Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development

Bagaimana Caranya Add New Sitemap di Google Search Console?

5 min read

Bagaimana Caranya Add New Sitemap di Google Search Console?

Menambahkan Sitemap ke Google Search Console (GSC) adalah salah satu praktik yang haram terlewatkan, jika Anda ingin mengoptimasi sebuah website. Pasalnya, Sitemap sendiri mempermudah Googlebot untuk merayapi dan mengindeks halaman website Anda. Namun, bagaimana caranya add new Sitemap di Google Search Console ini?

Bagi Anda yang termasuk masih baru di dunia blogging dan SEO, pada ulasan kali ini, kami akan khusus membahas materi dasar tentang cara menambahkan Sitemap di GSC ini. Jika Anda penasaran, langsung saja cek pembahasan di bawah ini!

Apa Itu Google Search Console?

Google Search Console pada dasarnya adalah sebuah platform gratis besutan Google, yang ditujukan untuk membantu penggunanya, demi mengoptimalkan performa website mereka di mata mesin pencari Google. 

Tool ini sendiri rilis perdana di tahun 2005 silam, namun saat itu tool ini masih bernama Google Webmaster Tools. Melalui tool ini, Anda selaku pengguna akan dapat memantau indexing halaman, trafik kunjungan, search queries, hingga error pada website Anda.

Jika ingin dapat menggunakan fitur yang GSC tawarkan, Anda harus terlebih dahulu mengintegrasikan website Anda dengan tool ini.

Baca Juga: Apa Itu Google Discover? Cara dan Mengapa Penting untuk SEO

Apa Itu Sitemap?

Sitemap pada dasarnya adalah peta situs yang berfungsi sebagai alat bantu untuk Googlebot menemukan, merayapi, dan juga mengindeks halaman pada suatu website.  

Tidak hanya sebagai alat bantu perayapan dan pengindeksan halaman website, Sitemap juga dapat membantu Google untuk memahami struktur dan juga konteks website Anda.

Sitemap sendiri berbentuk file dengan format XML (Extensible Markup Language) yang dapat Anda buat secara manual atau menggunakan plugin serta Sitemap generator.

Baca Juga: Apa Itu Sitemap? Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya

Apakah Perlu Menambahkan Sitemap ke GSC?

Dalam praktik blogging, Sitemap biasanya perlu ditambahkan ke GSC sebagai bagian cara untuk mempercepat proses indexing halaman website.

Namun, jika Anda mempertanyakan apakah hal ini adalah sebuah keharusan atau tidak, maka jawabannya adalah tidak. Tidak ada keharusan bagi pengelola website untuk menambahkan XML Sitemap nya ke Google Search Console.

Pasalnya, tanpa submit Sitemap pun, Google akan tetap menemukan website Anda dan merayapinya. Namun, proses alami Google dalam menemukan website Anda ini dapat memakan waktu lama, khususnya jika website Anda termasuk dalam kategori website dengan struktur cukup besar.

Khusus website dengan struktur besar, Sitemap sendiri membantu menjadi penunjuk arah Googlebot, agar tidak melewatkan halaman penting di website Anda untuk diindeks. Tanpa Sitemap, Googlebot kemungkinan akan melewatkan beberapa halaman di website Anda yang akhirnya menjadi masalah indexing.

Itulah mengapa, mengetahui bagaimana caranya add new Sitemap di Google Search Console adalah hal yang banyak blogger dan praktisi SEO sarankan untuk lakukan di awal pengembangan website.

Apa Isi XML Sitemap?

Isi XML Sitemap pada dasarnya hanya boleh memuat tautan yang berstatus 200 Ok (indexable). Dalam hal ini, Anda sangat dilarang untuk memasukkan tautan non-indexable atau yang tidak memenuhi kualifikasi Google ke dalam Sitemap website Anda, seperti halaman 404, halaman dengan tag no-index, dan juga tautan non-static. 

Selain itu, juga tidak disarankan untuk menambahkan tautan non canonical tag dari sejumlah halaman yang mirip. Dalam hal ini, jika Anda memiliki banyak halaman website yang mirip (seperti halaman produk), maka Anda harus menentukan salah satu halaman yang akan Googlebot rayapi dan indeks ke SERP nya. Adapun caranya adalah dengan menambahkan canonical tag pada halaman tersebut. 

Bagaimana Caranya Add New Sitemap di Google Search Console?

