Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development

Silo SEO: Pengertian, Manfaat, Tips dan Cara Membuatnya

3 min read

Silo SEO Pengertian, Manfaat, Tips dan Cara Membuatnya

Silo SEO adalah salah satu strategi optimasi andalan para praktisi SEO. Strategi ini memberi manfaat tidak hanya untuk website Anda, tetapi juga untuk Google dan pengguna. Oleh sebab itu, tidak heran jika teknik ini menjadi senjata untuk menaikkan peringkat di hasil pencarian. Mari kita mulai dari SEO Silo structure.

Apa itu Silo SEO?

Silo SEO adalah teknik mengelompokkan halaman website ke dalam kategori dan saling menghubungkannya dengan internal link. Teknik ini membuat website lebih rapi, terstruktur, dan terencana. Hubungan antar halaman pun menjadi lebih baik berkat kategori yang kita sebut sebagai siloing.

Secara teknis, penerapan teknik ini menggunakan subfolder untuk setiap kategori. Tidak seperti website pada umumnya yang menempatkan semua konten ke folder root. Model ini kerap disebut sebagai SEO Silo structure. Contohnya seperti ini:

  • Non-Silo: namasitus.com/halaman/
  • Silo: namasitus.com/kategori/halaman

Pada perbandingan sederhana di atas, Anda bisa melihat bagaimana contoh Silo SEO menggunakan subfolder ‘kategori ‘untuk menampilkan ‘halaman’. Anda bisa mengatur jumlah dan nama kategori sesuai niche website dan tema konten. Coba pelajari contoh yang lebih spesifik berikut ini:

  • Tutorial SEO
    • contohseo.com/tutorial/dasar-seo
    • contohseo.com/tutorial/tools-seo
  • Loker SEO
    • contohseo.com/loker/seo-specialist
    • contohseo.com/loker/seo-writer
  • Jasa SEO
    • contohseo.com/service/keyword-research
    • contohseo.com/service/audit-website

Seperti itulah contoh subfolder kategori dalam siloing. Langkah Silo SEO selanjutnya adalah menambahkan internal link antar konten dalam satu kategori. Misalnya, konten ‘seo-specialist’ kita beri internal link ke konten ‘seo-writer’. Kalau Anda sudah paham apa itu Silo SEO, mari kita lanjutkan ke aspek manfaatnya.

4 Manfaat Silo SEO

Siloing terbukti mampu menjaga struktur konten, meningkatkan keuntungan, menaikkan peringkat, dan memuaskan pengguna. Berikut ini penjelasan rincinya:

1. Membantu Menentukan Topik Utama Website

Manfaat Silo SEO yang pertama adalah untuk menentukan topik (niche) utama website. Saat pertama kali membangun website, Anda mungkin sudah memikirkan topik yang akan menjadi fokus utama. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, tema konten Anda mungkin berkembang lebih lebar hingga keluar dari topik utama.

Dengan menerapkan siloing, Anda bisa menjaga batas pembahasan agar tetap berada dalam satu lingkup niche. Bahkan, jika Anda harus memperluas niche, Anda bisa melakukannya secara halus dengan menambahkan kategori, sehingga tidak mengacaukan struktur yang sudah ada.

2. Manajemen Konten Lebih Rapi

Manfaat Silo SEO yang kedua adalah untuk membantu manajemen konten. Content plan Anda mungkin sudah menyertakan topik, judul, keyword, hingga jadwal posting. Namun, dengan siloing, Anda bisa membuat content plan terpisah untuk setiap kategori. Siloing membuat content plan Anda lebih baik dengan 3 cara ini:

  • Membuat jadwal posting untuk setiap kategori konten.
  • Merencanakan struktur keyword pada setiap konten dari kategori yang sama.
  • Mengatur internal link antar konten sejak tahap content planning.

Dengan plan yang matang, Anda bisa memproduksi konten berkualitas dengan lebih terencana. Dari struktur per halaman hingga struktur website secara keseluruhan, semua akan tertata dengan baik.

3. Mempercepat Indexing Google

Manfaat Silo SEO yang ketiga adalah untuk memudahkan Google dalam melakukan indexing. Saat Anda mengunggah sebuah konten, Google mungkin memerlukan waktu untuk menemukan dan menaruh konten Anda ke dalam indeks. Siloing adalah salah satu trik untuk mempercepat proses ini.

Salah satu faktor kunci dalam siloing adalah internal link. Saat Google membaca suatu halaman pada website Anda, maka Google juga akan mengevaluasi setiap link yang Anda taruh di dalamnya. Dengan begitu, Anda bisa mengarahkan Google ke setiap halaman dan memastikan bahwa semuanya akan terindeks.

4. Menaikkan Peringkat di SERP

Manfaat Silo SEO yang keempat adalah untuk menaikkan peringkat website Anda di Search Engine Result Page (SERP). Anda bisa mendapatkan kenaikan peringkat melalui siloing karena 3 alasan berikut ini:

  • PageRank (PR) adalah indikator Google dalam menilai kualitas halaman. Sedangkan link juice adalah indikator kekuatan backlink. Dengan siloing, Anda bisa mengalirkan PR dan link juice ke semua halaman menggunakan internal link.
  • Internal link antar konten akan lebih kontekstual dan relevan.
  • Pengalaman pengguna akan lebih memuaskan karena navigasi menjadi lebih mudah.

Cara Menerapkan Silo SEO

Untuk menerapkan SEO Silo structure, Anda harus membuat rencana matang sejak website belum rilis. Siloing pada website yang sudah berumur bukanlah hal mustahil. Hanya saja, upaya Anda akan lebih berat karena harus mengevaluasi semua halaman dan konten. Berikut ini langkah-langkah siloing dari awal sampai akhir:

1. Tentukan Kategori Topik

Cara menerapkan Silo SEO yang pertama adalah dengan menentukan pembagian kategori. Sebelum Anda merilis website, bahkan sebelum Anda membuat content plan, pertama-tama Anda harus menentukan kategori apa saja yang akan Anda buat. Tahap ini sangat penting, karena akan berpengaruh pada langkah selanjutnya.

2. Buat Navigasi untuk Merefleksikan

Setelah menentukan SEO Silo structure, langkah selanjutnya adalah membuat navigasi sebagai pintu menuju setiap kategori. Anda bisa mengambil contoh dari portal berita yang menampilkan menu navigasi di bagian atas. Navigasi inilah yang akan menjadi jalan bagi pengguna untuk mengakses kategori konten tertentu.

Cara menerapkan Silo SEO yang ketiga adalah membangun internal link. Setiap konten Anda semestinya menyertakan link yang mengarah ke konten lain dalam kategori yang sama. Setidaknya ada 2 manfaat utama internal link, yaitu:

  • Memperjelas navigasi dan struktur website di sisi pengguna.
  • Seluruh halaman web terdistribusi dengan baik.

Mengenai internal link, ada perbedaan pendapat di kalangan praktisi. Ketika siloing klasik melarang konten kategori A untuk memberikan link pada konten kategori B, Ahrefs justru menentangnya. Ahrefs berpendapat bahwa jika topiknya memang relevan, internal link lintas kategori bukanlah masalah, bahkan dianjurkan.

4. Rutin Post Konten untuk Semua Kategori

Cara menerapkan Silo SEO yang terakhir adalah dengan post konten. Lanjutkan content plan Anda, namun dengan jadwal post yang merata untuk semua kategori. Tujuannya untuk memastikan bahwa setiap kategori mendapat jatah post yang ideal, sehingga niche tidak berat sebelah.

Setiap post konten baru, evaluasi lagi konten-konten sebelumnya untuk menemukan topik relevan yang bisa Anda beri internal link. Akan tetapi, Anda harus tetap mempertahankan struktur dan alur PR. Prioritas Anda adalah halaman utama, dilanjutkan dengan artikel pilar, lalu berakhir pada konten pendukung.

4 Tips Membangun Silo SEO yang Kuat

Agar strategi Silo SEO Anda berjalan optimal, ikuti 4 tips siloing berikut ini:

  • Gunakan struktur internal link piramida dengan halaman utama di puncak, konten pilar di tengah, dan konten pendukung di kaki.
  • Sebar internal link antar post yang relevan. Jangan memaksakan internal link, jika topiknya memang tidak berkaitan!
  • Tambahkan content hub alias ‘Artikel Terkait’ di setiap halaman.
  • Jangan taruh konten penting terlalu dalam. Jika Anda menggunakan Ahrefs, maka Anda bisa memeriksanya pada Site Audit – Structure Explorer. Konten yang penting idealnya memiliki depth kurang dari 5.

Sudah Siap Menerapkan Silo SEO?

Salah satu tahap terberat dalam siloing adalah membuat konten pilar. Karena artikel pilar adalah konten terpenting di setiap kategori, maka kualitas dan optimasinya harus maksimal. Untuk hasil terbaik, gunakan jasa artikel pilar dari Makinrajin yang menyertakan jaminan optimasi struktur Silo. Coba Silo SEO di Makinrajin sekarang!

Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development