Wordpress atau Blogspot

WordPress atau Blogspot? Inilah Perbandingannya Dalam 7 Aspek

Anda berniat membuat blog dan masih bingung memilih antara WordPress atau Blogspot sebagai platform blog yang akan digunakan? Jangan khawatir, kebingungan dan dilema semacam ini wajar adanya. Bahkan, dalam beberapa tahun ke depan perdebatan ini akan terus berlanjut. Sebelum membedah apa bedanya WordPress dengan Blogspot, Anda perlu tahu bahwa WordPress pun memiliki 2 versi berbeda.

Sebenarnya, akhir dari perbandingan antara WordPress dengan Blogspot adalah keputusan Anda. Tidak ada yang lebih baik antara 1 dari keduanya. Yang ada adalah yang cocok untuk kepentingan dan kemampuan Anda. Memilih mana yang terbaik adalah sebuah kekeliruan. Memilih mana yang pas dan tepat adalah buah dari dilema dan perdebatan memilih antara Blogspot atau WordPress.

WordPress.com vs WordPress.org vs Blogspot

WordPress.com, WordPress.org, dan Blogspot adalah tiga platform blog yang paling populer. Selain ketiganya ada platform blog lain, contohnya Squarespace, Wix, dan Joomla. Anda bisa membaca artikel tentang perbedaan WordPress.com dan WordPress.org supaya lebih tahu bedanya.

Meskipun banyak platform baru, ketiganya tetap berada di urutan teratas dari daftar platform yang banyak dicari orang.  Itulah kenapa perbandingan antara ketiga platform tersebut selalu dibahas dan diproduksi setiap tahun (sampai ada platform baru).

Baca : Perbandingan CMS Terbaik Dalam Membuat Website

Cara paling mudah untuk membandingkan ketiga platform adalah dengan mengelompokkan menjadi beberapa aspek. Nantinya, Anda bisa melihat keunggulan dan kekurangan masing-masing platform dari aspek-aspek tertentu.

Ada 7 aspek yang akan digunakan dalam perbandingan ketiga platform tersebut. Ke-7 aspek tersebut adalah hosting dan domain, tingkat kustomisasi, pembaharuan software, ekstensi, tingkat kesulitan awal, biaya, dan kepemilikan. Mudah-mudahan ke-7 aspek ini bisa memberikan gambaran jelas mengenai mana platform yang tepat untuk Anda. Anda dijamin tidak akan bingung lagi setelah menyimak pembahasan ini.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut dari ke-7 aspek tersebut.

  1. Hosting dan Domain

Kedua aspek dasar ini adalah hal yang perlu Anda kamu perhatikan pertama kali. Domain adalah alamat blog Anda (alamat IP atau www). Sementara hosting adalah tempat dimana data pada blog Anda disimpan. Domain dapat diibaratkan dengan alamat rumah. Sementara hosting dapat diibaratkan dengan rumahnya (fisik). Berikut adalah perbandingan antara ketiganya dari aspek hosting dan domain.

  • WordPress.com

Domain dari WordPress.com ini sudah default dan tidak dapat diganggu gugat lagi. Artinya, apapun blognya, alamat akhirnya tetap nama.wordpress.com, jika Anda menggunakan WordPress.com paket gratis. Untuk urusan hosting, Anda juga sama sekali tidak memiliki kebebasan untuk menentukan.

Blog akan disimpan di WordPress dengan pengaturan yang sudah ditentukan oleh pihak WordPress. Kapasitas data yang disediakan gratis (tidak besar) dengan opsi upgrade tersedia.

  • WordPress.org

Anda memiliki kebebasan penuh untuk menentukan domain alamat blog. Akhirannya pun bisa beragam, tidak perlu selalu .com. Jika Anda memilih WordPress.org, maka hosting untuk platform ini bisa Anda cari sendiri. Anda bisa menggunakan hosting diluar WordPress.

Kapasitas penyimpanan datanya “tidak pasrah”. Artinya, Anda bisa bebas memilih ruang penyimpanan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Jika Anda kebingungan dalam memilih web hosting, saya ada rekomendasi web hosting terbaik di Indonesia yang bisa Anda coba.

