Mesin pencari hari ini kian cerdas dalam memahami search intent. Hanya menggunakan keyword utama dalam konten belum cukup mengoptimalkan visibilitasnya di mesin pencari. Di sini, perlu adanya keyword turunan untuk meningkatkan relevansi konten. Tapi, bagaimana cara mencari keyword turunan?
Artikel kami kali ini akan berbagi beberapa opsi cara mencari keyword turunan dengan mudah yang bisa Anda gunakan. Lengkapnya, langsung cek ulasan yang sudah kami rangkum di bawah!
Apa itu Keyword Turunan dan Mengapa Penting untuk SEO?
Pada dasarnya, keyword turunan adalah pengembangan atau variasi dari keyword utama yang diterapkan di konten. Bentuk dari keyword turunan bisa berupa sinonim, long tail keywords, atau pertanyaan yang berhubungan dengan intent dari keyword utama.
Contohnya, keyword utama yang Anda gunakan adalah “sepatu basket”. Maka, keyword turunannya bisa berupa “sepatu basket lokal”, “sepatu basket wanita”, “sepatu basket anak”, dan/atau “sepatu basket terbaik”.
Baca Juga: Apa Itu Meta Keyword? Definisi, Manfaat, Serta Cara Kerjanya
Manfaat Menggunakan Keyword Turunan dalam Konten
Seperti yang disebutkan di awal, penerapan keyword turunan bisa meningkatkan relevansi konten di mata mesin pencari. Jadi, mesin pencari berpotensi besar menilai konten Anda komprehensif, karena memberikan pembahasan lebih mendalam. Selain meningkatkan relevansi, keyword turunan juga memiliki manfaat sebagai berikut.
1. Memperluas Jangkauan Audiens
Konten artikel yang menggunakan keyword turunan memiliki potensi untuk muncul di berbagai variasi pencarian terkait keyword utama. Sehingga, jangkauan audiens konten pun akan meningkat.
2. Peluang Dapatkan Peringkat Tinggi untuk Long Tail Keyword
Keyword turunan umumnya memiliki intent yang lebih spesifik dan volume persaingan lebih rendah. Dengan menerapkan keyword turunan, maka peluang konten Anda mendapatkan peringkat tinggi di SERP untuk long tail keyword pun akan cukup tinggi.
3. Memperkuat Otoritas Konten
Dengan menerapkan keyword turunan di suatu konten, maka Anda sudah berinvestasi untuk strategi konten jangka panjang. Pasalnya, keyword turunan bisa Anda gunakan sebagai konten turunan (cluster) yang nantinya mendukung konten utama (pilar) guna memaksimalkan otoritasnya.
Misalnya, konten utama anda membahas “cara membuat backlink”. Maka, Anda bisa menggunakan keyword turunan seperti “backlink checker” dan “cara membuat backlink di WordPress” sebagai topik cluster content.
4. Meningkatkan CTR (Click Through Rate)
Pada banyak kasus, judul atau meta description laman konten yang memuat keyword turunan justru lebih sesuai dengan apa yang dicari oleh pengguna. Dengan mencantumkan keyword pada judul atau meta description, Anda bisa memaksimalkan potensi laman konten Anda untuk mendapatkan lebih banyak CTR.
Baca Juga: CTR: Pengertian dan Cara Meningkatkan CTR dengan Mudah (Lengkap)
Cara Mencari Keyword Turunan yang Tepat dan Efektif
Untuk mencari keyword turunan sendiri, ada beberapa metode riset populer yang biasa digunakan oleh para blogger dan SEO specialist. Di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Menggunakan Google Suggest
Salah satu tips mencari keyword turunan secara gratis yang sering disarankan oleh para blogger adalah dengan menggunakan Google Suggest. Bagi yang belum familiar, Google Suggest adalah salah satu fitur di penelusuran Google yang bisa memberikan saran penelusuran secara otomatis berdasarkan apa yang Anda ketik.
Misalnya, Anda mengetik “cara membuat backlink” di penelusuran Google. Anda akan menemukan beberapa saran penelusuran yang terkait dengan kata kunci yang Anda gunakan, seperti “cara membuat backlink di Blogger”, “cara membuat backlink dofollow”, dan lain sebagainya.
