Alexandromeo Lawrence

Alexandromeo Lawrence is the CEO of Makinrajin and focuses on digital growth strategy, SEO, organic growth, and content strategy. He has worked on digital marketing projects across various industries and regularly shares insights on SEO, content, and digital growth.

Panduan Cara Menggunakan Google Analytics untuk Pemula

4 min read

Cara Menggunakan Google Analytics untuk Website

Mengelola performa website tidak menggunakan data yang akurat ibarat mengemudikan kapal tanpa menggunakan kompas. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami cara menggunakan Google Analytics, sebuah tool gratis yang mampu memantau perilaku pengunjung website secara mendalam.

Cara menggunakan Google Analytics untuk website cukup sederhana, sehingga cocok digunakan baik oleh pemula maupun profesional di bidang pemasaran. Informasi yang alat ini dapatkan bisa menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih cerdas demi mendukung pertumbuhan bisnis atau blog Anda.

Apa Itu Google Analytics dan Mengapa Harus Digunakan?

Google Analytics merupakan sebuah platform analitik gratis dari Google yang berbasis web. Alat ini berfungsi untuk memantau dan menganalisis performa website. Dengan menambahkan kode pelacakan ke website Anda, Google Analytics akan mengumpulkan data terkait pengunjung.

Mulai dari asal trafik, jumlah kunjungan, peringkat website, perilaku pengguna, hingga tingkat konversi, yang kemudian ditampilkan dalam bentuk laporan yang mudah dipahami. Cara memasang Google Analytics di website menjadi langkah penting karena beberapa alasan berikut ini.

  • Mengenali audiens: Anda bisa mengetahui profil pengunjung, mulai dari lokasi, usia, perangkat yang digunakan, serta sumber trafik.
  • Menilai performa konten: Anda dapat mengevaluasi halaman mana yang paling sering diakses, durasi kunjungan, dan tingkat pantulan (bounce rate).
  • Mengoptimalkan strategi pemasaran: Mengetahui saluran (channel) mana yang paling efektif, baik itu dari iklan berbayar, SEO, media sosial, maupun rujukan (referral).
  • Melacak konversi: Mampu mengidentifikasi pengunjung yang melakukan tindakan seperti mendaftar, mengunduh, atau melakukan pembelian.
  • Mendukung pengambilan keputusan: Wawasan (insight) dari laporan analitik akan menjadi dasar yang kuat dalam merancang strategi konten, promosi, dan optimasi SEO.

Secara sederhana, Google Analytics membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan penting seperti asal pengunjung, siapa mereka, dan apa yang mereka lakukan di website Anda.

Baca Juga: Google Analytics: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

Cara Mendaftar dan Memasang Google Analytics di Website

Mendaftar dan memasang Google Analytics sebenarnya cukup mudah, bahkan bagi pemula sekalipun. Kuncinya adalah mengikuti langkah-langkahnya secara teliti agar prosesnya berjalan lancar hingga selesai.

1. Cara Daftar Google Analytics

Pertama, Anda harus mendaftar di situs Google Analytics dengan langkah-langkah berikut ini.

  1. Pastikan Anda memiliki akun Gmail yang aktif.
  2. Kemudian, akses situs https://analytics.google.com/. 
  1. Lalu, tekan tombol Set up for free atau Start Measuring.
tombol Set up for free atau Start Measuring.
  1. Jika sudah, masukkan informasi akun seperti nama akun dan preferensi berbagi data. Lalu, tekan tombol Next.
Create an account
  1. Tambahkan properti baru dengan mengisi nama properti (misalnya nama situs), pilihan mata uang, dan zona waktu.
Create An Account step 2
  1. Selanjutnya, pada halaman Business details, isi kolom “Industry Category” yang sesuai dengan tujuan penggunaan Google Analytics Anda.
Halaman Business details
  1. Pilih skala bisnis yang sesuai, kemudian tekan tombol Next.
  2. Pada halaman Business objectives, pilih satu atau beberapa sasaran yang paling relevan dengan tujuan bisnis Anda.
Halaman Business objectives
  1. Terakhir, tekan tombol Create untuk menyelesaikan pendaftaran.

Baca Juga: 5 Perbedaan Google Analytics dan Google Search Console

2. Cara Memasang Google Analytics ke Website

Apabila langkah-langkah di atas Anda ikuti sampai selesai, akun Anda sudah berhasil terdaftar dan Anda akan mendapatkan Measurement ID. Setelah itu, Anda bisa lanjut ke cara setting Google Analytics ke website dengan tahapan berikut.

  1. Pada dashboard admin Google Analytics, buka aliran data situs Anda dan salin (copy) Measurement ID atau kode tag (gtag.js).
  2. Jika Anda menggunakan CMS seperti WordPress atau platform yang menyediakan kolom khusus untuk integrasi, cukup tempel (paste) ID tersebut lalu tekan tombol Simpan.
  3. Jika tidak ada dukungan CMS, Anda bisa menambahkan kode secara manual ke dalam tag <head> di setiap halaman website Anda.
  4. Untuk pengguna WordPress, Anda bisa memakai plugin seperti MonsterInsights atau Site Kit by Google. Masing-masing caranya bisa Anda baca di bawah ini.
    • MonsterInsights: Instal plugin → hubungkan akun Google → tag akan dipasang otomatis.
    • Site Kit: Instal plugin → tekan tombol Sign in with Google → sambungkan ke akun Analytics.
  5. Setelah pemasangan selesai, Anda bisa memeriksa tab Realtime Report. Jika sudah terlihat pengunjung aktif, berarti Analytics berhasil terpasang.

Panduan Dasar Cara Menggunakan Google Analytics

Setelah Anda berhasil mendaftar dan mengintegrasikan ke dalam website, langkah selanjutnya adalah mempelajari cara menggunakan Google Analytics secara efektif. Berikut ini adalah panduan dasarnya.

1. Analisis Data Website

Google Analytics memungkinkan Anda menganalisis berbagai jenis data secara bersamaan. Untuk memulainya, Anda bisa memanfaatkan fitur dashboard yang terdiri dari sejumlah widget. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Masuk ke menu Customization, lalu pilih Dashboard.
  2. Tekan tombol Create dan pilih jenis dashboard yang Anda inginkan.
  3. Setelah itu, beri nama dashboard dan tekan tombol Create Dashboard.
  4. Pilih data yang ingin Anda tampilkan.

2. Mengetahui Apa yang Pengunjung Cari

Meskipun Anda mungkin telah menggunakan kata kunci dengan volume pencarian tinggi dalam konten Anda, bukan berarti hal tersebut sesuai dengan apa yang sebenarnya pengunjung cari. Oleh karena itu, Anda harus memahami topik yang audiens Anda minati.

Begitu Anda mengetahui kebutuhan pengunjung, Anda dapat menyesuaikan konten agar lebih relevan, sehingga menjangkau audiens yang lebih tepat sasaran. Untuk mengetahui konten apa yang paling banyak diakses pengunjung melalui Google Analytics, Anda bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini.

  1. Masuk ke tab Reports, lalu pilih menu Behavior.
  2. Pilih Site Content, lalu pilih All Pages.
  3. Urutkan halaman berdasarkan jumlah page views tertinggi.
  4. Anda juga bisa mengecek bounce rate dan rata-rata waktu yang pengunjung Anda habiskan di halaman tersebut.

3. Data Demografis Pengunjung

Untuk menciptakan konten yang sesuai dan menarik bagi audiens, Anda perlu memahami profil pengunjung secara mendalam. Informasi seperti usia, minat, lokasi, jenis kelamin, hingga jenis perangkat yang mereka gunakan saat mengakses situs sangat berguna.

Sebagai contoh, jika mayoritas pengunjung berusia 20–25 tahun dan lebih sering menggunakan ponsel, maka Anda perlu mendesain dan membuat konten website yang ramah untuk pengguna mobile. Berikut ini cara melihat data demografis di Google Analytics.

  1. Masuk ke bagian Reports, lalu pilih Audience.
  2. Pilih opsi Overview untuk ringkasan umum dan Demographic untuk melihat usia dan jenis kelamin.
  3. Sementara itu, pilih Interest untuk mengetahui minat pengunjung dan Geo untuk melihat lokasi.

4. Analisis Kinerja Halaman

Dengan memahami cara menggunakan Google Analytics, Anda juga bisa menilai seberapa baik kinerja halaman-halaman dalam situs Anda. Terkadang ada halaman yang tidak efektif karena pengunjung cepat meninggalkannya, kemungkinan karena informasi yang tersaji tidak sesuai kebutuhan mereka.

Persentase pengunjung yang keluar dari halaman dapat dilihat melalui metrik %Exit. Jika angkanya tinggi, maka konten pada halaman tersebut perlu Anda evaluasi dan perbaiki. Langkah-langkah melihat %Exit di Google Analytics adalah sebagai berikut.

  1. Pilih menu Reports.
  2. Lalu pilih menu Behaviour.
  3. Jika sudah, masuk ke Site Content dan urutkan berdasarkan nilai %Exit tertinggi.

Dengan begitu, Anda dapat mengidentifikasi halaman mana saja yang kurang optimal dalam mempertahankan perhatian pengunjung.

Baca Juga: Optimalkan Potensi Website Perusahaan dengan Content Audit

Kesalahan Umum saat Instalasi Google Analytics dan Solusinya

Saat menginstal Google Analytics, pastikan Anda tidak melakukan beberapa kesalahan berikut yang ternyata cukup berdampak pada ketepatan data yang terkumpul.

  • Peletakan kode pelacakan yang tidak tepat: Anda mungkin akan menempatkan skrip Google Analytics di bagian <body> atau footer halaman. Padahal, lokasi yang tepat adalah di dalam tag <head> pada setiap halaman situs.
  • Measurement ID yang tidak sesuai: Kesalahan ini biasanya muncul karena Anda menyalin ID dari properti atau akun lain. Solusinya adalah pastikan Measurement ID Anda ambil dari properti yang sesuai dalam akun Analytics.
  • Tidak memverifikasi pemasangan: Setelah instalasi selesai, Anda mungkin lupa memastikan bahwa data sudah berhasil terekam. Untuk menghindarinya, buka tab Realtime di dashboard Google Analytics dan periksa apakah ada aktivitas yang terdeteksi.
  • Tag Analytics terpasang ganda: Kesalahan ini bisa terjadi saat Anda menggunakan plugin (misalnya di WordPress) sekaligus menambahkan kode secara manual. Untuk mencegah data ganda, cukup gunakan salah satu metode saja, baik itu plugin maupun penambahan manual, bukan keduanya sekaligus.

Pantau Kinerja Website Anda Lebih Mudah dengan Google Analytics

Kesimpulannya, Google Analytics adalah alat yang sangat berguna untuk memahami kinerja website Anda. Dengan berbagai fitur yang ada, Anda bisa mengetahui bagaimana pengunjung berinteraksi dengan konten, halaman mana yang paling sering mereka kunjungi, hingga asal trafik pengunjung.

Data ini menjadi dasar penting dalam merancang strategi pengembangan situs yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan audiens. Menariknya, mempelajari cara menggunakan Google Analytics tidaklah sulit.

Dengan rutin memantau data yang tersedia, Anda bisa mengambil keputusan berdasarkan fakta serta melakukan penyempurnaan terhadap elemen-elemen penting dalam website. Oleh karena itu, jangan ragu untuk memanfaatkan Google Analytics demi mendukung kesuksesan digital Anda.

Alexandromeo Lawrence

Alexandromeo Lawrence is the CEO of Makinrajin and focuses on digital growth strategy, SEO, organic growth, and content strategy. He has worked on digital marketing projects across various industries and regularly shares insights on SEO, content, and digital growth.

Hai!

Silakan pilih salah satu dari agent kami

Customer Service Makinrajin Admin
6288215431609
Silakan hubungi kami kapanpun Anda mau
Hai! Ada yang bisa saya bantu?
×
Butuh bantuan?