Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development

Apakah Nofollow Link Mempengaruhi SEO Website?

7 min read

Apakah Nofollow Link Mempengaruhi SEO Website?

Nofollow adalah jenis backlink yang keberadaannya sering dipandang sebelah mata. Pasalnya, backlink ini dinilai tidak memberikan impact pada peringkat website dan justru memberikan dampak buruk pada SEO website. Namun, bagaimana fakta sebenarnya? Apakah nofollow link mempengaruhi SEO website?

Pada ulasan kali ini, kami akan memberikan Anda ulasan rinci, yang sekiranya dapat menjawab pertanyaan ini. Langsung saja, simak ulasan yang telah kami rangkum di bawah ini!

Apa Itu Link Nofollow? 

Link nofollow adalah jenis link yang tidak dirayapi oleh web crawler. Jenis link ini biasanya dapat Anda bangun dari media sosial dan juga forum. Di kalangan praktisi SEO sendiri, link ini juga sering disebut dengan istilah link condom.

Mengapa Link Nofollow Kerap Diabaikan?

Link nofollow ini pada dasarnya memang bukan merupakan link authority. Artinya, keberadaan link ini tidak dapat memberikan impact langsung terhadap peringkat suatu halaman website di SERP Google. 

Selain itu, link nofollow juga berpotensi meningkatkan spam score website, jika penerapannya dilakukan dengan metode spamming. Adapun contohnya, seperti membagikan link halaman website di sejumlah forum yang tidak relevan dengan pembahasan di halaman website Anda.

Praktik ini termasuk dalam kategori spam dan berpotensi meningkatkan spam score website Anda secara drastis. Jika kondisi ini berlanjut, maka Google kemungkinan besar akan memberikan hukuman penalti pada website Anda.

Baca Juga: 3 Perbedaan Backlink Dofollow dan Nofollow dalam SEO

Apakah Nofollow Link mempengaruhi SEO?

Setelah cukup lama menganaktirikan link nofollow dalam proses perangkingan halaman di SERP. Pada tanggal 10 September 2019 lalu, Google membuat perubahan besar terkait cara pandang Google terhadap nofollow. Perubahan tersebut dikenal dengan istilah Nofollow 2.0 Changes.

Pada momen perubahan tersebut, Google memperkenalkan 2 atribut link nofollow baru, yaitu

1. User Generated Content 

User Generated Content (UGC) adalah konten yang dibuat pengguna di suatu media, kanal atau platform online. Link nofollow yang diselipkan di konten UGC ini disebut sebagai UGC links.

2. Sponsored Content

Sponsored content adalah bentuk iklan yang dibuat oleh content creator atau publisher dengan format dan kualitas tertentu. 

Konten ini dapat berupa konten artikel (ulasan, artikel listicle, opini, dan lainnya), visual (video, cerita snapgram, infografik,dan lainnya),  dan juga alternatif. Link nofollow yang terdapat jenis konten sponsor ini adalah yang disebut sponsored links.

Dengan diperkenalkannya 2 atribut link nofollow di atas, maka Google saat ini telah menjadikan link nofollow di atas sebagai pendamping link authority, atau lebih tepatnya sebagai “hint”. Jadi, atribut UGC atau sponsored ini dapat memberikan sinyal kepada Google, bahwa suatu link nofollow mungkin akan berguna untuk proses perangkingan.

Singkatnya, jawaban untuk pertanyaan apakah nofollow link mempengaruhi SEO adalah Ya. Link nofollow saat ini secara tidak langsung dapat memberikan pengaruh pada peringkat suatu halaman website.

SEO dan Nofollow Link, Mengapa Anda Harus Mulai Peduli?

Dengan berubahnya cara Google memperlakukan link nofollow, maka Anda sebaiknya mulai peduli akan keberadaan link nofollow ini di website Anda. 

Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, kedua atribut nofollow di atas, yaitu UGC dan sponsored links dapat memberikan sumbangsi terhadap peringkat suatu halaman website di SERP.

Selain itu, pada dasarnya link nofollow memiliki manfaatnya tersendiri, yaitu sebagai pintu mendatangkan trafik kunjungan ke halaman website, selain melalui SERP.

Misalnya, Anda membuat konten review mengenai suatu produk di suatu platform online dan memasukkan link halaman brand tersebut di dalam artikel yang Anda buat (link nofollow termasuk dalam UGC links).

