Ahmad Rizalul ~~AL90 Signature~~

Pengertian Syntax dan Fungsinya dalam Dunia Pemrograman

3 min read

Pengertian Syntax dan Fungsinya dalam Dunia Pemrograman

Jika Anda ingin menjadi seorang programmer handal, pastinya Anda harus mempelajari pengertian syntax dalam sebuah pemrograman komputer. Pasalnya dengan mempelajari pengertian dan fungsi syntax, Anda dapat mempelajari berbagai bahasa pemrograman dengan lebih mudah.

Pengertian Syntax

Jika Anda mempelajari apa itu syntax dalam pemrograman, pastinya Anda akan menemukan banyak rahasia pembelajaran menarik. Karena secara teori, syntax merupakan aturan dasar dari penggunaan bahasa pemrograman. Aturan inilah yang membuat sebuah bahasa pemrograman dapat Anda kreasikan menjadi software.

Konsep dari syntax sendiri adalah bagaimana cara menyusun frasa, kata, perintah, dan aturan dengan urutan tertentu sesuai kebutuhan program yang Anda inginkan. Melalui urutan karakter dan frasa ini, sistem akan membuat sebuah program yang mengimplementasikan perintah atau request dari pengguna komputer.

Pada dasarnya tiap bahasa pemrograman memiliki aturannya masing-masing. Tentunya penggunaan frasa, kata hubung, urutan, dan tatanannya akan sedikit atau banyak berbeda. Oleh sebab inilah sebagai programmer Anda harus benar-benar memahami aturan dari bahasa pemrograman yang Anda gunakan.

Fungsi Syntax

Pada dasarnya, syntax memiliki fungsi untuk memberi batasan dan aturan yang jelas untuk membangun sebuah software aplikasi komputer. Dengan memberikan acuan dasar dalam penyusunan frasa, notasi, serta elemen tertentu, syntax dapat membantu Anda dalam urusan penggunaan bahasa pemrograman yang tepat.

Syntax juga memiliki fungsi untuk menyediakan bentuk notasi berdasarkan tujuan atau perintah yang akan Anda tanamkan dalam aplikasi. Hal ini berguna sebagai alat komunikasi antara programmer dengan komputer melalui bahasa pemrograman yang Anda gunakan.

Sesuai dengan pengertian syntax sebelumnya bahwa aturan ini tersusun dari berbagai elemen. Beberapa elemen seperti identifier, simbol karakter pendukung, komentar, noise word, dan juga blank adalah contohnya.

Contoh Syntax

Ada beberapa contoh syntax yang populer dalam dunia pemrograman, berikut beberapa contohnya:

1. Java

Syntax pertama adalah salah satu syntax tertua dalam dunia programming, Java sendiri merupakan bahasa yang berkembang dari bahasa pemrograman C. Secara konsep, syntax ini terpecah dalam 4 struktur mulai dari folder atau deklarasi package, import library, class, dan main method.

Ciri unik dari java adalah penggunaan statement dan ekspresi, karena pada syntax ini perintah harus selalu berakhiran dengan tanda baca titik koma (;). Lalu elemen terkecil tersebut akan ada dalam sebuah blok pemrograman yang terpisah oleh kurung kurawal ( “{“ dan “}” ).

Syntax ini banyak muncul dalam pembuatan dan pengembangan aplikasi komputer, mobile, maupun website. Pasalnya bahasa pemrograman Java terkenal karena memiliki fleksibilitas yang cukup baik untuk digunakan dalam membangun sebuah aplikasi 

2. PHP

Jika Anda tertarik untuk mengembangkan sebuah website, pastinya Anda akan mendengar dan berpapasan langsung dengan syntax dan bahasa pemrograman ini. PHP atau Hypertext Preprocessor adalah sebuah bahasa pemrograman terbuka yang banyak digunakan untuk  mengembangkan website dan server.

Sebagai bahasa pemrograman open source, PHP memiliki pengertian syntax yang berbeda dari bahasa pemrograman lain. Pasalnya, pengguna bahasa pemrograman ini memiliki kehendak besar untuk modifikasi coding sesuai kebutuhan dan kreativitasnya.

