Alexandromeo Lawrence Gunawan

Alexandromeo Lawrence is the CEO of Makinrajin and focuses on digital growth strategy, SEO, organic growth, and content strategy. He has worked on digital marketing projects across various industries and regularly shares insights on SEO, content, and digital growth.

Bagaimana Cara Melakukan Keyword Mapping dengan Tepat Sasaran?

5 min read

Bagaimana Cara Melakukan Keyword Mapping dengan Tepat Sasaran

Keyword mapping atau pemetaan kata kunci adalah salah satu praktik penting dalam optimasi SEO. Tujuan dari pemetaan keyword ini adalah untuk mencegah dua atau lebih halaman dengan intent serupa bersaing di SERP (Search Engine Result Page).

Oleh karena itu, keyword mapping sebaiknya dilakukan sebelum menyusun content planning atau mengoptimasi website yang sudah memiliki banyak halaman. Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Key Takeaways

  • Keyword mapping adalah pemetaan kata kunci ke laman berdasarkan topik dan maksud pencarian.
  • Manfaat pemetaan kata kunci meliputi meminimalkan potensi kanibalisasi kata kunci, menemukan konten gap, memperjelas internal linking, dan mempermudah evaluasi performa SEO website.
  • Evaluasi keyword mapping bisa dilakukan secara berkala melalui GSC dan analisis SERP guna menjaga relevansi konten.

Mengapa Keyword Mapping Penting?

Keyword mapping pada dasarnya adalah praktik memetakan kata kunci ke laman website yang paling relevan menurut topik dan maksud pencarian (search intent). Hasil pemetaan ini sendiri biasanya berupa spreadsheet yang memuat main keyword (kata kunci utama), variasi keyword pendukung, URL target, dan status optimasi setiap laman.

Sebagai praktisi SEO, praktik pemetaan kata kunci ini kami jalani sebagai pendekatan untuk bisa menghubungkan hasil riset kata kunci dengan rencana konten paling realistis. Dengan demikian, proses optimasi tidak sekadar mengejar volume pencarian, namun juga laman apa yang perlu dibuat, diperbarui, atau digabung.

Selain itu, keyword mapping sendiri sebenarnya menawarkan banyak manfaat dari sisi SEO website, antara lain:

  • Setiap URL akan memiliki topik utama dan search intent yang jelas.
  • Dua halaman tidak akan menargetkan intent yang sama, sehingga mengurangi risiko kanibalisasi kata kunci.
  • Menemukan keyword yang belum memiliki laman relevan dan berpotensi dikembangkan (content gap).
  • Membantu menghubungkan laman yang membahas topik terkait secara kontekstual, sehingga internal linking menjadi lebih terarah dan kuat.
  • Memberikan acuan jelas untuk menentukan laman yang memerlukan pemantauan dan optimalisasi.

Keyword Mapping dan Pengecekan Konten Lama

Dalam praktik pemetaan kata kunci, salah satu kesalahan fatal adalah tidak memeriksa keyword mana dengan intent serupa yang sudah tersedia di website sebelum produksi. Alhasil, keyword baru tersebut justru saling bersaing dengan laman dengan pembahasan serupa.

Kondisi ini bisa berpotensi tinggi memicu fenomena keyword cannibalization. Meski Google sendiri tidak otomatis menghukum website karena isu ini. Namun, kondisi tumpang tindihnya konten dengan search intent mirip bisa menyulitkan mesin pencari menentukan laman utama, terbaginya sinyal performa, dan sulitnya menjaga konsistensi user experience.

Oleh sebab itu, pengecekan kemungkinan adanya konten lama dengan intent serupa dengan keyword hasil riset terbaru sebelum produksi menjadi tahapan penting dalam keyword mapping.

Langkah Melakukan Keyword Mapping secara Maksimal

Melakukan keyword mapping pada dasarnya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Berdasarkan pengalaman menangani berbagai proyek SEO, penerapan yang salah bisa menyebabkan berbagai bencana SEO, mulai dari kanibalisasi kata kunci, penurunan CTR, hingga rendahnya tingkat konversi. Berikut langkah yang biasa diterapkan dalam memetakan kata kunci.

1. Mengelompokkan Kata Kunci (Intent Clustering)

Langkah pertama adalah melakukan pengelompokkan variasi kata kunci dengan maksud pencarian serupa dalam 1 cluster. Tahap ini akan menunjukkan apakah suatu kata kunci bisa di-cover dalam satu laman, atau harus dibagi ke laman berbeda.

Selama menangani proyek SEO sendiri, tidak jarang menemukan dua atau lebih keyword yang terlihat berbeda, tapi memiliki kebutuhan informasi (intent) yang sama.

