Alexandromeo Lawrence

Alexandromeo Lawrence is the CEO of Makinrajin and focuses on digital growth strategy, SEO, organic growth, and content strategy. He has worked on digital marketing projects across various industries and regularly shares insights on SEO, content, and digital growth.

Apa Itu Voice Search Optimization? Tren dan Strategi Terbaik untuk Bisnis Anda

4 min read

Mengenal Apa Itu Voice Search Optimization beserta Manfaatnya untuk Bisnis

Pada era digital yang berkembang dengan begitu pesat, cara orang dalam mendapatkan informasi pun ikut berubah. Salah satu trend yang sedang naik daun ialah pencarian suara atau voice search. Apa itu voice search optimization? Lalu, apa saja dampak pemakaiannya untuk bisnis? 

Apa Itu Voice Search Optimization?

Singkatnya, voice search optimization adalah proses untuk memaksimalkan konten digital supaya bisa ditemukan dengan mudah melalui perintah suara. Teknologi ini sendiri memanfaatkan sistem Natural Language Processing (NLP) yang memungkinkan mesin mampu memahami ucapan manusia.

Seiring meningkatnya pemakaian teknologi ini, memahami voice search menjadi semakin penting, terutama bagi Anda yang ingin kontennya bisa menjangkau lebih banyak audiens. 

Dalam aspek ini, gaya bicara pengguna ketika berbicara ke perangkat akan jauh lebih berbeda daripada saat mereka mengetik. Hal inilah yang memengaruhi bagaimana sebuah konten disusun.

Contohnya:

  • Pencarian teks, “cuaca Bandung hari ini”.
  • Pencarian suara, “Hai Google, bagaimana cuaca kota Bandung sekarang?”

Perbedaan inilah yang harus Anda perhitungkan dalam strategi SEO supaya tetap bisa menjangkau audiens.

Tren Voice Search

Seiring dengan kemajuan perangkat pintas serta asisten virtual, tren voice search optimization juga semakin banyak dicoba oleh pengguna. Di Indonesia sendiri, pengguna banyak yang menerapkan, terutama melalui smartphone dan smart speaker.

Sementara, untuk asisten virtual yang digunakan adalah Google Assistant, Alexa, dan Siri, ketiganya dianggap lebih unggul dalam aspek memesan layanan, melakukan transaksi online, hingga mencari informasi. Berikut adalah beberapa fakta terkait pemakaian voice search yang kami rangkum dari sejumlah sumber.

  • Berdasarkan Statista, lebih dari 50% pencarian online dilakukan menggunakan suara.
  • 71% pengguna berpendapat bahwa mereka lebih suka menggunakan suara untuk mencari sesuatu dibandingkan mengetik, sebab hal itu dianggap membuang waktu.

Dampak Manfaat Voice Search Optimization pada SEO

Optimasi pencarian suara tidak hanya tentang menambahkan keyword, namun juga mengubah pendekatan SEO secara menyeluruh. Berikut merupakan sejumlah manfaat voice search optimization pada SEO yang jarang diketahui orang.

1. Meningkatkan Traffic Organik

Pencarian suara cenderung akan menghasilkan satu sampai dua jawaban utama. Dari mesin pencari, umumnya langsung to the point atau featured snippet. Nah, jika konten Anda berhasil muncul dalam posisi ini, potensi klik akan sangat tinggi. 

Karena itu, optimasi konten voice search dapat meningkatkan peluang mendatangkan lebih banyak views organik.

2. Menjadikan Konten Lebih Relevan

Voice search akan mendorong Anda untuk bisa menciptakan konten yang memberi jawaban dari pertanyaan secara langsung dan jelas. Cara ini bisa meningkatkan potensi klik, sekaligus memberikan pengalaman lebih baik untuk audiens.

3. Meningkatkan Otoritas Brand

Dengan memahami voice search optimization secara detail, Anda sudah satu langkah lebih dekat untuk meningkatkan otoritas brand. Sebab, ketika konten Anda terus muncul sebagai solusi dari asisten suara, itu akan membentuk persepsi bahwa brand Anda adalah sumber yang kredibel dan valid.

Baca Juga: Cara Menggunakan SEO untuk Menghasilkan Leads Bisnis

Perbedaan Voice Search dan Text Search

Apa sebenarnya perbedaan antara voice search dan text search? Begini penjelasannya untuk Anda!

