Web Developer - Tugas, Gaji, dan Cara Menjadi Web Developer

Web Developer: Tugas, Gaji, dan Cara Menjadi Web Developer

Dalam dunia programming, seorang developer adalah mereka yang akan mengembangkan suatu aplikasi yang sudah ada supaya aplikasi tersebut menjadi lebih baik. Seorang developer juga akan bertanggung jawab pada setiap update dari aplikasi. Pada pekerjaannya nanti seorang developer akan sangat terlibat dalam hal pembuatan sebuah aplikasi.

Seorang developer akan ikut terlibat mulai dari perencanaan, pembuatan, sampai proses pengembangan. Developer juga akan ikut serta dalam proses maintenance dan perbaikan dari sebuah aplikasi. Ini merupakan sedikit gambaran dari kerja seorang developer.

Saat ini, sesuai dengan kebutuhannya ada banyak sekali jenis developer. Berbagai jenis developer ini dibedakan berdasarkan apa yang mereka buat, sisi mana mereka bekerja, dan lainnya. Salah satu jenis developer yang juga banyak diminati adalah web developer.

Macam Macam Developer

Selain dilihat dari sisi mana mereka bekerja, para developer ini pun bisa dibedakan berdasarkan apa yang mereka buat. Beberapa jenis dari developer seperti ini adalah :

1. Web Developer

Ini merupakan developer yang akan bertugas dan bertanggung jawab dalam pembuatan dan pembangunan website. Mereka adalah developer yang akan membuat website dari mulai desain, tampilan, hingga fitur yang ada di dalam website tersebut.

Para developer jenis ini akan terbiasa bekerja dengan bahasa pemrograman seperti HTML, Ruby, NET, PHP, Java dan lainnya. Web developer juga nantinya akan terbagi lagi menjadi front end developer, back end developer, dan full stack developer tergantung pada sisi mana seorang web developer bekerja.

2. Apps Developer

Sesuai namanya, para developer jenis ini merupakan mereka yang sering membuat dan mengembangkan sebuah aplikasi. Developer jenis ini mampu membuat aplikasi untuk PC ataupu untuk perangkat mobile. Mereka yang bertanggung jawab untuk membuat aplikasi yang berjalan pada perangkat mobile lazim disebut dengan mobile apps developer.

Para apps developer ini juga akan bertanggung jawab untuk membuat apliasi yang berjalan pada berbagai platform. Para mobile apps developer akan membuat aplikasi yang bisa berjalan pada Android, IOS, ataupun keduanya. Sementara pembuat dan pengembang aplikasi desktop juga harus bisa membuat aplikasi pada berbagai operating system.

3. Game Developer

Semakin banyaknya game baik online maupun offline akhir – akhir membuat jenis developer ini juga mulai banyak dilirik. Para pengembang game ini tentu akan bertanggung jawab dalam hal pembuatan dan pengembangan game itu sendiri. Pada praktek kejanya para game developer ini akan selalu beriringan dengan seorang game desainer.

4. Library Developer

Mungkin ini merupakan jenis developer yang jarang didengar. Developer jenis ini memang biasanya membuat sebuah aplikasi untuk digunakan oleh developer lain.

Biasanya developer jenis ini akan mengembangkan sebuah tools yang banyak dibutuhkan oleh developer lain sehingga pada saat developer lain membutuhkan mereka bisa menggunakan tools yang sudah ada tersebut.

Tujuan utama dari pembuatan library ini memang untuk menghemat waktu para developer karena mereka tidak perlu membuat sebuah tools yang mereka butuhkan jika tools tersebut sudah ada di library.

5. System developer

Ini merupakan jenis developer yang akan bertanggung jawab pada pengembangan sebuah sistem. Mereka akan bertugas untuk membuat, memasang, membuat penyesuaian, dan menjaga sistem agar tetap bisa bekerja dengan baik.

