Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development

Perbedaan Cloud Hosting dan Shared Hosting, Pilih yang Mana?

4 min read

Perbedaan Cloud Hosting dan Shared Hosting, Pilih yang Mana?

Meskipun memiliki fungsi yang hampir sama, ternyata ada perbedaan antara cloud hosting dan shared hosting. Pada dasarnya, kedua tipe hosting ini menyediakan layanan penyimpanan online dan juga jaringan server bagi pengelolaan website. Namun, secara spesifik fungsi dan layanan fitur antara keduanya relatif berbeda.

Selain itu, jika bingung ketika hendak memilih kedua tipe hosting ini, Anda harus mengetahui terlebih dahulu kebutuhan penggunaan hosting untuk situs Anda. Sehingga, tipe hosting yang Anda gunakan dapat bekerja secara optimal. Lantas, apa perbedaan shared hosting dengan cloud hosting? Mari simak dalam artikel ini!

Apa itu Shared Hosting?

Shared hosting adalah sebuah layanan paling dasar dari jenis hosting lain. Artinya satu akun hosting dalam sebuah server terisi oleh beberapa akun hosting milik pengguna lain. Jadi, dalam satu server tersebut, akun hosting Anda akan berbagai fitur seperti resource storage, RAM, dan juga prosesor secara bersama-sama.

Selain itu, jenis hosting ini merupakan pilihan terbaik bagi Anda yang ingin mengelola website dengan budget minim. Karena biaya langganan shared hosting relatif murah. Namun, biasanya kendala jenis hosting ini adalah akses yang lambat dan down server akibat banyaknya akses dari pengguna lain.

Apa itu Cloud Hosting?

Cloud hosting adalah sebuah layanan yang akan menyimpan semua data situs web penggunanya pada sebuah media penyimpanan online (cloud). Artinya, data yang Anda simpan nantinya akan berada pada sebuah server virtual, bukan lagi menggunakan penyimpanan internal maupun server fisik.

Dari cara kerjanya, cloud hosting memiliki sistem yang cukup aman. Karena penggunaannya yang menyimpan data pada sebuah cloud system. Selain itu, hosting ini juga memiliki kinerja akses yang tinggi. Karena seluruh sistemnya bekerja secara online dalam melakukan proses transfer data.

Perbedaan Cloud Hosting dan Shared Hosting

Setelah mengetahui apa itu cloud hosting dan shared hosting, kali ini Anda akan mengetahui apa perbedaan keduanya. Simak penjelasan lengkap berikut ini:

1. Performa

Server yang digunakan dalam sebuah shared hosting sebenarnya mempunyai kapasitas serta performa yang tinggi. Namun, pengguna server ini harus rela berbagi konektivitas dengan pengguna lain. 

Kemudian, pengelola server shared hosting akan membatasi penggunaan resource supaya seluruh pengguna server ini akan memperoleh performa yang sama. 

Keterbatasan performa inilah yang menjadi kelemahan utama dari sistem shared hosting. Sehingga, jenis hosting ini sangat tidak direkomendasikan untuk Anda gunakan guna keperluan situs toko online atau bisnis.

Sedangkan, untuk layanan cloud hosting, pengguna server akan mendapatkan kapasitas serta performa yang telah otomatis terdedikasi. Artinya, data pengguna akan tersimpan dan diproses langsung oleh beberapa server sekaligus. 

Jadi, performa serta akses website akan lebih cepat dan stabil. Selain itu, website yang menggunakan jenis hosting ini juga sangat jarang mengalami downtime.

2. Keamanan dan Privasi Data Pengguna

Perbedaan cloud hosting dan shared hosting kedua terletak sistem keamanan dan privasi data pengguna. Pada sebuah layanan shared hosting, penggunanya akan berbagi server dengan pengguna lainnya. 

Sehingga, apabila salah satu situs web pada server tersebut terkena serangan berupa DDoS atau retasan data, maka kemungkinan website lain juga akan terkena dampaknya.

Sedangkan, untuk layanan cloud hosting, memori penyimpanan dan sumber daya resource website akan tersedia hanya untuk satu pengguna saja. Artinya, Anda tidak akan berbagai server, dan cloud dengan pengguna lainnya.

Jadi, sistem keamanan pada server website pengguna lain tidak akan berpengaruh dengan server website Anda. Sehingga, potensi kerusakan server akibat peretasan pengguna lain juga sangat minim. Selain itu, server ini juga menyalin data situs ke beberapa server yang serupa untuk menjadi backup data saat terjadi kerusakan,

3. Tingkat Kesulitan Penggunaanya

Perbedaan shared dan cloud hosting ketiga terletak pada tingkat kesulitan penggunaannya. Tidak semua orang punya pengetahuan tentang server dalam pengelolaan website. Oleh karena itu, tingkat kesulitan penggunaan hosting ini sangat berpengaruh terhadap kinerja dari situs web itu sendiri.

