Alexandromeo “If I had six hours to chop down a tree, I'd spend the first four hours sharpening the axe.”, - Abraham Lincoln

Apa itu Flutter? Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya

3 min read

Flutter Adalah - Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya

Perkembangan teknologi saat ini kian meningkat. Segala sesuatu didasarkan pada proses digitalisasi mulai dari finansial hingga pengembangan diri. Digitalisasi tersebut tidak jauh dari aplikasi. Saat ini banyak sekali aplikasi aplikasi baru yang berkembang di kalangan masyarakat. Bagi Anda yang berprofesi sebagai pengembang aplikasi, tentu hal ini adalah hal yang sangat menguntungkan. Salah satu situs pengembangan aplikasi yang cukup terkenal adalah Flutter.

Apa itu Flutter?

Flutter adalah sebuah platform yang umumnya digunakan oleh para pengembang aplikasi untuk membantu mereka membuat aplikasi multiplatform namun hanya dengan satu basis coding. 

Aplikasi yang dihasilkan jika para developer menggunakan Flutter akan dapat digunakan di berbagai platform seperti Android, iOS, Website maupun desktop. Kemudahan yang ditawarkan Flutter ini membuat Flutter bagaikan sudah menjadi teman bagi para pengembang aplikasi.

Flutter dalam pengerjaannya, terdiri dari dua komponen. Komponen pertama adalah Software Development Kit atau biasa dikenal sebagai SDK, sedangkan komponen kedua adalah framework user interface.

Software Development Kit adalah kumpulan dari beberapa tools yang memiliki fungsi untuk membuat sebuah aplikasi dapat dijalankan di berbagai platform tadi. Sedangkan Framework User Interface adalah kumpulan dari komponen User Interface seperti tombol, navigasi, teks, dan lain sebagainya. Framework User Interface dapat Anda ubah sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan.

Cara Kerja Flutter

Apakah Anda sudah memahami definisi Flutter? Selanjutnya kita akan beralih ke cara kerja flutter secara umum. Pada dasarnya, pengembangan aplikasi melalui Flutter cukup sederhana. Anda hanya perlu mempelajari bahasa pemrograman baru khusus Flutter.

  • Bahasa pemrograman yang dimiliki Flutter adalah Dart, sehingga Anda sebagai pengembang aplikasi perlu mempelajari bahasa pemrograman ini. Lalu, untuk widget sepenuhnya disediakan oleh Flutter
  • Apabila akan mengembangkan aplikasi untuk Android, maka kode yang ditulis akan dikompilasi menggunakan mesin C++ menggunakan android NDK atau Native Development Kit. Dan apabila akan mengembangkan aplikasi untuk iOS, kode akan dikompilasi menggunakan mesin dan dikompilasi dengan LLVM atay Low Level Virtual Machine
  • Bagi Android, kode native selanjutnya akan dilakukan kompilasi lanjutan dengan mesin Dart Komplimer.
  • Setelah itu, kode akan disesuaikan. Setelah dilakukan penyesuaian pada setiap perangkat, aplikasi yang dikembangkan dapat dijalankan di berbagai platform yang telah di setting.

Setelah Anda melakukan instalasi Flutter Software Development Kit, Anda akan otomatis mendapatkan satu paket yang berisikan Command-line Tools dan Dart Dev Tools yang berguna untuk melakukan testing, debugging dan kustomisasi aplikasi

Mengapa Harus Menggunakan Flutter?

Berikutnya, adalah tentang kelebihan perangkat Flutter dan alasan mengapa Anda harus menggunakan perangkat ini untuk membantu Anda mengembangkan sebuah aplikasi. Simak penjelasan berikut.

1. Dapat Melakukan Pengembangan Aplikasi Lebih Cepat

Flutter menyediakan fitur fitur yang membantu Anda mengembangkan aplikasi lebih mudah dan cepat. Salah satunya adalah dalam User Interface Widgets yang dikembangkan oleh google dengan kualitas yang baik. Widgets yang disediakan oleh Flutter dapat Anda rubah dengan mudah dan Anda tidak harus menuliskan coding dari awal

2. Cross Platform

Flutter merupakan salah satu aplikasi yang dapat dijalankan di beberapa platform sekaligus. Platform tersebut antara lain adalah Android, iOS dan windows. Sehingga, bagi Anda yang berprofesi sebagai pengembang aplikasi, penggunaan Flutter dapat menghemat waktu serta tenaga Anda. 