Nantinya para developer jenis ini akan dibedakan lagi menjadi 3 jenis tergantung apa yang mereka kerjakan dan buat. Beberapa jenis pekerjaan pada system developer adalah :

  • Kernel. Bertugas untuk membuat sebuah program yang akan menjadi pengatur keluar dan masuknya perintah dari sebuah software dan menerjemahkanya untuk menjadi instruksi yang akan diberikan ke processor
  • Driver. Bertugas untuk membuat interface dari sebuah perangkat keras. Tujuannya adalah agar sistem bisa mengakses berbagai fungsi pada perangkat keras tanpa harus tahu spesifikasi rinci dari perangkat keras tersebut.
  • Compiler. Bertugas untuk membuat program yang akan memproses setiap instruksi dan merubah menjadi bahasa mesin.

Apa itu Web Developer?

apa itu web developer

Dari sekian banyak jenis developer, salah satu yang banyak peminatnya adalah web developer. Jika kita lihat saat ini, mulai banyak hal yang sudah memiliki website sendiri. Mulai dari instansi pemerintah, tempat usaha, sekolah, dan lain halnya. Website sudah seperti identitas mereka di dunia digital.

Semakin banyak yang membutuhkan jasa pembuatan website secara otomatis akan membuat lapangan kerja bagi para web developer ini pun meningkat. Pembuatan website tentu memiliki tujuannya tersendiri. Salah satu tujuan dari dibuatnya website adalah untuk memudahkan penyebaran informasi.

Sesuai namanya, web developer adalah mereka yang tugasnya untuk merancang, membuat, dan memeliharan sebuat website. Seorang web developer akan bertanggung jawab pada proses kerja pada suatu website dari awal sampai akhir.

Dalam kerjanya, seorang web developer akan berfokusk kepada menciptakan sebuah web yang efisien. Web developer akan bertanggung jawab untuk membuat website sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari pihak klien.

Pada prakteknya dilapangan, seorang web developer sama dengan developer lainnya dibagi menjadi 3 jenis sesuai dengan sisi kerjanya. Pembagian itu adalah :

1. Front End Developer

Pada bagian web developer, seorang front end developer adalah mereka yang akan membangun interface sebuah web. Mereka adalah orang yang akan bertanggung jawab untuk membuat tampilan web yang akan dilihat oleh pengguna. Seorang front end developer di sini akan sangat sering menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript.

2. Back End Developer

Back end developer adalah mereka yang bertanggung jawab pada bagian server, akses, database, dan lainya yang berhubungan dengan hal teknis di balik layar. Bahasa pemrograman seperti PHP, Python, dan Ruby merupakan bahasa pemrograman yang akan sering digunakan di bagian ini.

3. Full Stack Developer

Seorang full stack developer merupakan merekan yang nyaman untuk bekerja baik pada sisi back end maupun front end. Mereka mampu bekerja di kedua sisi tersebut meskipun pada prakteknya mereka hanya akan fokus pada satu sisi saja.

Ketiga bagian tersebut akan saling bekerja sama untuk membuat website yang sudah direncanakan.

Skill Web Developer

skill web developer

Seorang web developer tentu harus memiliki beberapa skill yang akan menunjang pekerjaan mereka ke depannya. Beberapa skill yang harus dimiliki oleh seorang web developer diantaranya adalah :

Hard Skill

Ini merupakan kemampuan teknis yang juga harus dimiliki oleh seorang web developer. Diantaranya adalah :

1. HTML

HTML merupakan salah satu bahasa markupyang akan sangat banyak digunakan terutama ketika akan membangun sebuah website. Fungsi dari HTML sendiri adalah untuk membuat dan menyusun struktur yang akan digunakan pada website. HTML ini juga akan berguna sebagai dasar dari pembangunan sebuah website

2. CSS

Cascading Style Sheets. Merupakan bahasa yang akan digunakan untuk membuat desain dan tampilan dari sebuah website. CSS ini akan menjadi dasar dari tampilan yang akan digunakan oleh sebuah website.

CSS akan digunakan juga untuk membuat layout dari sebuah website. Penggunaan CSS juga akan berfungsi ketika digunakan untuk membuat interface dari website tersebut.