Link nofollow yang Anda cantumkan di artikel tersebut akan dapat mengarahkan pengguna atau pembaca dari platform tersebut untuk berkunjung ke halaman brand terkait. Inilah power lainnya dari link nofollow, yang sebenarnya telah ada jauh sebelum Nofollow 2.0 Changes.

Link Nofollow Mendatangkan Trafik Kunjungan

Setelah menjawab pertanyaan apakah nofollow link mempengaruhi SEO sebelumnya. Kami juga akan memberikan study case nyata yang mendukung bahwa pengaruh nofollow link dalam mendatangkan trafik kunjungan memang nyata..

Salah satu study case yang membuktikan hal tersebut dapat Anda lihat dari Backlinko. Pada tahun 2018 silam, Nacklinko sempat memposting artikelnya di Facebook yang bertajuk 27 Ways to Increase Traffic in 2018.

Seperti yang Anda ketahui, bahwa Facebook adalah salah satu platform yang hanya memberikan link keluar berupa nofollow. Postingan backlinko sebelumnya tentunya hanya Google anggap sebagai link nofollow biasa.

Meskipun demikian, impact dari link nofollow ini terbukti luar biasa. Yang mana, postingan dari Backlinko tersebut berhasil mendatangkan hingga 2.745 kunjungan ke website Backlinko.

Jadi, meskipun link nofollow saat ini hanya berfungsi sebagai hint untuk Google.  Namun, ia memiliki potensi lainnya, yaitu sebagai media untuk mendatangkan trafik kunjungan.

Platform Untuk Membangun Link Nofollow

Pada dasarnya, terdapat banyak platform yang dapat Anda jadikan sumber link nofollow untuk website Anda. Adapun beberapa platform yang cukup terkenal dikalangan pada blogger dan praktisi SEO adalah sebagai berikut:

  • Youtube,
  • Wikipedia,
  • Quora,
  • Reddit,
  • Tumblr,
  • Medium,
  • Twitch,
  • Pinterest,
  • Facebook,
  • X,
  • Situs berita yang menyediakan peluang guest posting (seperti Huffington post),
  • Platform profile page (seperti linktree, about.me, dan heylink.me),
  • Blog web 2.0.

Selain dari beberapa platform yang kami sebutkan di atas, Anda juga dapat membangun backlink nofollow melalui komentar blog, postingan di forum, dan juga press release.

Cara Membangun Backlink Nofollow Gratis

Pada poin ini, kami juga sedikit memberikan cara membangun backlink nofollow yang baik untuk mendukung SEO website Anda. Penjelasan lengkapnya, Anda dapat langsung membacanya di bawah ini!

1. Cara Membangun Backlink Nofollow di Youtube

Youtube adalah salah situs platform online yang paling banyak dikunjungi oleh pengguna internet hingga hari ini. Berdasarkan data per Januari 2023 lalu saja, terdapat 2.51 miliar pengguna internet yang aktif mengunjungi platform video sharing ini. 

Jadi, tidak mengherankan jika banyak blogger yang mulai membangun branding blog nya melalui platform ini. Sebut saja, beberapa contohnya seperti Iwan Banaran, Hey Theresia, dan masih banyak lagi.

Di dalam hal ini, Anda dapat menjadikan channel Youtube Anda sebagai media untuk mencantumkan link website Anda. Meskipun sifat linknya nofollow, namun link yang dicantumkan di kanal Youtube berpotensi membawa banyak trafik kunjungan ke halaman website Anda.

Di Youtube sendiri, Anda dapat mencantumkan tautan website Anda di bagian basic info atau about dari channel Youtube Anda. Yang lebih menarik, Anda dapat menggunakan anchor text tertentu, untuk tautan yang Anda masukkan. 

2. Cara Membangun Backlink Nofollow di Wikipedia

Jika Anda termasuk blogger yang aktif mengikuti trend link building, Anda pastinya pernah mendengar strategi link building yang bernama “Wikipedia link building”. Strategi link building ini sempat terkenal di masa lalu, meskipun link nya bersifat nofollow.

Jadi, intinya strategi link building ini berfokus untuk mendapatkan link dari Wikipedia, yaitu dengan mengedit artikel di Wikipedia yang relevan dengan artikel di website Anda.

Sebagai contoh, misalnya Anda memiliki artikel mengenai “broken link building” di website Anda. Anda dapat memasukkan link artikel Anda ini ke artikel Wikipedia yang membahas tentang “backlink” atau topik lainnya yang relevan.

Cara ini sebenarnya cukup sulit untuk diaplikasikan. Namun, jika Anda berhasil, maka Anda akan dapat memperoleh backlink nofollow berkualitas tinggi. Tentunya, hal ini akan memberikan dampak pada reputasi website Anda di mata mesin pencari.

3. Cara Membangun Backlink Nofollow di Quora

Quora adalah forum tanya jawab yang sangat termasyhur di kalangan para pengguna internet, bahkan hingga hari ini. Website forum online ini kerap menjadi tempat bagi para pengguna untuk membahas suatu topik.

Menariknya, platform dengan tagline “place to gain and share knowledge” ini juga sering menjadi tempat bagi para blogger untuk membangun backlink ke website mereka. 

Sama dengan beberapa contoh sebelumnya, meskipun link keluar di website ini bersifat nofollow. Namun, link di forum ini berpotensi besar untuk mendatangkan trafik kunjungan ke website Anda.

Cara paling lazim yang dapat Anda lakukan untuk membangun backlink nofollow di forum online ini sendiri adalah dengan menjawab pertanyaan relevan seputar niche website Anda. Kemudian, meninggalkan jejak digital website Anda melalui komentar Anda.

Misalnya, jika Anda memiliki website yang membahas tentang seluk beluk SEO, maka Anda dapat mencari pertanyaan atau topik terkait SEO di forum ini. Selanjutnya, Anda hanya perlu menjawab pertanyaan tersebut dan melampirkan link artikel di website Anda yang dapat mendukung jawaban Anda.

Link nofollow dari forum Quora ini sendiri adalah salah satu contoh kecil dari UGC links yang kami bahas sebelumnya.

4. Cara Membangun Backlink Nofollow di Tumblr

Tumblr adalah microblogging platform yang sempat hype di kisaran tahun 2012 hingga 2014. Meskipun perlahan mulai kehilangan popularitasnya, platform besutan David Karp ini dapat Anda jadikan media untuk membangun link nofollow ke website Anda.

Di sini, terdapat beberapa opsi cara yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan link nofollow dari microblogging platform ini, yaitu dengan membuat blog, status, atau melampirkannya di profile.

Khusus bagian ini, cara yang kami rekomendasikan adalah dengan membuat blog di platform ini. Kemudian, mulai menulis artikel yang nantinya memuat link ke halaman website Anda.

Namun, ketika membalas komentar, pastikan bahwa Anda memberikan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan yang Anda jawab. Misalnya, jika Anda mendapatkan pertanyaan apakah nofollow link mempengaruhi SEO.

Selain itu, Anda juga bisa aktif dengan para pengunjung di kolom komentar. Jangan hanya sekedar menjawab dengan jawaban “iya” dan kemudian melampirkan link artikel atau website Anda. 

Berikan penjelasan singkat mengapa nofollow mempengaruhi SEO dan kemudian arahkan pembaca ke link artikel Anda untuk penjelasan lebih mendalam. Hal ini demi mencegah komentar Anda ditandai hanya sebagai spam oleh Google.

5. Cara Membangun Backlink Nofollow di Pinterest

Pinterest juga adalah salah satu website favorit bagi para blogger dan juga praktisi SEO untuk membangun link nofollow ke website nya. Pinterest sendiri adalah media sosial yang memungkinkan penggunanya untuk berbagi gambar dan menyimpan gambar di dalamnya.

Jika ingin membangun backlink nofollow di platform ini sendiri, terdapat 2 opsi cara yang dapat Anda aplikasikan. Cara pertama adalah dengan menambahkan link website Anda di bagian profile Pinterest Anda.

Sedangkan cara kedua adalah dengan membagikan gambar dengan topik tertentu dan kemudian memberikan tautan yang mengarah pada halaman yang relevan dengan gambar tersebut.

Misalnya, Anda memposting gambar tentang cara menggambar burung, Anda dapat menautkan link halaman website Anda yang membahas detail mengenai hal serupa.

6. Cara Membangun Backlink Nofollow di Blog Web 2.0

Web 2.0 adalah platform microblogging yang menggunakan konsep UGC (User Generated Content). Singkatnya,  pengguna akan dapat membuat blog pribadinya di platform Web 2.0 yang mereka pilih. Seperti definisinya, link dari Web 2.0 ini biasanya beratribut UGC links.

Anda dapat memanfaatkan blog web 2.0 ini sebagai sarana untuk membangun link nofollow ke website Anda. Caranya terbilang sama dengan poin “membangun backlink nofollow di tumblr” sebelumnya. Di sini, Anda hanya perlu mendaftar ke blog Web 2.0 yang Anda pilih dan mulai membangun blog Anda.

Selanjutnya, mulailah membuat postingan di blog tersebut yang memuat link ke halaman website Anda.

Tips Membangun Nofollow Link Agar Tidak Dianggap Spam

Sebagai poin penutup pembahasan kami tentang apakah nofollow link mempengaruhi SEO. Kami juga akan membagikan beberapa tips untuk membangun link nofollow yang benar.

Perlu Anda ketahui, meskipun Google telah merubah cara pandangnya terhadap link nofollow. Namun, link nofollow pada dasarnya tetap identik dengan praktik spam. Maka dari itu, dalam membangun link nofollow ini, maka Anda harus ekstra hati-hati. 

Karena alih-alih dapat menjadi hint untuk peringkat website Anda, penerapan membangun link nofollow yang salah justru dapat membuat nilai spam score Anda meningkat tajam

Demi menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi pengaruh nofollow link, agar dapat dianggap sebagai hint oleh Google, seperti di bawah ini!

1. Hindari Website Bereputasi Rendah

Salah satu hal penting dalam membangun link nofollow adalah terkait dengan pemilihan website yang menjadi sumber backlink. Sekarang ini, terdapat sangat banyak forum dan social media bookmark yang dapat Anda jadikan tempat membangun backlink ini.

Namun, kami menyarankan agar Anda selektif dalam memilih website yang menjadi sumber backlink Anda. Pasalnya, terdapat cukup banyak juga website, forum, dan social media bookmarking yang memiliki reputasi buruk di mata Google.

Membangun link di website yang memiliki reputasi buruk di mata Google, sama halnya dengan menghancurkan reputasi website Anda. 

Jika Anda membangun backlink di website yang bermasalah ini, dampaknya bukan hanya sekedar peningkatan spam score. Namun, juga dapat membahayakan peringkat halaman website Anda di SERP. Maka dari itu, pastikan Anda mengecek terlebih dahulu web sumber backlink di WOT.

2. Komentar Bermanfaat

Blogwalking adalah salah satu teknik link building kuno yang hingga hari ini masih banyak blogger gunakan untuk membangun link nofollow. Praktik ini dapat Anda lakukan dengan berkomentar di sejumlah artikel yang relevan dengan niche website Anda.

Namun, jika Anda melakukan praktik ini secara sembarangan. Misalnya, dengan hanya mencantumkan link website Anda di kolom komentar, maka Google akan menganggap hal ini sebagai praktik spam.

Maka dari itu, jika Anda ingin menggunakan metode ini. Pastikan Anda memberikan komentar yang relevan di halaman artikel yang Anda kunjungi. Dalam hal ini, Anda dapat memberikan pendapat Anda terkait konten di artikel tersebut, sebelum mengarahkan ke link website Anda.

3. Manfaatkan Media Sosial

Media sosial adalah salah satu tempat terbaik untuk membangun backlink nofollow. Hal tersebut tidak lepas dari fakta bahwa media sosial biasanya memiliki banyak pengguna. Jadi, para pengguna ini berpotensi besar menjadi pengunjung website Anda.

Oleh sebab itu, jika Anda mengembangkan sebuah website, maka membanngun media sosial juga harus menjadi dalam rencana Anda. Pastikan untuk rutin membagikan postingan terbaru dari website Anda di media sosial pribadi atau brand Anda.

Tentu saja, untuk membuat postingan media sosial Anda lebih potensial menarik pembaca, Anda juga harus menerapkan copy yang baik.

Baca Juga: 8 Jenis Backlink yang Bisa Digunakan untuk Website

Telah Tahu Jawaban Pertanyaan Apakah Nofollow Link Mempengaruhi SEO?

Jadi, jika mempertanyakan apakah nofollow link mempengaruhi SEO, maka jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan ini adalah nofollow dapat mempengaruhi SEO secara tidak langsung.

Sebelum tahun 2019, Google hanya tidak menggap nofollow sebagai link yang mempengaruhi perangkingan di SERP. Namun, hal tersebut berubah pada 10 September 2019, yang mana Google memulai era Nofollow 2.0 Changes.

Di era ini, Google telah memberikan nilai pada link nofollow, yang mana ia dapat menjadi hint dan dapat mempengaruhi peringkat halaman di SERP. Hal tersebutlah yang menjelaskan bagaimana nofollow link mempengaruhi SEO website.

Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development