1. Gaya Bahasa

Ilustrasi Penggunaan Voice Search
Ilustrasi Penggunaan Voice Search – Sumber: Pexels

Voice search menggunakan gaya bahasa percakapan yang lebih natural dan alami. Sistem yang dibangun bisa membuat pengguna merasakan tengah berkomunikasi dengan manusia, sehingga struktur kalimat cenderung seperti percakapan sehari-hari atau alami. Contohnya, “Beri tahu saya di mana lokasi tempat wisata paling dekat”.

Lalu, jawaban yang diberikan juga langsung mengarah ke nama tempat wisata yang memang paling ramai di sana. Sementara itu, pencarian teks lebih menggunakan potongan atau frasa singkat seperti, “Tempat wisata paling dekat”. Lewat kedua kalimat di atas, Anda bisa mengetahui perbedaannya, bukan? 

2. Jenis Perangkat

Voice search umumnya digunakan pada perangkat seperti smartphone, Alexa, Google Home, hingga sistem navigasi di dalam mobil. Perangkat-perangkat tersebut memang sudah dirancang supaya bisa memberi respon cepat terhadap perintah suara, terutama sekalipun pengguna tidak bisa mengetik.

Sementara itu, text search masih dominan dilakukan melalui sejumlah perangkat seperti desktop, laptop, tablet, juga smartphone. 

3. Long Keyword

Ilustrasi Penggunaan Text Search
Ilustrasi Penggunaan Text Search – Sumber: Freepik

Perbedaan ketiga terletak pada kata kunci yang digunakan, hal ini masih berhubungan dan juga bisa Anda lihat pada perbedaan gaya bahasa. Voice search umumnya menghasilkan frasa lengkap dengan pemakaian kata kunci panjang. 

Contohnya adalah “Di mana restoran Korea di Bandung yang buka 24 jam?” Ini terjadi secara alami karena ketika berbicara, pengguna kerap menggunakan kalimat yang lengkap dan panjang. 

Sebaliknya, text search cenderung menggunakan keyword singkat. Misalnya, “restoran Korea buka 24 jam”. Panjang keyword dalam voice search membuat hasil pencarian yang lebih spesifik dan sesuai dengan konteks. Sedangkan pada text search, mesin pencari perlu mengandalkan data tambahan untuk memahami maksud audiens. 

Manfaat Voice Search untuk Bisnis

Setelah memahami voice search pada mesin pencari, apakah tren pencarian ini bisa memberikan manfaat untuk bisnis Anda? Jawabannya adalah bisa. Begini penjelasannya!

1. Meningkatkan Keterlibatan Audiens

Voice search menjadi jembatan terbaik untuk menghubungkan konten dengan audiens. Sebab, pencarian dengan suara langsung dengan bahasa alami melalui percakapan akan menjadikan pengguna merasa lebih nyaman dan terdorong untuk bisa berinteraksi lebih dengan konten atau layanan yang tersedia.

Misalnya, Anda mencari “Tempat makan keluarga yang recommended, populer, dan laris di Semarang”. Hasilnya, sudah pasti lebih akurat karena disebutkan dengan lebih dominan, bukan hanya sekedar keyword saja. Hal tersebut menjadikan audiens lebih berpotensi untuk klik, menjelajah, bahkan menghubungi bisnis Anda.

2. Memaksimalkan Visibilitas Lokal

Banyak audiens yang memanfaatkan fitur ini ketika tengah berpergian atau mencari titik terdekat yang mereka butuhkan. Misalnya, “salon terdekat yang masih buka sekarang”, “bengkel 24 jam terdekat”, atau “tempat service AC home living”.

Apabila bisnis Anda sudah memaksimalkan profil di Google My Business, mendapatkan rating maksimal, serta mencantumkan informasi mengenai bisnis yang valid, maka peluang di hasil pencarian suara lokal akan lebih besar. Ini pun akan menjadi keuntungan besar, terutama bagi bisnis-bisnis yang berbasis lokal.

3. Meningkatkan Konversi

Kebanyakan pencarian dengan suara dilakukan oleh pengguna yang ingin membeli suatu produk atau menikmati layanan atau jasa. Misalnya, ketika ada audiens bertanya “tunjukkan toko ulang tahun yang bisa delivery sekarang?”, itu menandakan mereka sedang membutuhkan sesuatu.