3. Javascript

Ini merupakan salah satu bahasa pemrograman yang populer. Seorang web developer akan menggunakan bahasa pemrograman ini untuk membuat web yang sedang dibangun agar menjadi lebih interaktif. Javascript juga akan digunakan untuk menjalankan berbagai fungsi pada website.

4. Framework

Seorang web developer nantinya akan bekerja dengan menggunakan framework. Framework ini akan digunakan baik pada sisi back end maupun pada sisi front end. Framework akan banyak membantu kerja dari seorang developer. Salah satu framework yang sering banyak digunakan oleh para web developer adalah Node Js. Hal ini karena kemampuannya untuk digunakan dalam sisi klien dan sisi server.

Penggunaan framework salah satu tujuannya adalah agar seorang developer tidak perlu membuat web dari awal. Seorang developer bisa mencari kerangka yang sudah ada yang sesuai dengan keinginan mereka. Mereka bisa menggunakan kerangka tersebut untuk menyusun web yang akan mereka buat. Ini tentu akan menghemat banyak waktu bagi para developer.

Seorang developer akan sangat sering menggunakan framework. Itulah mengapa untuk anda yang ingin menjadi seorang web developer maka sebaiknya juga menguasai bagaimana framework bekerja. Framework sendiri ada banyak jenisnya, tergantung dari bahasa pemrograman apa yang digunakan pada framework tersebut.

5. Bahasa Pemrograman Serverside

Ada berbagai jenis bahasa pemrograman serverside yang bisa Anda coba untuk membangun backend website. Namun, yang paling populer saat ini adalah PHP. Anda bisa mencoba belajar PHP untuk membuat website.

PHP adalah salah satu bahasa pemrograman yang juga harus dikuasai jika ingin menjadi web developer.

Ini merupakan bahasa pemrograman yang akan digunakan pada sisi server atau pada sisi back end. Salah satu fungsi dari bahasa PHP adalah untuk mengembangkan web.

Fungsi lain dari penggunaan bahasa pemrograman ini adalah untuk membangun website yang lebih dinamis. PHP juga bisa membuat data terproses ke dalam database. Pada sisi back end, saat ini PHP merupakan salah satu bahasa yang populer digunakan.

6. SQL

Structured Query Language merupakan salah satu skill yang juga harus dimiliki jika ingin menjadi seorang web developer. SQL ini merupakan bahasa pemrograman yang sering digunakan dan dihubungkan dengan database. SQL ini memiliki fungsi untuk akses dan mengubah database. SQL bisa dibilang menjadi bahasa khusus yang digunakan untuk membuat dan mengolah database.

7. Database

Dalam dunia web developer pun kemampuan database ini cukup diperlukan. Database akan bertugas mengatur segala data yang diperlukan web. Database juga akan menjadi tempat di mana semua data dari website disimpan. Di sini juga proses pengolahan data dilakukan. Skill penguasaan database ini juga akan berhubungan dengan SQL.

9. Web Server

Ini merupakan salah satu skill yang juga perlu dikuasai jika anda ingin menjadi seorang web developer. Fungsi utama web server adalah mengatur segala permintaan dari browser dan memberikan tanggapan dengan menyajikan laman web. Web server ini memiliki dua bagian, yaitu web server sebagai hardware dan web server sebagai software.

Web server sebagai hardware adalah tempat untuk menyimpan berbagai skrip kode, gambar, dan berbagai konten dari sebuah laman website. Sementara sebagai software, web server merupakan program yang berfungsi untuk menerima segala macam request dari browser. Salah satu contoh dari web server sebagai software ini adalah apache dan nginx

10. SEO

Berkaitan dengan search engine, jika kita ingin membuat website kita selalu ada di peringkat atas mesin pencari maka selain menguasai kemampuan soal search engine kita juga harus memiliki kemampuan tentang SEO.

SEO merupakan search engine optimization, yaitu sebuah cara agar website anda menjadi mudah ditemukan. Saat ini ada 2 cara yang digunakan untuk membuat SEO ini. Menggunakan cara manual yaitu dengan menuliskan kode – kode tertentu pada website dan menggunakan plug in siap pakai yang sudah banyak tersedia.