  • Blogspot

Dalam urusan hosting dan domain, Blogspot tidak jauh berbeda dengan WordPress.com. Tidak ada kebebasan dalam hal domain dan hosting. Anda akan menggunakan alamat berakhiran nama.blogspot.com. Hal yang sama juga berlaku untuk hosting dimana blog yang Anda buat akan disimpan di Google. Hal ini tidak bisa ditawar lagi. Tersedia ruang penyimpanan gratis sebesar 15 GB yang bisa Anda manfaatkan.

perbedaan wordpress dan blogspot dari sisi hosting dan domain

  1. Tingkat Kustomisasi

Aspek selanjutnya dalam perbandingan Blogger dan WordPress adalah tingkat kustomisasi. Aspek ini membahas seberapa bebas dan seberapa luas kustomisasi yang bisa Anda lakukan pada blog yang Anda buat. Hal-hal yang akan dibahas pada aspek ini adalah theme, dashboard, dan kustomisasi lainnya. Berikut adalah perbandingan antara ketiga platform tersebut dilihat dari aspek tingkat kustomisasi.

  • WordPress.com

Pada umumnya, tingkat kustomisasi yang bisa Anda lakukan ada di tingkat menengah. Anda bisa melakukan kustomisasi pada beberapa hal, termasuk file CS5. Namun, Anda tidak bisa melakukan perubahan pada theme. Anda hanya bisa memilih theme yang disediakan oleh WordPress. Kalaupun Anda berniat melakukan kustomisasi, Anda hanya memiliki sedikit kebebasan untuk melakukan beberapa modifikasi dasar saja.

  • WordPress.org

Pada WordPress.org, Anda dapat melakukan kustom theme dengan lebih leluasa. Anda bisa mengubah sebuah blog dari yang sederhana menjadi sebuah blog yang kompleks dengan desain yang rumit. Blog yang Anda buat dijamin tidak akan terlihat seperti blog biasa. Modifikasi dan kustomisasi bisa dilakukan pada banyak aspek, dari mulai theme hingga script. Dalam hal ini WordPress.org dirasa unggul jauh dari kedua kompetitornya.

  • Blogspot

Dibandingkan dengan kedua kompetitornya, Blogspot berada di tengah-tengah. Blogspot tidak kaku dan menyediakan kustomisasi yang cukup beragam. Namun, tingkat kustomisasinya ada di bawah WordPress.org dan di atas WordPress.com. Jika Anda mencari yang moderat alias yang sedang-sedang saja dalam hal kebebasan kustomisasi, Blogspot adalah pilihan terbaik.

beda wordpress dan blogspot

  1. Pembaharuan Software

Aspek ketiga dalam perdebatan memilih WordPress atau Blogspot ini adalah pembaharuan software. Aspek ini membahas sejauh mana pembaharuan pada software dapat dilakukan. Bedanya WordPress dan Blogspot dalam hal ini biasanya berkisar apakah update bisa dilakukan secara manual atau otomatis. Berikut adalah perbandingan antara ketiga platform tersebut dilihat dari aspek pembaharuan software.

  • WordPress.com

Pembaharuan pada WordPress.com dilakukan secara otomatis. Pembaharuan otomatis tersebut berlaku pada software. Bagaimana dengan plugin yang digunakan? Sayangnya, kebijakan pembaharuan otomatis tersebut tidak berlaku pada plugin. Anda tidak bisa menggunakan plugin jika Anda memilih WordPress.com.

  • WordPress.org

Jika Anda memilih WordPress.org sebagai platform blog, maka update yang dilakukan bisa dilakukan secara manual ataupun secara otomatis. Jika Anda memilih untuk update manual, maka pihak software akan memberikan pemberitahuan yang menyatakan bahwa ada update baru pada software, theme, dan plugin. Notifikasi ini muncul pada dashboard. Setelah itu, Anda bisa melakukan update pada software dan plugin yang memang harus diupdate atau Anda pikir urgen untuk diperbaharui.

  • Blogspot

Blogspot maupun WordPress (.com) sama dalam hal ini. Anda tidak perlu repot untuk melakukan update secara manual. Software dan plugin yang Anda gunakan akan secara otomatis diperbaharui. Update yang muncul tersebut akan disertai notifikasi apa saja yang berubah dan fitur apa saja yang disertakan. Anda bisa melihat info ini di dashboard.

  1. Ekstensi (Plugin, Widget, dan Gadget)

Ekstensi dalam hal ini plugin bisa menjadi pembeda yang signifikan jika Anda bisa memilih jenis yang tepat. Jika Anda pengguna WordPress, maka pasti tidak asing dengan yang namanya Widget. Tapi, jika Anda pengguna setia Blogspot, maka pasti sering mendengar fitur Gadget.

  • WordPress.com

Widget dengan Javascript tidak bisa digunakan pada platform ini. Sementara untuk kuantitas dari Widget-nya itu sendiri banyak dan beragam. Namun, WordPress.com tidak bisa menggunakan plugin pada kondisi normal. Jika Anda ingin menggunakan plugin, maka Anda dapat upgrade ke level bisnis ataupun beralih menggunakan WordPress.org. Anda bisa belajar WordPress.org di artikel tersebut.

  • WordPress.org

Platform ini memang sangat memanjakan penggunanya. Ada banyak plugin yang bisa Anda gunakan. Anda bisa dengan bebasnya memilih plugin maupun theme ketika menggunakan WordPress.org. Hal yang sama bisa Anda rasakan di Widget. Terdapat banyak Widget yang bisa Anda tambahkan untuk membuat website menjadi lebih menarik dan kompleks.

  • Blogspot

Blogspot sama sekali tidak memperbolehkan Anda untuk memasang plugin. Untungnya, dibandingkan dengan WordPress.com, Blogspot menyediakan penambahan Gadget dengan CSS code dan Javascript. Adapun Gadget yang bisa Anda gunakan di Blogspot beragam dan bervariasi. Sekilas, setara dengan WordPress.com, tetapi masih kalah dengan WordPress.org.

  1. Kemudahan

Aspek ini akan membahas seberapa sulit untuk mengembangkan blog melalui salah satu dari ketiga platform tersebut. Sulit mana WordPress atau Blogspot? Itulah kurang lebih pertanyaan yang mendasari pembahasan aspek ini. Meskipun pada akhirnya, kemampuan dan pengalaman berpengaruh, tidak semua orang bisa mencapai puncak keahlian dengan mudah. Tetap diperlukan proses yang harus dipertimbangkan dengan baik.

  • WordPress.com

Proses awal Anda memulai membuat blog dengan WordPress.com relatif mudah. Yang perlu Anda lakukan adalah membuat akun terlebih dahulu. Anda diberikan kebebasan memiliki blog dalam jumlah banyak dengan akun yang sama. Secara umum, Anda bisa langsung membuat blog tanpa harus memahami teknik-teknik yang rumit. Anda bisa membaca cara membuat blog dengan WordPress dan Blogspot.

  • WordPress.org

Membuat blog melalui WordPress.org memang tidak mudah, tetapi bukan berarti sulit juga. Anda perlu memiliki hosting dan domain terlebih dahulu baru nanti harus menginsyal program WordPress-nya. Proses awal membuat blog melalui WordPress.org memang tidak mudah. Seiring berjalannya waktu, kemampuan Anda tentu akan meningkat. Namun, Anda tidak usah khawatir. Semua itu Anda pelajari pada panduan belajar WordPress.

Jika Anda sering mendengar kabar bahwa WordPress.org susah dibuka dan sering error, itu karena mereka mengotak-atik kode PHP yang tidak mereka pahami dan berakibat rusak. Tapi, jika Anda tidak menyentuh kode PHP, maka bisa dipastikan website akan baik-baik saja.

  • Blogspot

Tidak jauh berbeda dengan membuat blog melalui WordPress.com. Prosedurnya mudah dan cepat. Yang perlu Anda lakukan adalah membuat akun. Sama seperti WordPress.com, Anda juga bisa membuat banyak blog dengan akun yang sama. Blog yang Anda buat akan blank di awal. Pada umumnya, Anda sama sekali tidak membutuhkan kemampuan khusus untuk membuat blog melalui Blogspot.

ketiga platform sangat mudah penggunaannya

  1. Biaya

Aspek ini mustahil terlewat atau terabaiakan dalam dilema WordPress atau Blogspot. Aspek biaya ini tidak hanya perlu dipikirkan dari biaya awal saja. Anda perlu memikirkan aspek ini dalam paradigma investasi. Tidak semua yang berbayar itu unggul. Begitu juga tidak semua yang gratis itu buruk. Pada akhirnya, Anda lah yang akan menentukan mana yang terbaik. Berikut adalah perbandingan ketiganya dari aspek biaya.

  • WordPress.com

Membuat blog melalui WordPress.com 100% gratis. Tidak ada biaya sepeserpun yang akan Anda keluarkan untuk membangun blog dari nol sampai menjadi blog yang utuh. Anda tidak perlu membayar hosting dan domain. Ada opsi pembayaran yang bisa Anda pilih. Opsi tersebut adalah menggunakan TLD untuk membeli domain. Harganya cukup bervariasi bergantung jenis domain yang Anda pilih.

  • WordPress.org

Setelah Anda menyimak mengenai bagaimana membuat blog dengan WordPress.org membutuhkan domain dan hosting sendiri, Anda pasti menyadari ada rupiah yang harus dikeluarkan. Anda jelas harus mengeluarkan uang untuk domain dan hosting. Harganya bervariasi bergantung jenis dan kapasitas yang Anda pilih. Bagaimana dengan program WordPress-nya. Untungnya, program tersebut gratis. Namun, saya ada tips memilih web hosting supaya Anda mendapatkan web hosting berkualitas dengan harga terjangkau.

  • Blogspot

Status Blogspot sama dengan WordPress.com sama dalam hal ini. Anda tidak akan mengeluarkan biaya sepeserpun untuk bisa membuat blog dari awal hingga akhir dengan Blogspot. Tidak ada biaya domain dan hosting. Keduanya sudah disediakan oleh pihak Google secara cuma-cuma. Opsi TLD untuk domain berbayar tersedia. Harganya cukup bervariasi bergantung jenis dari domainnya.

perbandingan wordpress dan blogspot

  1. Kepemilikan

Pertanyaan mengenai aspek ini pasti pernah terlintas di pikiran Anda. Sebenarnya, blog ini miliki siapa? Apakah sebagai pengembang dan pembuat, Saya memiliki kontrol penuh atas apa yang dipublikasikan? Apa saja hal-hal yang diperbolehkan dan tidak? Sampai kapankah blog ini bisa eksis? Adakah batasan yang tidak boleh dilewati? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan segera Anda temukan jawabannya di sini.

  • WordPress.com

Jika menggunakan WordPress.com, Anda tidak memiliki web hosting dan domain sendiri. Anda selamanya terikat dengan peraturan yang dibuat oleh pihak WordPress. Jika Anda melanggar aturan dari pemilik WordPress, dapat berakibat blog Anda dihapus.

Anda tidak memiliki kebebasan dalam hal pembaharuan software. Eksistensi blog Anda bergantung pada WordPress. Jika WordPress tutup, maka blog Anda juga tutup.

  • WordPress.org

Anda menggunakan jasa domain dan hosting sendiri. Itu artinya, Anda terikat dengan peraturan yang berlaku pada perusahaan penyedia kedua jasa tersebut. Tidak membayar hosting bisa berarti riwayat blog Anda tamat. Anda memiliki kebebasan untuk mengupdate, apa saja yang diupdate, dan kapan mengupdate-nya. Jika WordPress wafat, blog Anda tidak ikut wafat. Selama domain dan hosting hidup, maka blog Anda juga akan hidup.

  • Blogspot

Deskripsi Blogspot tidak jauh berbeda dengan WordPress dalam aspek kepemilikan. Karena menggunakan domain dan hosting dari Google maka aturan yang Anda patuhi juga merupakan aturan dari sana. Pelanggaran aturan dapat berakibat blog tutup. Update dilakukan secara otomatis tanpa pandang bulu. Jika Google menghentikan layanannya maka blog Anda juga akan ikut berhenti.

wordpress.org milik sendiri

Jadi Pilih yang Mana, WordPress atau Blogspot?

Bagaimana menurut Anda, bagusan Blogger atau WordPress? Dari aspek-aspek yang sudah dibahas tersebut, Anda tentu sudah memiliki gambaran keunggulan dan kekurangan dari masing-masing platform. Visi Anda sangat berpengaruh di sini. Jika memang ingin membuat blog untuk pertama kali dan ingin coba-coba, WordPress.com dan Blogspot adalah pilihan yang baik. Keduanya adalah pilihan yang mudah dan murah.

Sementara jika Anda ingin memiliki website untuk bisnis, langsung saja pilih WordPress.org supaya lebih profesional. Biaya yang dikeluarkan tidak seberapa dibandingkan dengan manfaat yang Anda dapatkan jika menggunakan WordPress.org.

Hal tersebut mengindikasikan jika memang platform WordPress.org adalah pilihan yang tepat untuk pengembang blog yang sudah berpengalaman ataupun untuk Anda yang ingin berbisnis. Sekalipun Anda minim pengalaman, menggunakan WordPress.org sangatlah mudah.

Yang terbaik adalah platform yang Anda pikir terbaik untuk bisnis dan visi Anda. Anda bisa baca panduan tentang belajar WordPress jika ingin memperdalam WordPress.org.

Konsep Dasar dan Cara Kerja SEO (Panduan Sebelumnya)

Panduan Belajar SEO (Daftar Isi)

Cara Membuat Blog yang Sukses (Panduan Selanjutnya)

Anda ingin memiliki web hosting dengan kualitas server tercepat di Indonesia ? Klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *