Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development

20+ Contoh Copywriting Jual Rumah yang Bisa Menarik Banyak Pembeli

2 min read

Contoh Copywriting Jual Rumah yang Bisa Menarik Banyak Pembeli

Bingung jualan rumah online Anda belum membuahkan hasil? Mungkin penulisan copywriting Anda kurang efektif sehingga apa yang Anda ingin sampaikan gagal menjangkau audiens. Jadi, yang Anda perlu lakukan adalah menggunakan cara yang benar. Penasaran? Yuk, lihat contoh copywriting jual rumah menarik berikut!

Contoh Copywriting Jual Rumah

Copywriting yang benar mampu menarik pembeli untuk mengeksplor iklan rumah di website Anda sekaligus memberikan peluang dalam meningkatkan penjualan. Berikut adalah beberapa contoh copywriting agar properti Anda didatangi banyak pembeli. 

1. Headline Harus Menarik Perhatian

Headline atau judul adalah komponen pertama yang dilihat oleh calon pembeli. Komponen ini merupakan pendorong yang menentukan kalau calon pembeli ingin terus mencari tahu tentang rumah jualan Anda atau tidak. 

Akan tetapi, pembuatan headline sebaiknya tidak terlalu panjang dan mampu mendeskripsikan jualan Anda dengan jelas dan menarik. 

Alangkah baiknya, deskripsi rumah harus tetap selaras dengan kondisi rumah yang Anda jual sehingga calon pembeli tidak merasa tertipu nantinya. Berikut adalah contoh copywriting headline untuk jual rumah yang bisa menarik hati calon pembeli.

  • “Rumah Minimalis Tangerang Kitchen Set Area”
  • “Rumah Strategis di Jakarta 2 Lantai”
  • “Cari Rumah 2 Kamar di Bali? Rumah Minimalis di Paradise Island ini Bisa Jadi Pilihanmu!”
  • “Beli Hunian BONUS Udara Sejuk Layaknya Tinggal di Puncak, Anti Gerah!”
  • “Beli Rumah Sekarang GRATIS PAJAK BPHTB, lokasi dekat tol Serpong”
  • “Inilah 10 Alasan Kenapa Anda Harus Membeli Rumah di Griya Asri”
  • “Jangan Sampai Menyesal, Sisa 20 Unit Rumah Mewah Harga Murah”

2. Tambahkan Deskripsi Rinci

Calon pembeli tentu ingin mengetahui segala sesuatu tentang rumah lebih lanjut seperti luas tanah, luas bangunan, harga, jumlah kamar tidur, taman, jumlah kamar mandi, serta fitur rumah lainnya. Pastikan Anda sudah memberikan segala sesuatu yang dibutuhkan tanpa calon pembeli harus mempertanyakannya sendiri. 

Sebagai tambahan, Anda juga bisa menambahkan gambar skema pembagian ruangan di dalam rumah sehingga calon pembeli bisa menggambarkannya lebih mudah. Berikut adalah contoh copywriting yang umum digunakan dalam iklan properti.

  • “Rumah minimalis dengan 2 kamar tidur dengan kamar mandi dalam, luas bangunan 65 meter persegi”
  • “Unit rumah 2 lantai dengan 3 kamar tidur, 2 carport, dan 2 kamar mandi”
  • “Rumah kokoh dengan dinding hebel, atap rangka baja ringan, serta lantai dari granit 60×60”
  • “Tipe Cluster Lawndon dengan luas bangunan 70 m2 sudah fully-furnished

3. Fokuskan ke Harga Rumah

Harga rumah merupakan salah satu pertimbangan calon pembeli sebelum membeli. Jadi, Anda harus menaruh harga dengan jelas dan dengan strategi yang matang. Sebagai contoh, Anda bisa menuliskan harga rumah dengan rincian uang muka yang mudah dipenuhi ataupun menambahkan diskon.

Strategi ini bisa memberikan kesan bahwa rumah sedang dalam promosi dan tidak mahal dibandingkan harga rumah kebanyakan. Berikut adalah beberapa contoh copywriting jual rumah yang fokus pada harga. 

  • “Harga perdana rumah di area Lebak Bulus dengan cicilan mulai dari Rp2 jutaan!”
  • “Hunian hijau di BSD dengan harga mulai dari Rp200 jutaan per unit”
  • Harga rumah khusus saat opening cluster dari Rp450 juta menjadi Rp306 jutaan

4. Fokus ke Nilai Tambah dari Rumah

Ada kalanya calon pembeli mencari nilai tambah dari sebuah rumah seperti lingkungan yang asri, lokasi yang strategis, ataupun tingkat keamanan yang tinggi. Jadi, Anda bisa menggarisbawahi kelebihan ini supaya calon pembeli menjadi lebih tertarik untuk mengeksplor rumah Anda.

Akan tetapi, sebaiknya promosi yang Anda tulis harus realistis. Banyak calon pembeli yang kecewa akibat informasi di dalam iklan tidak sesuai dengan ekspektasi. 

Undang-undang pun juga melarang iklan yang memberikan informasi jauh dari fakta. Berikut adalah contoh copywriting properti yang realistis tapi tetap menarik bagi calon pembeli.

  • “Mudah ke tol veteran Lebak Bulus, hanya 10 menit dari Cluster Lumiere”
  • “Ingin ngemil di malam hari? Ke minimarket tinggal jalan kaki dari rumah di cluster A”
  • “Waktu tempuh dari Cluster A ke Jalan Ratu Rempoa Ciputu kurang dari 1 menit”
  • “Jalan-jalan di Mall Bintaro Exchange hanya 20 menit”
  • “Kalau sakit, Rumah Sakit Bintang Premier bisa dijangkau dalam 10 menit”

5. Testimoni dan Call to Action

Testimoni biasanya dapat dirangkum ke dalam video dan bisa menjadi bukti kuat bahwa rumah jualan Anda mempunyai kredibilitas tinggi. Anda bisa meminta pembeli untuk menceritakan pengalamannya setelah menempati rumah yang dibeli dari Anda. Di bagian ini, Anda bisa menambahkan copywriting dalam bentuk skrip.

Selanjutnya, call to action harus ada pada bentuk iklan apapun. Sebagai contoh, pembeli memberikan review positif di dalam video. Anda bisa menuliskan call to action dalam copywriting agar calon pembeli bisa tahu bagaimana cara membeli unit rumah melalui Anda dengan menambahkan nomor kontak ataupun kantor. 

Berikut adalah contoh copywriting jual rumah dalam testimoni bersama dengan call to action:

  • “Miliki sekarang sebelum open house tutup pada 27 Agustus 2022”
  • “Pesan sekarang juga, jangan sampai kehabisan!”
  • “Jangan sampai kehabisan, segera telpon di nomor ini!”
  • “Hanya tersedia 100 unit lagi, taruh DP Anda segera!”

Siap Terima Banyak Call dari Pembeli?

Copywriting yang benar bisa menarik banyak perhatian pembeli dan meningkatkan peluang untuk closing. Anda bisa mengikuti contoh-contoh copywriting jual rumah sesuai dengan fokus Anda. Kalau Anda masih ragu merangkai kata-kata sendiri, Anda bisa menggunakan jasa copywriting di Makinrajin.

Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development