12. REST

REST atau Representational state transfer adalah standar dari arsitektur untuk melakukan komunikasi untuk semua laman web. Karena ini merupakan arsitektur standar pada semua komunikasi web maka menguasai skill ini menjadi cukup diperlukan.

Secara mudah sistem komunikasi dari REST ini adalah seperti ini. REST server menyediakan berbagai resources berupa data yang akan bisa diakses oleh REST client. REST Client akan bertugas untuk mengakses ke server dan menyajikannya ke user. Pada tahan penyajian, semua resources tadi akan diberikan dalam format text, JSON, ataupun XML.

13. HTTP

Jika REST merupakan struktur komunikasi maka HTTP adalah protokol yang mengatur komunikasi. Ini juga merupakan skill yang juga harus dikuasai jika anda ingin menjadi web developer. HTTP akan berfungsi sebagai aturan yang mengatur antara proses transfer berbagai informasi seperti dokumen, file, gambar, ataupun video yang dilakukan antar komputer.

Selain HTTP, sebenarnya ada protokol lain dalam komunikasi transfer data antar komputer ini seperti SMTP, FTP, IMAP, dan POP3. Namun untuk komunikasi antar komputer terutama yang berhubungan dengan web maka HTTP adalah protokol yang paling banyak digunakan.

Fungsi utama dari protokol ini adalah mengatur bagaimana format data disajikan dan bagaimana data ditransmisikan. Secara mudah HTTP berfungsi untuk membuat aturan antara web server dan web browser dalam memproses berbagai macam request dan perintah tersebut.

14. Responsive Web Design

Ini merupakan skill yang juga harus dimiliki oleh web developer. Skill ini muncul belakangan ini berhubungan dengan kemajuan teknolgi dan perangkatnya. Dengan semakin banyaknya perangkat komputer dan mobile seperti saat ini yang memiliki berbagai ukuran, maka sebuah laman web pun harus bisa menyesuaikan dengan ukuran tersebut.

Fungsi dari menguasai skill ini adalah untuk membuat web yang anda buat bisa memiliki tampilan yang tetap optimal ketika dibuka di berbagai ukuran layar. Baik jika dibuka pada perangkat mobile maupun pada perangkat desktop.

15. CMS

CMS atau Content Management System merupakan sebuah perangkat lunak yang fungsinya mengatur konten untuk web. Secara mudah CMS ini adalah pembuat web dengan instan. Seperti layaknya WordPress, CMS ini menyediakan berbagai template untuk web.

Baca: 12 Rekomendasi CMS Terbaik untuk Membuat Website

Bagi seorang web developer menggunakan CMS berarti tidak harus melakukan banyak coding untuk membuat web. CMS sudah menyediakan banyak template di dalamnya. Meski demikian, memiliki skill CMS ini juga diperlukan sehubungan dengan semakin banyaknya permintaan akan pembuatan website. Hal ini akan banyak membantu seorang developer karena mereka tidak perlu membuat dari awal.

Para developer bisa menggunakan template yang sudah ada lalu menambahkan beberapa modifikasi tambahan untuk penyesuaian sesuai dengan permintaan. Tentu ini akan lebih menghemat banyak waktu dalam pengerjaanya.

16. Debugging

Ini merupakan skill yang harus dimiliki oleh hampir semua developer. Debugging merupakan kemampuan untuk mencari sebuah kelemahan pada sistem dan mencari solusi dari kelemahan tersebut.

Sebuah web, dalam pengembangannya biasa akan muncul bug yang akan mengganggu kinerja dari web tersebut. Skill mencari dan menemukan bug ini akan selalu diperlukan untuk menjaga kinerja dari web.

