic designer lebih mudah membuat desain yang pas.

Secara garis besar, berikut ini adalah beberapa tugas desainer grafis, antara lain:

  • Membuat desain yang mudah dimengerti konsumen dan memiliki tampilan visual yang komunikatif.
  • Wajib menggunakan penggunaan elemen desain, layout, dan proses teknis, sehingga dapat menghasilkan karya desain yang menarik dan klien inginkan.
  • Senantiasa mengikuti perkembangan zaman. Hal ini dilakukan untuk dapat terus berkreasi dan berinovasi agar desain yang tercipta selaras dengan kebutuhan zaman.
  • Mengombinasikan unsur seni, visual, dan bahasa ke dalam suatu desain dalam menyampaikan pesan tertentu.
  • Membuat desain visual untuk menyampaikan pesan dengan cara menarik dan kreatif.

Skill untuk Menjadi Desainer Grafis

Di bawah ini adalah beberapa skill yang Anda butuhkan jika tertarik menjadi seorang graphic designer:

1. Memahami dan Menguasai Tipografi

Dalam dunia desain, menguasai tipografi cukup penting bagi seorang desainer grafis. Sebab, meski terdengar tradisional dan sepele, Anda tetap harus melakukan penyesuaian dengan cara mengedit font tersebut mulai dari jenis, ukuran, dan jarak spasinya.

Itulah mengapa memahami tipografi sangat penting bagi graphic designer. Pemilihan gaya font juga dapat memudahkan audiens untuk memahami pesan yang Anda sampaikan. 

Bahkan, font juga bisa menjadi sarana branding bagi suatu perusahaan. Maka dari itu, pastikan Anda memahami tipografi agar dapat memilih font yang tepat dan sesuai.

2. Menguasai Aplikasi Desain Grafis

Menguasai software desain merupakan kebutuhan setiap desainer grafis. Berikut ini adalah beberapa aplikasi desain grafis yang bisa Anda pelajari, antara lain:

  • Adobe Illustrator
  • Adobe Photoshop
  • Vectr
  • CorelDraw
  • Adobe InDesign
  • GIMP

Aplikasi di atas seringkali digunakan dalam proses pembuatan karya visual. Tentunya, Anda perlu giat berlatih menggunakan salah satu aplikasi tersebut agar mahir dalam menggunakannya.

3. Komunikasi yang Baik

Seorang desainer grafis harus memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi. Skill ini sangat berguna karena pekerjaan graphic designer mengharuskan Anda untuk bekerja dengan klien dan tim dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda.

Komunikasi yang baik membuat Anda mampu menerangkan pemikiran atau ide secara sederhana sehingga mudah dimengerti oleh klien dan tim. Jika Anda dapat berkomunikasi dengan baik, maka karya yang Anda buat akan sesuai dan pekerjaan Anda menjadi lebih mudah karena jarang terjadi kesalahpahaman.

4. Problem Solving

Klien yang datang pada Anda membawa berbagai permintaan mengenai sebuah desain yang mereka inginkan. Sebagai graphic designer, tentu Anda harus membuat output yang mereka harapkan. Masalahnya, tidak jarang klien datang tanpa tahu desain seperti apa yang mereka mau agar pesan di dalamnya dapat tersampaikan ke target pasar.

Maka dari itu, Anda wajib memberikan solusi dengan mencari sesuatu yang dapat memuaskan para klien. Kalau bisa, tapi berikan beberapa opsi solusi agar mereka dapat memilihnya. Jika kemampuan pemecahan masalah Anda baik, maka besar kemungkinan desain yang Anda buat akan selalu sesuai dengan harapan para klien.

5. Kreativitas

Kreativitas merupakan kemampuan yang sangat penting di dunia desain grafis. Sebagai desainer grafis, Anda wajib memiliki soft skill ini. Sebab, Anda harus terus berpikir dan berkarya melalui proyek yang memiliki tema beragam. Ini menuntut Anda untuk memiliki kreativitas tinggi agar desain yang Anda buat selalu menarik.

Supaya bisa mendapatkan skill ini, Anda dapat mempelajarinya dengan mencari referensi sebanyak-banyaknya melalui internet, media sosial, ataupun sumber informasi lain. Dari bekal tersebut, Anda dapat menemukan gagasan atau ide baru yang belum ada sebelumnya.

Gaji Desainer Grafis

Berdasarkan jenis profesi graphic designer-nya, besaran gaji yang bisa didapatkan per bulan kurang lebih sebagai berikut:

  • Layout designer: Rp2.360.000,00an
  • UI/UX designer: Rp8.000.000,00an
  • Advertising designer: Rp3.900.000,00an
  • Motion graphic designer: Rp4.500.000,00an
  • Web Designer: Rp5.000.000,00an

Besaran gaji di atas bisa saja berbeda tergantung pengalaman, jumlah proyek, atau perusahaan tempat kerjanya.

Sudah Tahu Jenis dan Skill yang Dibutuhkan Desainer Grafis?

Pada intinya, profesi graphic designer adalah pekerjaan yang cukup menjanjikan. Jika Anda tertarik, segera pelajari skill yang dibutuhkan supaya Anda bisa menjadi graphic designer yang profesional. Mulai dari hard skill hingga soft skill, semuanya harus Anda kuasai tanpa terkecuali.

Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development