3. Memiliki Performa yang Baik

Flutter dikenal memiliki performa yang sangat baik. Bahkan jika dibandingkan dengan platform unggulan sejenis seperti React Native, performa Flutter tidak kalah baiknya. Apalagi, Flutter dapat digunakan dalam berbagai platform. 

Hal ini dikarenakan Flutter melakukan kombinasi kode pada aplikasi dan mesin render yang terbilang cukup canggih. Hal ini menghasilkan sebuah aplikasi yang bisa tetap ditampilkan dengan baik pada berbagai platform tersebut.

Selain memiliki performa yang baik, Flutter kerap kali membagikan tips dan trik bagaimana cara untuk membuat software yang ringan. Hal ini akan sangat membantu para developer, khususnya developer yang masih baru. Flutter memiliki performa yang sangat baik.

4. Biaya Pengembangan Sedikit

Proses pengembangan aplikasi menggunakan Flutter membutuhkan biaya lebih sedikit. Hal ini dikarenakan Flutter adalah framework pembuatan aplikasi multiplatform. Sehingga, proses pengembangan aplikasi akan jauh lebih efisien karena satu kali coding, Anda bisa melakukan pengembangan ke berbagai Platform.

Selain itu, terdapat fitur fitur yang sangat memudahkan para developer untuk mengembangkan aplikasi seperti Hit Reload, WUI Widget, data backend, platform integration, aksesibilitas dan internasionalisasi, plugin serta packager. Fitur fitur tersebut dapat menghemat tenaga, waktu, dan biaya.

Kelemahan Flutter 

Tak ada manusia yang sempurna, pun begitu halnya dengan aplikasi. Walaupun Flutter dibintangi banyak keunggulan yang memudahkan, namun terdapat juga beberapa kekurangan seperti berikut ini : 

1. Library dari Pihak Ketiga Masih Sedikit

Flutter merupakan salah satu aplikasi yang tergolong baru dan sedang tinggi peminat. Hal ini menyebabkan library yang dimiliki masih sedikit dan proses developmentnya masih terus berkembang. 

Yang dimaksud library adalah kumpulan dari fungsi coding yang dapat Anda pakai ulang untuk memudahkan proses pembuatan aplikasi. Karena keterbatasannya di Flutter, Anda harus banyak melakukan uji coba.

2. Ukuran Aplikasi yang Dihasilkan Berukuran Besar

Aplikasi yang dihasilkan oleh Flutter cenderung berat dan berukuran besar, walaupun performa aplikasi yang dikembangkan tergolong stabil. Misalnya saja, sebuah aplikasi sederhana yang dikembangkan menggunakan Native bisa berukuran 500 KB, namun apabila aplikasi tersebut dikembangkan di Flutter akan menjadi 4,7 MB.

3. Menggunakan Bahasa Pemrograman Dart yang Asing

Flutter memiliki bahasa pemrograman baru yaitu Dart. Dart sangat jarang digunakan pada aplikasi pemrograman lain, bahkan hanya Flutter yang menggunakan bahasa pemrograman ini. Sehingga, Anda harus mempelajari bahasa pemrograman ini terlebih dahulu sebelum memulai membuat aplikasi.

Akan tetapi, bahasa pemrograman Dart tidak berbeda jauh dengan bahasa pemrograman Java ataupun C#, sehingga bagi Anda yang sudah terbiasa menggunakan bahasa pemrograman Java atau C# rasanya tidak terlalu kesulitan.

Walaupun, Anda memang belum memahami bahasa pemrograman, tenang saja, Flutter menyediakan tutorial penggunaan aplikasi yang dapat diakses secara bebas pada kanal YouTube.

Apakah Anda sudah Memahami Tentang Flutter ?

Berikut tadi adalah penjelasan mengenai Flutter beserta cara pengoperasian, kelebihan hingga kekurangannya. Flutter sangat membantu Anda khususnya para developer untuk mengembangkan aplikasi yang dapat digunakan pada banyak platform seperti Android, iOS, website dan lain sebagainya. 

Flutter memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat Anda pertimbangkan sesuai dengan kebutuhan Anda. Apabila Anda masih belum memahami, Anda dapat mempelajari aplikasi Flutter lebih dalam di kanal YouTube.

Alexandromeo “If I had six hours to chop down a tree, I'd spend the first four hours sharpening the axe.”, - Abraham Lincoln