Salah satu cara untuk melakukan debugging ini adalah dengan menggunakan metode testing. Cara kerja metode ini adalah dengan melakukan proses uji pada setiap unit dari sebuah kode. Biasanya yang dilakukan test adalah unit kecil yang mana unit tersebut hanya akan berfungsi untuk satu operasi saja. Salah satu program aplikasi yang bisa membantu proses ini adalah jasmine

17. Version Control

Version control merupakan sebuah alat yang akan banyak digunakan developer terutama dalam tahap pembuatan dan pengembangan. Di kedua tahap ini berbagai perubahan tentu pasti akan terjadi. Jika pada saat terjadi banyak perubahan itu terjadi suatu kesalahan, maka akan sulit jika harus memulainya lagi dari awal. Di sinilah peran dari version control dibutuhkan.

Version control bisa memiliki fungsi untuk merekam semua perubahan sehingga ketika terjadi kesalahan anda sebagai developer tidak perlu mengulang dari awal. Version control juga memiliki fungsi untuk melacak dan mengontrol perubahan tersebut.

Salah satu version control yang saat ini banyak digunakan adalah Git. Melihat seberapa pentingnya peran dan fungsi pada version control ini maka mempelajari dan menguasai skill ini juga menjadi sebuah keharusan.

18. Web Performance

Ini merupakan skill yang sangat penting karena akan sangat berhubungan langsung dengan experience pengguna. Web yang sangat canggih pun jika performanya sangat lambat maka akan menjadi sia – sia.

Peforma dari sebuah web akan dinilai dari seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan loading. Semakin cepat maka akan semakin baik. Salah satu cara untuk meningkatkan peforma website ini adalah dengan melakukan optimalisasi pada konten berupa gambar atau video. Anda juga bisa melakukan minimalisasi pada CSS dan javascript tanpa mengganggu fungsi dari keduanya.

19. UI dan UX

Skill akan berhubungan dengan desain dan tampilan dari website. Selain itu skill ini juga akan berkaitan dengan pengalaman dari pengguna ketika mengunjungi web yang anda buat.

UI merupakan user interface. Di mana anda akan membuat berbagai tampilan yang akan dilihat oleh user ketika mengakses web anda. Interface ini yang akan menjadi wajah web anda. Interface yang baik dibuat dengan desain yang baik dengan tujuan untuk membuat pengunjung nyaman.

UX adalah user experience. Di sini anda akan memikirkan bagaimana membuat user puas dan ingin kembali lagi ketika mengunjungi web anda. User experience dibuat dengan memikirkan apa yang diinginkan pelanggan. User experience yang baik salah satunya adalah dengan tidak membuat bingung pengguna.

20. Analytics

Ini merupakan tools yang baru – baru ini populer digunakan oleh para pelaku dunia maya. Tujuan dari penguasaan skill ini adalah agar anda sebagai developer tahu apa yang sedang diinginkan dan diminati oleh audiens tujuan anda.

Bagi seorang developer hal ini akan berguna karena akan sangat membantu dalam pengembangan website yang sedang mereka buat. Para developer jadi memiliki insight tentang seperti apa web ini harus dibuat dan dikembangkan.

Soft Skill

Selain keahlian seperti di atas yang merupakan hard skill, menjadi seorang web developer juga memerlukan soft skill yang cukup memadai. Beberapa soft skill yang diperlukan untuk menjadi web developer handal diantaranya adalah :

1. Kemampuan Memecahkan Masalah

Banyak perusahaan yang membuat web karena mereka mengalami masalah misalkan pada cara berkomunikasi dan berpromosi. Mereka menganggap dengan menggunakan web, apa yang ingin mereka sampaikan bisa lebih cepat diterima audiens.

Seorang web harus bisa menerjemahkan masalah yang ada ini untuk dicarikan solusi terbaiknya. Para developer harus paham apa yang menjadi masalah agar mereka bisa membuat web yang sesuai dengan kebutuhan.

Inilah pentingnya skill memecehkan masalah di sini. Tentu saja skill ini juga akan sangat berpengaruh dengan kemampuan analisa.

2. Pengetahuan yang Mumpuni

Seorang web developer juga akan dituntut untuk selalu update dengan perkembangan teknologi yang ada. Mereka tidak bisa menggunakan tools lama ketika semua orang lain menggunakan tools yang lebih baru.

Selain itu, pekerjaan sebagai developer juga menuntut anda untuk paham seluk beluk komputer baik pada bagian hardaware maupun software. Web developer juga dituntut paham tentang sistem informasi dan juga teknik informasi. Itulah mengapa seorang web developer dituntut untuk selalu belajar dan mengikuti trend yang ada.

3. Mampu Bekerja dalam Tim

Hal penting lainnya yang juga harus dimiliki seorang web developer adalah mampu bekerja dalam tim. Membuat web membutuhkan kerja yang kompleks dan kadang rumit, itulah mengapa dalam prosesnya pembuatan website akan lebih banyak dikerjakan dalam tim.

4. Komunikasi yang Baik

Berkaitan dengan bekerja dalam tim, memiliki skill komunikasi yang baik juga dibutuhkan ketika akan menjadi seorang web developer. Skill komunikasi ini juga menjadi penting ketika anda sebagai developer akan menjelaskan kepada orang yang tidak paham sama sekali masalah teknis. Pada prakteknya komunikasi yang baik ini akan banyak memudahkan kerja anda nantinya.

Tugas Web Developer

tugas web developer

Dalam pekerjaannya seorang web developer bertanggung jawab pada performa dari web yang mereka buat. Namun selain itu, seorang web developer juga akan memiliki tugas dan bertanggung jawab pada hal seperti berikut.

1. Membuat Website

Ini adalah inti dari pekejaan sebagai web developer. Mereka bertugas dan bertanggung jawab untuk membuat sebuah website. Membuat di sini berarti mereka akan memulai dari proses perencanaan, penentuan desain, pembuatan, hingga proses pengetesan dan juga maintenance. Meskipun nantinya pekerjaan itu tidak dikerjakan oleh satu orang, namun secara umum itu adalah tugas dan tanggung jawab dari seorang web developer.

2. Membuat Desain Interface Web

Ini merupakan salah salah satu tugas dari seorang web developer. Tugas ini akan sangat berhubungan dengan User Interface dan user experience dari web itu sendiri. Pembuatan desain ini akan sangat menentukan bagaimana web dilihat oleh para penggunanya.

Tugas ini akan menentukan seperti tampilan dari website itu sendiri. Desain UI dan UX haruslah sesuai dengan tampilan yang ingin ditunjukan oleh web itu sendiri. UI yang baik akan membuat user nyaman ketika sedang berada di web tersebut, sementara UX yang baik akan membuat banyak orang kembali untuk melihat web itu. Salah satu tanda UI dan UX yang baik adalah dengan tidak membuat bingung ketika digunakan.

Desain web ini juga dibuat dengan memikirkan fitur – fitur lain. Desain tidak boleh terlalu dominan dibanding dengan konten inti dari web. Namun desain juga tidak boleh terlihat asal. Selain itu, yang lebih penting juga dalam pembuatan desain web saat ini adalah bagaimana web tersebut bisa responsif ketika dibuka baik dengan menggunakan perangkat desktop ataupun menggunakan perangkat mobile.

3. Coding

Sudah sering disinggung jika coding merupakan inti dari semua pekerjaan seorang programmer. Proses coding ini bisa dibilang adalah proses dimana semua hal yang sudah direncanakan dan didesain akan dituangkan dan dibuat versi nyatanya.

Proses coding merupakan proses penulisan berbagai code yang akan digunakan untuk membangun sebuah website. Proses ini dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu.

Proses ini menjadi penting bukan hanya karena proses ini adalah proses pembutan tulang punggung website. Coding yang ditulis dengan rapi akan meminimalisir munculnya bug, proses penulisan code yang rapi juga akan memudahkan dalam proses maintenance ke depannya.

4. Memastikan Server Aman

Salah satu tugas dari web developer juga adalah memastikan server yang akan digunakan aman. Server bisa diibaratkan sebagai tempat tinggal dari sebuah website. Seorang web developer tentu harus bisa memastikan jika tempat yang akan mereka gunakan sebagai rumah tersebut aman.