Misalnya, pada kasus kata kunci “cara membuat backlink” dan “langkah membuat backlink”. Meskipun sedikit berbeda, kedua kata kunci ini sebenarnya memiliki search intent serupa atau kebutuhan informasi yang sama.

perbandingan hasil pencarian kata kunci berbeda dengan search intent serupa

Untuk menghindari potensi kanibalisme antar dua kata kunci dengan intent serupa, hal yang biasanya dilakukan adalah menganalisis SERP untuk setiap kata kunci melalui incognito. Selanjutnya, membandingkan 10 hasil organik teratas dari penelusuran tiap kata kunci tersebut.

  • Jika banyak URL yang sama muncul untuk kedua keyword, maka keduanya kemungkinan memiliki intent yang cukup dekat, sehingga pemetaannya bisa ke satu laman.
  • Jika hasilnya didominasi URL atau jenis laman berbeda, pertimbangkan memeriksa apakah kebutuhan pengguna memang berbeda. Jika iya, buat dua konten dengan fokus masing-masing.

2. Menyusun Spreadsheet Keyword Mapping

Setelah cluster terbentuk, langkah selanjutnya adalah memasukkannya ke spreadsheet untuk mempermudah pengelolaan dan memberikan akses kepada tim untuk meninjau atau memeriksa keputusan.

Format spreadsheet-nya sendiri bisa disesuaikan dengan ukuran website, namun beberapa kolom berikut sebaiknya tersedia:

KolomFungsi
Topik/clusterMengelompokkan kata kunci berdasarkan topik dan intent.
Keyword utamaMenentukan keyword utama yang menjadi fokus halaman.
Keyword sekunderMencatat variasi kata kunci dan sub topik yang relevan.
Search intentMenandai kebutuhan pengguna (informasional, komersial, transaksional, atau navigational)
Volume pencarianMemperkirakan permintaan pencarian, bukan sekadar menjamin trafik.
Keyword difficultyMenjadi salah satu pertimbangan untuk menentukan prioritas.
URL targetMenentukan laman yang akan dioptimalkan atau dibuat.
Status halamanMenandai apakah laman sudah ada, perlu diperbarui, atau belum dibuat.
Title dan H1Mencatat rencana judul SEO serta heading utama.
Internal linkMencatat laman terkait yang perlu dihubungkan.
Prioritas dan tanggal reviewMembantu mengatur pengerjaan serta jadwal evaluasi.

Selain kolom di atas, biasanya perlu juga menambahkan kolom catatan untuk menjelaskan alasan sebuah kata kunci digabung dengan cluster tersebut. Informasi ini berguna saat anggota tim SEO yang lain perlu melakukan peninjauan ulang.

Setelah spreadsheet terisi, tinggal mencocokkan setiap cluster dengan daftar URL yang sudah ada. Jika laman relevan tersedia, tandai sebagai to optimize. Jika belum ada laman yang memenuhi intent, tandai sebagai to create.

Jangan langsung membuat artikel baru sebelum memeriksa kemungkinan pembaruan konten lama yang sudah ada.

3. Mencegah, Mendeteksi, dan Mengatasi Kanibalisasi Keyword

Kanibalisasi kata kunci adalah salah satu isu SEO yang banyak terjadi pada website, khususnya yang berskala besar atau yang memiliki banyak laman. Cara paling efisien untuk mengatasi isu ini sebenarnya adalah dengan melakukan pencegahan di awal, saat tahap keyword mapping.

Di sini, hal yang biasanya dilakukan adalah memastikan setiap cluster memiliki URL target jelas. Jika ada keyword baru yang ternyata memiliki intent serupa dengan konten lama, pertimbangan utamanya adalah memperbaharui konten tersebut ketimbang membuat laman baru.

a. Cara Memeriksa Isu Kanibalisasi Kata Kunci

Untuk kasus website yang sudah memiliki banyak laman, kami memeriksa isu kanibalisasi ini melalui 2 pemeriksaan berikut:

  • Menggunakan Google Search Console (GSC) – Membuka laporan performance, memilih query yang ingin dianalisis, lalu memeriksa tab pages mana yang mendapatkan impresi dan klik dari query tersebut. Jika beberapa URL muncul untuk query yang sama, langkah berikutnya adalah mengecek apakah laman-laman tersebut memang saling tumpang tindih (saling bersaing).
identifikasi kanibalisasi kata kunci melalui analisis query di Google Search Console 
  • Menggunakan operator pencarian Google – Mencoba string pencarian “site:domainanda.com keyword utama” di penelusuran Google untuk menemukan laman yang relevan dengan kata kunci yang dianalisis. String ini akan menampilkan laman di website yang relevan dengan kata kunci yang di-input. Metode ini bisa sangat membantu pada proses audit SEO awal.
Identifikasi kanibalisasi kata kunci melalui perintah pencarian “site:domain.com [kata kunci”

b. Mengatasi Kanibalisasi Kata Kunci

Jika dalam audit website menemukan isu kanibalisasi kata kunci, ada dua praktik sederhana yang biasa dilakukan untuk menyelesaikannya, yaitu penggabungan laman dan membedakan fokus topik.

  • Menggabungkan laman dengan topik dan intent sama – Memindahkan informasi penting dari beberapa laman yang terindikasi isu kanibalisme ke laman yang lebih komprehensif. Selanjutnya, melakukan 301 redirect menuju laman utama sebagai sinyal konsolidasi URL ke tujuan baru.
  • Bedakan fokus laman jika keduanya tetap dibutuhkan – Mempertahankan masing-masing URL jika sudah menjawab kebutuhan yang berbeda. Tinggal memperjelas sudut pandang, subtopik, judul, dan isi agar pengguna mendapat manfaat berbeda dari tiap laman.

4. Optimasi On-Page 

Untuk aplikasi praktik keyword mapping yang optimal, optimasi komponen on-page juga menjadi hal yang kami lakukan. Dalam proses pemetaan kata kunci, biasanya akan ditemukan sejumlah masalah, antara lain:

  • Konten tidak relevan.
  • Permasalah teknis.
  • Internal linking yang sebenarnya bisa dimasukkan ke beberapa laman.
  • Isu kanibalisasi (beberapa laman yang menargetkan kata kunci atau query yang sama).

Oleh karena itu, saat sedang melakukan keyword mapping ini, kami memastikan semua isu di atas sudah diperbaiki.

5. Meninjau Ulang Keyword Mapping secara Berkala

Keyword mapping bukan dokumen sekali buat yang lalu dibiarkan tanpa pembaruan. Pasalnya, search intent bisa saja berubah dan kompetitor juga bisa menerbitkan konten baru yang lebih dalam pembahasannya. Oleh karena itu, evaluasi berkala juga bagian penting dalam pemetaan kata kunci.

Frekuensi evaluasi ini bisa disesuaikan dengan ukuran website, tingkat persaingan, dan seberapa cepat pertumbuhan topik. Sebagai titik awal, kami merekomendasikan evaluasi berkala setiap 3 bulan.

Dalam proses evaluasi tersebut, periksa beberapa indikator berikut:

  • Impresi dan klik, untuk melihat perubahan visibilitas dan jumlah kunjungan dari hasil pencarian.
  • Posisi rata-rata, untuk memantau perkembangan peringkat kata kunci prioritas, dengan mempertimbangkan bahwa angka ini merupakan rata-rata.
  • URL yang memperoleh trafik, untuk mengetahui laman yang muncul pada kueri target dan menilai apakah URL tersebut sesuai dengan pemetaan.
  • Perubahan SERP, untuk memastikan jenis laman dan kebutuhan pengguna masih sesuai dengan konten yang tersedia.
  • Status optimasi, untuk mengidentifikasi laman yang perlu Anda perbarui atau gabung.

Pemantauan performa pencarian dilakukan melalui GSC lalu hasilnya dibandingkan dengan pemetaan awal. Selain itu, setiap perubahan juga perlu didokumentasikan dalam spreadsheet, termasuk penggabungan URL, pengalihan keyword, pembaruan konten, dan pembuatan laman baru.

Ubah Hasil Riset Keyword Menjadi Strategi Konten yang Matang!

Singkatnya, keyword mapping pada dasarnya membantu mengubah hasil riset kata kunci menjadi strategi konten yang lebih matang dan terstruktur. Tahapannya bisa dimulai dengan mengelompokkan keyword berdasarkan intent, mencatat laman target, mencegah kanibalisasi, mengoptimalkan on-page dan internal linking, hingga melakukan peninjauan berkala.

Kuncinya bukan membuat satu konten untuk setiap keyword, namun memastikan setiap halaman memiliki fokus yang jelas dan memberikan jawaban paling relevan. Makinrajin menyediakan jasa riset kata kunci serta pembuatan content mapping yang tepat sasaran untuk membantu Anda memproduksi konten SEO yang berkualitas.

Alexandromeo Lawrence Gunawan

Alexandromeo Lawrence is the CEO of Makinrajin and focuses on digital growth strategy, SEO, organic growth, and content strategy. He has worked on digital marketing projects across various industries and regularly shares insights on SEO, content, and digital growth.

Hai!

Silakan pilih salah satu dari agent kami

Customer Service Makinrajin Admin
6288215431609
Silakan hubungi kami kapanpun Anda mau
Hai! Ada yang bisa saya bantu?
×
Butuh bantuan?