Baik itu shared hosting maupun cloud hosting sebenarnya memiliki tingkat penggunaan yang mudah bagi pemula. Akan tetapi, jika Anda bandingkan, maka shared hosting memiliki tingkat penggunaan yang jauh lebih mudah.

Karena shared hosting merupakan jenis hosting basic yang tentunya menyediakan layanan dasar dan dirancang khusus bagi pengguna hosting tingkat pemula. Oleh karena itu, tipe hosting ini sangat cocok untuk Anda yang baru terjun dalam dunia server dan situs web.

4. Tingkat Kecepatan Server

Perbedaan shared hosting dan cloud hosting keempat terletak pada tingkat kecepatan server antar keduanya. Dalam layanan shared hosting, para pengguna hanya terbatas pada penggunaan media penyimpanan saja. Namun, tidak dapat menggunakan layanan CPU dan RAM secara optimal

Tentu, hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kecepatan akses dari website pengguna hosting ini. Padahal, sebuah website umumnya membutuhkan akses lebih terhadap penggunaan CPU dan RAM agar kecepatan loading dapat berjalan secara optimal.

Sementara itu, pada layanan cloud hosting, terdapat jaminan untuk alokasi penggunaan prosesor (CPU) dan juga memory (RAM) dengan sistem penggunaan yang mudah (cPanel). Sehingga akan membantu Anda dalam memonitor berapa banyak resource CPU dan juga RAM yang terpakai oleh website secara real time

Tentu saja, ini akan sangat menguntungkan penggunanya terutama untuk meningkatkan kecepatan akses. Jadi, dengan cloud hosting, alokasi resource server jauh lebih optimal. Selain itu, hosting ini juga menyediakan layanan kontrol panel yang dapat memonitor penggunaan CPU agar tidak terjadi overload system.

Kapan Saya Harus Menggunakan Shared Hosting?

Setelah mengetahui perbedaan cloud hosting dan shared hosting tentu Anda bertanya-tanya kapan kira-kira harus menggunakan shared hosting untuk keperluan website. Berikut penjelasannya:

1. Trafik Website Menengah

Jika Anda mengelola situs web dengan intensitas trafik menengah atau tidak terlalu ramai, shared hosting sangat cocok untuk Anda gunakan. Karena shared hosting memiliki intensitas server yang tinggi. Jika situs Anda masih dalam kategori medium traffic, shared server sangat cocok Anda gunakan karena biayanya lebih murah.

2. Newbie

Kedua, Anda dapat menggunakan shared server jika Anda masih awam atau newbie dalam dunia pengelolaan hosting dan server. Ini karena shared server memiliki layanan dan fitur yang cukup lengkap dengan tingkat penggunaan yang relatif mudah.

Sehingga, jenis hosting ini sangat cocok untuk Anda gunakan. Terlebih lagi, seluruh layanan dan update fitur dari hosting ini juga akan terkelola secara otomatis oleh pihak penyedia platform. Jadi, Anda hanya perlu menjalankan operasional admin dari server saja, tanpa perlu merubah tatanan sistemnya.

Kapan Saya Harus Menggunakan Cloud Hosting?

Setelah menyimak perbedaan cloud hosting dan shared hosting, berikut adalah penjelasan tentang kapan Anda harus menggunakan layanan cloud hosting server. Simak penjelasan berikut ini:

1. Trafik Website Tinggi

Ketika situs web yang Anda kelola mulai memperoleh trafik pengunjung dengan intensitas tinggi, maka Anda harus segera beralih hosting ke jenis cloud server. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kecepatan akses situs pada saat audiens berkunjung.

Selain itu, ketika situs Anda mulai ramai pengunjung, aktivitas server Anda juga akan meningkat. Kemudian, jika situs web dalam server yang sama juga memiliki intensitas tinggi tentu saja ini akan sangat merepotkan Anda. Sehingga, akses website Anda jadi lebih lambat jika terus berada dalam server yang sama.

2. Website Membutuhkan Kapasitas Penyimpanan yang Besar

Kedua adalah ketika website mulai membutuhkan kapasitas penyimpanan (cloud) dengan jumlah yang besar. Jika Anda terus menggunakan server fisik sebagai media penyimpanan, hal ini akan berpengaruh pada kecepatan loading ketika pengguna mengaksesnya.

Solusinya adalah beralih ke sistem penyimpanan online (cloud) yang juga menyediakan layanan server bagi website. Sehingga, Anda dapat menyimpan data web dalam jumlah banyak, tanpa perlu takut terjadinya down server yang disebabkan oleh penumpukan file.

Sudah Tahu Perbedaan Shared Hosting dan Cloud Hosting?

Sekian pembahasan kali ini tentang perbedaan cloud hosting dan shared hosting. Intinya, kedua tipe hosting ini mempunyai fungsi yang hampir sama. Namun, dengan layanan dan fitur yang berbeda. Akan tetapi, untuk situs web dengan intensitas tinggi dan butuh penyimpanan besar, maka cloud hosting adalah solusi terbaiknya!

Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development