Nah, jika nama bisnis Anda yang muncul pertama kali secara lengkap, akurat, dan sesuai kebutuhan, maka audiens pasti langsung datang ke bisnis Anda dan melakukan pembelian. Optimasi voice search berarti mengarahkan konten serta informasi bisnis Anda supaya menjawab pertanyaan yang diajukan audiens dalam waktu singkat.

Also Read: Pengaruh Search Intent dalam SEO dan 4 Jenis Lengkapnya

4. Mencapai Keunggulan yang Kompetitif

Meski pengguna voice search semakin meningkat, tapi belum banyak bisnis yang benar-benar memaksimalkan potensi optimasinya. Ini menjadi celah yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan keunggulan yang kompetitif.

Kami pun akan membocorkan caranya. Pertama, buatlah website secara profesional dan user friendly. Lalu, buatlah konten yang mengandung long tail keyword dengan isi yang informatif.

Strategi Efektif untuk Optimasi Voice Search

Sekarang, Anda sudah mengetahui dan memahami optimasi pencarian menggunakan suara dan pentingnya untuk bisnis. Lantas, bagaimana cara mengoptimalkannya? Begini strategi voice search optimization yang bisa Anda terapkan.

1. Terapkan Bahasa Ringan Layaknya Percakapan

Pertama, gunakan gaya bahasa secara natural dan ringan, seolah sedang berkomunikasi langsung dengan pengguna. Hindari kalimat-kalimat kaku dan lebih baik gunakan dalam bentuk tanya atau pernyataan ringan seperti, “bagaimana cara pesan tiket pesawat yang murah?”

2. Optimasi Long Tail Keyword

Lalu, targetkan long tail keyword atau kata kunci panjang dan spesifik menyerupai pertanyaan audiens. Sebab, strategi ini akan mengarah ke cara kerja voice search optimization yang membutuhkan pertanyaan simpel, tapi spesifik dengan data.

3. Memaksimalkan Pencarian Lokal

Kami sangat menyarankan supaya Anda melengkapi profil Google Bisnis. Mulai dari alamat, layanan, hingga jam buka. Terapkan kata kunci lokal seperti nama atau area supaya lebih mudah ditemukan oleh pengguna saat menggunakan voice search.

4. Buat FAQ

Bentuk pertanyaan dan jawaban singkat seperti di halaman FAQ sangat disukai oleh mesin pencari. Sebab, format ini akan memudahkan konten Anda langsung muncul di hasil suara untuk menjawab langsung kebutuhan audiens.

5. Buat Konten yang Bernilai dan Informatif

Terakhir, jawab pertanyaan pengguna dengan konten yang informatif, bernilai, dan relevan. Semakin bermanfaat isi konten Anda, maka semakin besar pula peluang konten muncul di hasil pencarian suara.

Baca Juga: Tone of Voice: Pengertian, Manfaat, dan Tips Cara Menentukannya!

Sudah Memahami Apa Itu Voice Search Optimization?

Berdasarkan penjelasan di atas, mengetahui secara pasti voice search optimization, trend, manfaat, serta strateginya sangat penting untuk menunjang perkembangan bisnis Anda. Sebab, pencarian suara bukan hanya sebatas teknologi baru, tetapi cara pengguna berinteraksi dengan informasi. 

Melalui penerapan voice search yang tepat, Anda tidak hanya melek trend informasi, tapi juga bisa menggaet pelanggan lebih banyak. Kami percaya, melalui pendekatan yang tepat, Anda bisa menjadikan voice search sebagai senjata utama dalam strategi digital marketing Anda. Yuk, mulai optimalkan konten Anda hari ini!

Alexandromeo Lawrence

Alexandromeo Lawrence is the CEO of Makinrajin and focuses on digital growth strategy, SEO, organic growth, and content strategy. He has worked on digital marketing projects across various industries and regularly shares insights on SEO, content, and digital growth.

Hai!

Silakan pilih salah satu dari agent kami

Customer Service Makinrajin Admin
6288215431609
Silakan hubungi kami kapanpun Anda mau
Hai! Ada yang bisa saya bantu?
×
Butuh bantuan?