Bahkan, syntax PHP menjadi salah satu pembelajaran pokok pada berbagai instansi yang mengajarkan programming dasar. Hal ini bisa terjadi karena bahasa ini cenderung memiliki tingkat kesulitan yang tidak terlalu tinggi untuk seorang pemula.

Syntax dari PHP diawali dan diakhiri oleh kurung siku (“<” dan “>”), serta ada tambahan text “?php” untuk membuka pembuatan sistem. Karena syntax PHP memiliki sifat yang sensitif, maka penggunaan huruf kapital akan sangat berpengaruh.

3. JavaScript

Bahasa pemrograman ketiga yang memiliki syntax unik adalah JavaScript, yang memiliki fungsi untuk booster internet. Kenapa bisa begitu? Pastinya karena bahasa ini memiliki sifat dinamis dan ringan, sehingga tidak akan membebani kinerja dari perangkat yang Anda gunakan saat melakukan jelajah internet.

JavaScript merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memungkinkan Anda membuat perintah gerak bahkan editing pada tampilan web yang Anda kembangkan. Dengan interaksi seperti itu, tak heran jika bahasa ini sering digunakan dalam pembuatan interface untuk client (frontend).

Syntax dari bahasa ini dapat diimplementasikan dengan sebuah perintah atau frasa khusus sebagai pembeda satu kondisi, contohnya script untuk menulis kata dan kalimat. Kemudian, frasa tersebut ditempatkan dalam sebuah kurung siku, dan untuk menutupnya akan butuh garis miring sebelum frasa khusus tersebut.

4. Python

Syntax keempat ini adalah aturan yang digunakan oleh salah satu bahasa pemrograman paling mudah, karena frasa yang digunakan adalah bahasa yang paling mendekati bahasa manusia. Tak heran Phyton menjadi salah satu bahasa pemrograman yang diincar banyak perusahaan multinasional.

Jika Anda mempelajari pengertian syntax dari Python, maka Anda akan menemukan sedikit kemiripan dengan bahasa C maupun Java. Syntax juga diakhiri dengan titik koma untuk setiap perintahnya. Hanya saja tata bahasa dalam pemberian perintah terbilang lebih simpel daripada bahasa pemrograman lainnya.

Ada beberapa elemen penting dalam syntax ini, sebisa mungkin pahami setiap penggunaan elemen sebelum menggunakan bahasa pemrograman ini. Adapun beberapa elemen tersebut seperti spasi, lekukan, komentar, statement, identifier, keyword, dan beberapa elemen lainnya.

5. C++

Syntax terakhir adalah aturan yang digunakan oleh C++. Walaupun kebanyakan bahasa pemrograman memiliki elemen yang hampir sama, namun fungsi dan penerapannya selalu berbeda. Seperti saat Anda mempelajari syntax ini, Anda akan mempelajari pengertian syntax dan simbol yang berbeda.

Bahasa C++ adalah evolusi dari bahasa C yang memiliki 3 struktur utama yaitu include, namespace, dan fungsi. Program akan Anda buat dengan pernyataan awak (#include) untuk memberikan akses perintah ke function dan library yang akan Anda gunakan. 

Sedangkan untuk menjalankan fungsi, Anda butuh perintah main+(), lalu Anda akhiri lagi dengan return+() di akhir perintah tersebut. Memiliki banyak kosakata Bahasa Inggris akan semakin membantu Anda dalam membangun sebuah software dari bahasa pemrograman ini.

Tertarik Mempelajarinya?

Dari berbagai keterangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengertian syntax dan fungsinya akan berbeda sesuai bahasa pemrograman yang Anda gunakan. Untuk bisa menerapkan syntax yang benar, Anda harus mulai mempelajari bahasa pemrograman yang akan Anda gunakan. Bagaimana, sudah tertarik untuk menjadi programmer?

Ahmad Rizalul ~~AL90 Signature~~