2. Menggunakan Google Related Searches
Metode cara mencari keyword turunan lainnya yang bisa Anda coba adalah dengan memanfaatkan Google Related Searches. Singkatnya, Google Related Searches adalah istilah untuk hasil penelusuran terkait yang ada di bagian paling bawah hasil penelusuran Google.
Misalnya, Anda menelusuri “apa itu SEO” di penelusuran Google. Jika Anda scroll ke bawah layar, maka Anda akan menemukan hasil penelusuran terkait, seperti “Apa itu SEM”, “Contoh SEO” dan “cara menggunakan SEO”. Nah, Anda bisa menggunakan sejumlah hasil penelusuran tersebut sebagai keyword turunan di konten Anda.
3. Menggunakan Google Trends
Google Trends adalah salah satu produk inovatif Google yang memungkinkan Anda sebagai pengguna untuk menemukan berbagai data, topik, dan query yang terkait dengan kata kunci atau topik utama yang Anda telusuri.
Penggunaan Google Trends cukup mudah, di mana Anda hanya perlu memasukkan keyword utama di kolom explore yang tersedia. Selanjutnya, tool ini akan menyajikan berbagai data yang terkait dengan kata kunci tersebut, termasuk regional interest dan related queries.
Di sini, Anda bisa menggunakan data related queries dari Google Trends sebagai keyword turunan pada konten Anda.
Baca Juga: 7 Cara Riset Kata Kunci Menggunakan Google Trends agar Trafik Meledak
4. Menggunakan People Also Ask
Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, keyword turunan bisa berupa pertanyaan yang berkaitan dengan intent dari keyword utama. Oleh karenanya, Anda bisa menjadikan pertanyaan yang muncul di fitur People Also Ask untuk penelusuran keyword utama sebagai keyword turunan Anda.
5. Menggunakan Keyword Tool
Menggunakan keyword tool juga bisa menjadi metode cara mencari keyword turunan dengan mudah. Penggunaan keyword tool memungkinkan Anda selaku pengguna untuk menemukan lebih banyak data keyword dari suatu laman.
Hingga saat ini, ada banyak pilihan tool SEO populer yang menyediakan fitur keyword tool di dalamnya, seperti Ahrefs, Moz, Ubersuggest, hingga Semrush.
6. Menganalisis Kompetitor
Cara mencari keyword turunan yang terakhir adalah menganalisis kompetitor. Anda bisa “mencontek” konten dari kompetitor yang mendapatkan peringkat tinggi di penelusuran mesin pencari untuk keyword yang Anda targetkan. Anda bisa memperhatikan subheading, frasa, atau kalimat apa saja yang sering muncul di konten selain keyword utama.
Untuk opsi yang lebih mudah, Anda juga bisa menggunakan tool SEO premium seperti Ahrefs atau Moz untuk melihat keyword apa saja yang dimenangkan oleh konten kompetitor. Data keyword tersebut nantinya bisa Anda jadikan sebagai pilihan keyword turunan.
Baca Juga: Cara Mengetahui Backlink Kompetitor dengan Mudah
Kunci SEO Lebih Optimal dengan Keyword Turunan
Memahami cara mencari keyword turunan adalah salah satu dasar strategi SEO modern. Bukan hanya untuk memaksimalkan relevansi, penerapan keyword turunan juga bisa membuat konten Anda lebih komprehensif di mata mesin pencari dan menjangkau lebih banyak audiens.
Cara mencari keyword turunan untuk artikel pada dasarnya bukan perkara sulit. Ada banyak pilihan metode riset yang bisa Anda gunakan untuk menemukan keyword turunan, mulai dari memanfaatkan Google Suggest, mengintip kompetitor, hingga menggunakan Google Trends. Anda bisa menggunakan salah satunya atau mengkombinasikan beberapa metode untuk mendapatkan data yang lebih bervariasi.

Alexandromeo Lawrence is the CEO of Makinrajin and focuses on digital growth strategy, SEO, organic growth, and content strategy. He has worked on digital marketing projects across various industries and regularly shares insights on SEO, content, and digital growth.