Kapasitas server harus lah sesuai dengan kebutuhan dari web. Tidak terlalu besar, karena hanya akan membuang space menjadi tidak terpakai tapi juga tidak terlalu kecil karena akan membuat server menjadi kesulitan saat diakses.

Kecepatan dan aksesibilitas server juga harus sangat diperhatikan karena hal ini akan sangat berpengaruh dengan UX dari pengguna website tersebut.

Hal yang paling penting tentu saja memastikan server aman dari kemungkinan ancaman serangan hacker ataupun malware. Kondisi server yang aman tentu akan menjamin web tetap berada pada performa yang maksimal. Server yang aman juga menjamin untuk tidak adanya kerusakan atau kehilangan pada data.

5. Merancang Database

Tanggung jawab lainnya dari seorang web developer adalah memastikan jika database yang akan digunakan bisa bekerja dengan optimal. Pada website data tentu menjadi hal yang penting, terutama website – website yang dibuat untuk kepentingan bisnis.

Pengolahan data ini akan berkaitan dengan di mana data – data tersebut disimpan, bagaimana pengolahan data tersebut dilakukan, bagaimana data diproses, dan bagaimana data disajikan merupakan hal yang berkaitan dengan database yang akan menjadi tanggung jawab dari seorang web developer.

Bahkan saat ini mulai banyak web developer yang mulai mengerjakan hal tentang bagaimana data tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengembangan ke depannya.

6. Optimalisasi Web

Ini merupakan tugas dari seorang web developer untuk menjaga webnya tetap dalam performa yang baik. Hal ini juga akan berkaitan dengan bagaimana web tersebut dikembangkan. Seorang web developer akan bertanggung jawab juga untuk mengawasi bagaimana web nya bekerja.

Salah satu tugas dan tanggung jawab pada tahap ini juga termasuk ke dalam melakukan pengetesan berkala pada website tersebut. Pengetesan ini akan tetap dilakukan untuk mengetahui apakah ada masalah pada website atau tidak. Tindakan ini juga merupakan langkah pencegahan dan agar bila ada masalah akan lebih mudah diketahui.

7. Membuat Dokumentasi

Selama proses kerjanya seorang web developer haruslah membuat sebuah dokumentasi. Tujuannya adalah untuk memudahkan jika terjadi sesuatu pada saat web sedang bekerja.

Dengan adanya dokumentasi maka semua langkah kerja akan tersimpan dengan rapi. Hal ini akan memudahkan ketika akan melakukan pengembangan dan maintenance. Dokumentasi ini juga bisa dijadikan sebagai alat transfer ilmu untuk orang lain.

Cara Menjadi Web Developer

menjadi programmer website yang handal

Untuk anda yang bingung bagaimana cara untuk menjadi web developer handal, maka sebenarnya kini sudah banyak tempat yang menyediakan kursus untuk menjadi web developer. Selain mengikuti kursus beberapa cara lain yang bisa anda coba untuk menjadi web developer handal diantaranya adalah :

1. Sekolah Formal

Tentu ini menjadi cara paling sering digunakan. Masuk ke sekolah yang memiliki jurusan web developer atau yang berkaitan dengan hal itu. Saat ini sudah banyak sekolah mulai dari SMK ataupun universitas yang mengarahkan lulusannya untuk menjadi seorang web developer.

2. Kursus

Selain sekolah formal, menjadi web developer juga bisa dilakukan dengan mengikuti kursus yang kini banyak tersedia. Tempat kursus ini juga bisa menjadi tempat anda untuk mengupdate banyak informasi baru ataupun untuk anda yang membutuhkan sertifikasi.

3. Membaca Tutorial

Kini sudah banyak orang yang membagikan cara menjadi web developer handal baik lewat buku maupun lewat internet. Ini akan sangat berguna terutama untuk anda yang ingin belajar untuk menjadi web developer dan melakukannya dengan otodidak.

Berbagai tutorial dan dokumentasi kini sudah banyak tersebar di Internet. Anda bisa mulai dari hal yang paling awal seperti memahami bahasa pemrograman ataupun anda bisa memulai dengan apa yang saat ini sedang menjadi banyak dicari.

4. Memahami Bahasa Pemrograman Front End

Menjadi seorang web developer bisa dimulai dengan memahami bahasa pemrograman yang biasa digunakan pada sisi front end developer. Dalam sisi front end anda akan dihadapkan pada bagaimana web itu akan dilihat oleh pengguna.

Anda bisa memulai dengan mempelajari dan memahami bahasa pemrograman seperti HTML dan CSS. Kedua bahasa ini akan sangat sering digunakan dalam pembuatan dan pengembangan web. HTML akan menjadi struktur dari web sementara CSS akan menjadi desain dari web itu sendiri.

Setelah dua bahasa tadi anda juga bisa mulai mempelajari dan memahami bahasa javascript. Javascript ini akan digunakan untuk membuat web yang anda buat menjadi lebih dinamis dan interaktif.

5. Memahami Bahasa Pemrograman Back End

Selain memahami pada sisi front end, anda juga harus bisa memahami hal pada sisi back end developer termasuk bahasa pemrograman yang sering digunakan. Bahasa yang sering digunakan pada sisi back end diantaranya adalah PHP dan SQL.

Kedua bahasa ini cukup sering digunakan pada sisi back end. Sisi back end memang akan banyak mengurusi masalah teknis. Akan sering berhubungan dengan server, database, dan juga struktur dan protokol dari website itu sendiri.

6. Mulai Belajar Software Olah Visual

Website kini juga akan sangat erat kaitannya dengan tampilan visual. Inilah mengapa anda juga perlu belajar software olah visual untuk menjadi web developer. Anda bisa memulai dengan coba menggunakan software seperti Adobe Photoshop.

Selain itu anda juga bisa coba menggunakan Adobe color scheme untuk mulai belajar bagaimana proses pewarnaan pada sebuah website dilakukan. Kemapuan menggunakan softwre olah visual ini akan menjadi nilai tersendiri ketika anda menjadi web developer nantinya.

7. Ikut Projek Open Source

Meskipun biasanya projek ini tidak dibayar, namun dengan banyak mengikuti projek seperti ini bisa membantu anda dalam melatih skill anda sebagai developer. Projek ini juga bisa menjadi sebagai tumpuan anda untuk belajar bagaimana membuat web yang dibutuhkan.

Hasil dari projek ini juga bisa anda jadikan sebagai bahan portofolio anda untuk projek lainnya. Semakin banyak projek dan pekerjaan seperti ini yang anda lakukan maka akan semakin membantu dalam meningkatkan kemampuan anda.

Gaji Seorang Web Developer

Sama seperti profesi lain, gaji akan dilihat dari segi di mana anda bekerja, bagaimana tanggung jawab dan tugas anda, serta seperti apa kemampuan anda. Namun, saat ini seorang web developer dengan level pemula sekalipun bisa mendapat gaji dengan kisaran minimal berada di angak 4 juta per bulan. Secara profesional kisaran gaji seorang web developer di Indonesia ada diantara 4 sampai 12 juta per bulan nya.

Di beberapa negara maju, menjadi seorang web developer cukup menjanjikan. Di Amerika misalnya, gaji per tahun dari seorang web developer bisa mencapai 64 ribu USD, atau rata – rata akan mendapatkan sekitar 32 USD per jamnya.

Saat ini seorang web developer bisa bekerja hampir di semua tempat. Sudah banyak perusahaan yang menganggap sebuah laman web resmi adalah kebutuhan. Tentu ini membuat anda sebagai web developer memiliki peluang yang luas dalam mencari pekerjaan. Kalaupun anda tidak terikat pada satu perusahaan maka anda masih bisa mencari pekerjaan secara freelance.

Itulah beberapa hal tentang web developer yang harus anda ketahui. Menjadi seorang web developer tentu akan menjadi suatu profesi yang banyak diidamkan. Menjadi web developer secara profesional juga membutuhkan waktu untuk tetap belajar dan memahami setiap update dan perubahan teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *