Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development

Definisi dan Kegunaan Gambar Vektor dalam Bidang IT

3 min read

Definisi dan Kegunaan Gambar Vektor dalam Bidang IT

Gambar-gambar digital di Internet tersedia dalam banyak jenis format yang memiliki keunggulannya tersendiri. Gambar vektor adalah salah satu contoh dari gambar digital tersebut. Supaya Anda lebih tahu mengenai pengertian, kelebihan dan kelemahan jenis gambar ini, ayo simak penjelasan berikut ini!

Apa Itu Gambar Vektor?

Pengertian desain grafis vektor paling sederhana, yaitu sebuah gambar digital yang terdiri atas garis dan titik. Sementara itu, definisi yang lebih lengkap ialah susunan grafik yang melibatkan rumus matematika rumit untuk menggabungkan titik dan garis sehingga menjadi gambar.

Komponen dasar yang selalu ada dalam gambar vektor adalah poligon (polygon) dan atribut. Poligon ini ialah kumpulan titik, garis, dan alur yang dapat seorang desainer grafis olah menjadi sebuah gambar. Sedangkan atribut mencakup warna, bayangan, ketebalan, dan tekstur pada gambar.

Dalam beberapa cabang ilmu komputasi, istilah vektor sering dihubungkan dengan sebuah pointer atau penunjuk yang hanya punya satu dimensi saja. Pointer inilah yang nantinya akan menghubungkan setiap titik dan garis menurut perhitungan mamematis di komputer itu.

Ada bermacam-macam aplikasi vektor yang bisa Anda unduh dari internet untuk membuat desain vektor di komputer. Contoh aplikasi desain grafis berbasis vektor itu ialah sebagai berikut:

  • CorelDraw
  • Adobe Illustration
  • Canvas 8
  • Gravit Designer
  • Zoner Canvas
  • Affinity Designer
  • Inkscape
  • SVG-edit
  • Adobe Capture

Kelebihan Gambar Vektor

Desain vektor yang berbasis pada kalkulasi matematika yang penuh akan garis dan gambar memberikan jenis gambar ini beragam keunggulan. Ingin tahu seperti apa kelebihan-kelebihan utama dari desain grafis ini? Berikut adalah kelebihan gambar vektor yang perlu Anda ketahui:

1. Kualitas File yang Fleksibel

Biasanya kualitas suatu gambar digital tergantung dari resolusi yang terdapat pada gambar tersebut. Untungnya, desain vektor tidak mengandalkan komponen pixel dalam pembuatannya. Oleh sebab itu, Anda bisa memperbesar atau memperkecil gambar tanpa takut gambarnya menjadi pecah.

2. Cara Pembuatannya Mudah

Karena Anda tidak perlu repot dengan jumlah pixel dalam urusan pembuatan desain vektor, Anda bisa membuatnya dengan lebih leluasa. Belum lagi ada sejumlah aplikasi pembuatan desain grafis vektor yang cukup bersahabat dengan para desainer pemula. Sehingga bisa menghemat waktu. 

3. Ukurannya Tergolong Kecil

Ingatlah bahwa desain vektor tidak lebih daripada sekumpulan garis dan titik yang terhubung satu sama lain melalui rumus matematika di komputer. Hal tersebut membuat karya grafis dengan jenis vektor mempunyai ukuran file yang lumayan kecil dan tidak membebani daya memori komputer.

4. Dapat Anda Edit Sesuka Hati

Inilah keuntungan paling utama dari karya grafis vektor adalah komponen gambar yang dapat Anda edit tanpa merusak keseluruhan isi gambar. Itu karena objek-objek dalam gambar itu tersusun secara individu, bukan menyatu secara solid seperti pada gambar jenis bitmap.

Kekurangan Gambar Vektor

Sayangnya, dibalik semua kelebihan di atas, ternyata desain grafis vektor menyimpan beberapa kelemahan yang dapat merugikannya. Memangnya apa saja hal-hal yang merugikan desain vektor di mata pesaingnya? Contoh-contoh kekurangan desain grafis ini ialah sebagai berikut:

1. Warna yang Kurang Pas

Pilihan warna dan gradasi warna yang kurang pada desain vektor adalah kelemahan jenis karya grafis ini yang pertama. Terkadang warna pada karya vektor tersebut akan tampak lebih cerah atau lebih gelap ketimbang objek yang asli dan bisa menurunkan kualitas gambar.

2. Efek Gambar Kurang Memuaskan

Kekurangan berikutnya dari gambar vektor adalah minimnya dukungan efek khusus seperti siluet, garis tebal dan tipis, serta gradasi warna. Hal tersebut dapat berakibat pada tampilan desain grafis yang terlihat seperti kartun, sehingga memberi kesan yang kurang memuaskan.

3. Gambar Tidak Tampak Nyata

Jenis gambar yang lebih cocok untuk desain grafis vektor adalah sketsa, ilustrasi, dan karya abstrak yang tak berfokus kepada realisme. Sementara itu, gambar-gambar yang bersifat realistis dan mirip fotografi akan sulit untuk terwujud. Karena gradasi warna dan efek gambar yang sulit terwujud.

4. Tidak Cocok untuk Media yang Kompleks

Anda perlu ingat bahwa setiap atribut dan objek pada desain vektor memiliki sifat terpisah, karena komponen pembentuknya bukan pixel. Meskipun ini memudahkan Anda dalam mengeditnya, hal ini akan sulit membentuk gambar yang meyakinkan pada media yang lebih kompleks semisal foto digital.

Contoh Gambar Vektor

Apakah Anda orang yang sering berselancar di internet? Jika ya, Anda tentunya suka mencari-cari berbagai macam gambar. Namun, beberapa di antara Anda mungkin masih ada yang belum tahu contoh gambar vektor. Karena itu, perhatikanlah bagian ini supaya Anda tahu contoh desainnya:

1. Gambar dengan Gradasi Warna

gambar vektor adalah
qrichy-artstation.com

2. Gambar dengan Efek Bayangan

Kumparan

3. Gambar dengan Efek Tebal-Tipis

gambar vektor adalah
Pixabay

Perbedaan Vektor dan Bitmap

Salah satu pesaing utama gambar vektor adalah desain grafis bernama bitmap yang komponen utamanya adalah pixel. Ada sekurang-kurangnya tiga perbedaan vektor dan bitmap yang paling utama. Oleh karena itu, silakan baca bagian di bawah ini supaya Anda lebih paham:

1. Komponen Dasar

gambar vektor adalah
mediawarna.com

Desain grafis vektor terdiri atas garis dan titik kurva yang membutuhkan kalkulasi komputer untuk menyatukan mereka. Sedangkan gambar bitmap, terdiri atas kumpulan pixel yang tampak seperti kotak-kotak kecil

2. Ukuran File

Designlogodesign.com

Perbedaan kedua pada gambar vektor adalah ukuran file yang kecil dan hemat ruang penyimpanan. Sedangkan gambar bitmap membutuhkan ruang penyimpanan yang besar, sehingga kurang efisien.

3. Kualitas Desain

gambar vektor adalah
Wattpad

Karya vektor tidak memakai pixel, jadi gambar ini dapat Anda besarkan dan kecilkan tanpa merusak kualitas gambarnya. Di lain pihak, bitmap sangat tergantung pada pixel. Sehingga gambar bisa menjadi pecah apabila Anda besarkan ukurannya.

Sudah Tahu Pengertian Gambar Vektor?

Nah, itulah pembahasan sederhana mengenai karya grafis dengan tipe vektor. Dari sekian banyak gambar digital yang ada di internet, gambar vektor adalah salah satu jenis yang tergolong mudah Anda gunakan. Apakah Anda tertarik untuk membuat atau menggunakan jenis gambar ini?

Alexandromeo I'm an experienced SEO Specialist who can grow a website through organic channel. I'm also passionate about digital marketing and web development