Jika ingin mendaftarkan Sitemap ke GSC, seperti yang kami sebutkan sebelumnya, Anda harus terlebih dahulu mengintegrasikan website Anda dengan tool ini. Setelah mengintegrasikan website, Anda dapat mengikuti langkah bagaimana caranya add new Sitemap di Google Search Console di bawah ini!

  • Login ke dashboard Google Search Console Anda.
  • Selanjutnya, klik Sitemaps pada sidebar dashboard GSC Anda.
  • Setelah berada di laman submit Sitemap, langsung menuju ke section Add a new Sitemap.
  • Masukkan tautan Sitemap website Anda dan klik Submit.
  • Tunggu proses submit selesai. Jika proses berhasil, Sitemap website Anda akan muncul pada sectionsubmitted Sitemaps” di bagian bawah dengan status “success”.

5 Isu Utama pada Proses Sitemap ke GSC

Selain membahas mengenai bagaimana caranya add new Sitemap di Google Search Console, kami juga sedikit membahas mengenai isu yang kerap terjadi pada proses submit Sitemap ke GSC. Melansir dari Semrush, terdapat 5 isu utama yang sering terjadi pada proses submit Sitemap ke GSC. Adapun kelima isu Sitemap tersebut meliputi

  • Sitemap not found: Isu ini biasanya terjadi karena website Anda belum memiliki Sitemap atau lokasi Sitemap terletak pada tempat yang salah.
  • Sitemap.xml not indicated in robots.txt: Isu ini biasa dapat terjadi saat robots.txt website Anda tidak menemukan lokasi dari file Sitemap.xml.
  • Incorrect pages found in a Sitemap: Isu ini terjadi jika Sitemap website Anda mengandung tautan non-indexable (seharusnya tidak berada di file Sitemap), seperti tautan halaman redirect, non-canonical, dan lainnya.
  • Sitemap has format errors: Isu ini terjadi jika file Sitemap website Anda memiliki error dalam penulis source code nya. Contohnya adalah seperti missing XML tags.
  • Sitemap files are too large: Isu ini dapat terjadi jika ukuran Sitemap website Anda terlalu besar (melebihi size limit yang Google tentukan).

Baca Juga: 5 Kesalahan Pembuatan Sitemap yang Sebaiknya Blogger Hindari

Cara Memperbaiki Masalah pada Sitemap

Setelah mengetahui isu utama pada proses penambahan Sitemap ke GSC, begini cara memperbaiki isu atau masalah tersebut!

1. Cara Mengidentifikasi Isu Pada Sitemap

Masalah Sitemap adalah salah satu critical issue dalam proses SEO. Pasalnya, isu Sitemap dapat menjadi penyebab masalah indexing pada website, seperti discovered currently not indexed, crawled currently not indexed, bahkan deindexing. 

Maka dari itu, menyelesaikan isu terkait Sitemap termasuk hal yang harus Anda lakukan sesegera mungkin. Pertanyaannya, bagaimana cara menemukan isu Sitemap ini? Terkait dengan hal ini, Anda akan membutuhkan tool SEO premium sebagai medianya, seperti Ahrefs atau Semrush.

Khusus bagian ini, kami sendiri umumnya menggunakan tool SEO Semrush. Pasalnya, Semrush memiliki fitur SEO Audit yang memungkinkan penggunanya untuk menemukan sejumlah isu atau masalah SEO pada suatu website, termasuk isu Sitemap. Cara penggunaannya, Anda dapat mengikuti langkah berikut ini!

  • Buat akun Semrush premium Anda dan kemudian login menggunakan akses yang Anda daftarkan.
  • Selanjutnya, klik Create a project di bagian Projects“.
  • Lanjutkan dengan memilih site Audit dan masukkan domain yang ingin Anda audit.
  • Pada bagian Site Audit Settings“, konfigurasi audit sesuai preferensi Anda.
  • KlikStart Site Auditdan Semrush akan mulai merayapi domain Anda.
  • Setelah proses perayapan selesai, Anda dapat pergi ke tab “Issues” dan mengetikan kata “Sitemap” pada kolom pencarian isu.
  • Selanjutnya, Semrush akan langsung memberikan informasi terkait isu di website Anda, yang berhubungan dengan Sitemap dalam bentuk daftar.
  • Klik Why and How to fix it pada bagian isu yang ingin Anda telusuri, untuk mendapatkan informasi tentang penyebab dan juga cara memperbaikinya.

2. Solusi Penyelesaian Isu Sitemap

Demi menyelesaikan isu Sitemap yang terdapat di website, solusi yang diperlukan akan berbeda-beda, tergantung dengan jenis isu yang muncul. Silakan ikuti salah satu dari tutorial di bawah ini!

a. Masalah Incorrect Pages Found in a Sitemap

Misalnya, Anda melakukan audit menggunakan Semrush dan menemukan isu Sitemap “incorrect pages” (Incorrect pages found in a Sitemap). Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, isu ini terjadi karena terdapat halaman yang bersifat non-indexable (tidak seharusnya terindeks), masuk ke dalam daftar tautan Sitemap.

Namun, terdapat juga kasus di mana masalah ini muncul karena Google menganggap kualitas konten di halaman yang menjadi isu, sehingga tidak layak untuk masuk daftar tautan di Sitemap.

Demi mengatasi isu ini, terdapat beberapa opsi yang dapat Anda ambil, yaitu

  • Memperbaiki Konten: Jika halaman yang memiliki isu yang bermasalah ternyata adalah halaman penting yang harus terindeks, maka Anda dapat mencoba memperbaiki konten di halaman tersebut, sesuai EEAT Google.
  • Menambahkan canonical tag: Jika halaman yang bermasalah ternyata adalah halaman duplicate, maka Anda dapat memasang tag canonical pada halaman utama yang ingin Anda indeks.
  • Menambahkan tag no index: Jika masalah Sitemap datang dari halaman yang seharusnya tidak terindeks, maka Anda dapat menambahkan tag noindex pada halaman tersebut sebagai solusinya.

b. Masalah Sitemap Not Found

Masalah Sitemap not found biasanya terjadi saat GSC tidak dapat menemukan Sitemap website Anda. Biasanya, masalah ini terjadi karena Anda memasukkan tautan Sitemap ke GSC.

Demi mengatasinya, Anda dapat mempertimbangkan untuk membuat ulang Sitemap menggunakan Sitemap generator. Jika Anda menggunakan CMS WordPress, Anda dapat membuatnya menggunakan plugin SEO seperti Rankmath atau Yoast SEO.

Selanjutnya, Anda hanya perlu menambahkan Sitemap baru ini dengan mengikuti langkah bagaimana caranya add new Sitemap di Google Search Console yang kami bagikan sebelumnya.

c. Masalah Sitemap Has Format Errors (Syntax-Based Sitemap Errors)

Masalah ini juga termasuk cukup sering terjadi pada banyak website. Umumnya, masalah ini terjadi karena terdapatnya kesalahan pada source code di file Sitemap, seperti Invalid tag value, Invalid attribute value, dan Missing XML tag.

Kebanyakan isu ini terjadi pada mereka yang membuat manual Sitemapnya. Dalam hal ini, kami sendiri lebih menyarankan Anda untuk membuat file Sitemap menggunakan metode otomatis, yakni dengan menggunakan plugin atau Sitemap generator.

d. Masalah Sitemap Files are Too Large

Jika Anda mengalami masalah Sitemap ini, maka ukuran file Sitemap Anda adalah penyebab utamanya. Perlu Anda ketahui, bahwa Google membatasi ukuran maksimal dari file Sitemap, yaitu tidak boleh melebihi 50 MB. 

Selain itu, Google juga mensyaratkan bahwa file Sitemap tidak boleh memuat lebih dari 50.000 tautan di dalamnya. Jika Anda gagal memenuhi persyaratan ukuran ini, maka error “Sitemap files are too large akan muncul pada Gsc Anda.

Jika ingin mengatasinya, Anda harus mengompres ukuran file Sitemap Anda, yaitu dengan mengecek lagi daftar tautan yang termasuk ke dalam Sitemap Anda. Di sini, Anda harus mengecualikan halaman-halaman yang sekiranya berkualitas konten rendah dari Sitemap Anda.

Selanjutnya, Anda dapat kembali melakukan submit ke GSC dengan mengikuti langkah bagaimana caranya add new Sitemap di Google Search Console sebelumnya.

Telah Lebih Paham Tentang Sitemap dan Cara Menambahkannya ke GSC?

Jadi, menambahkan Sitemap ke GSC termasuk praktik penting dalam pengelolaan dan optimasi website. Karena Sitemap pada dasarnya adalah alat yang membantu Googlebot untuk menemukan, merayapi, serta mengindeks halaman website Anda.

Selain itu, peta situs ini juga membantu Google untuk memahami struktur dan juga maksud dari website Anda. Sementara untuk bagaimana caranya add new Sitemap di Google Search Console, Anda dapat melakukannya dengan mengikuti tutorial yang kami bagikan di atas. Semoga bermanfaat.

Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development