Apa itu Laravel? Pengertian, Kelebihan, dan Fiturnya

5 min read

Laravel Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Fiturnya

Mengembangkan website akan lebih mudah dan cepat jika menggunakan tool yang tepat, sehingga tidak perlu melakukan coding keseluruhan secara manual. Tool yang tepat untuk membuat website salah satunya yaitu framework Laravel. 

Oleh karena itu, mengetahui tentang Laravel adalah kewajiban bagi pengembang website karena menjadi salah satu framework yang baik karena bisa memenuhi kebutuhan aplikasi web.

Tidak hanya itu, framework ini juga berhasil menjadi framework yang terbukti bisa menyederhanakan proses pengembangan website tanpa mengurangi performanya. Nah! Untuk lebih memahami tentang Laravel, artikel ini akan menjelaskan secara lengkap apa itu Laravel, kelebihan fitur-fiturnya, serta apa saja yang harus Anda persiapkan sebelum menggunakan Laravel.

Apa itu Laravel?

Bahasa pemrograman PHP merupakan salah satu bahasa yang sudah populer untuk mengembangkan aplikasi website bagi para developer. PHP memiliki satu-satunya framework yang bekerja paling maksimal yaitu Laravel, sehingga menyebabkan kinerja lebih cepat, aman, powerful, dan simpel.

Laravel adalah framework yang ada sejak tahun 2011 dan mengalami perkembangan secara konsisten. Tahun 2015, menjadi framework yang paling banyak mendapatkan bintang dari Github dan semakin populer hingga sekarang, termasuk di Indonesia. 

Framework ini fokus pada bagian kejelasan dan kesederhanaan atau end-user, baik secara tampilan, penulisan, maupun hasil fungsionalitas website yang bisa bekerja sesuai harapan. Hal ini yang membuat para developer hingga perusahaan besar masih menggunakan framework ini untuk membangun proyeknya, mulai dari proyek kecil hingga besar.

Website yang Anda bangun menggunakan Laravel pasti akan menjadi lebih ekspresif, elegan dan menyenangkan. Selain itu, terdapat fitur unggulan Laravel seperti Template Engine, Modularity, dan Routing yang memudahkan proses pengembangan aplikasi website Anda.

Kelebihan Laravel

Sebelum memutuskan untuk menggunakan Laravel dalam pengembangan website, Anda perlu mengetahui apa saja kelebihannya. Berikut ini beberapa kelebihannya.

1. Template Layout Ringan

Kelebihan framework Laravel adalah adanya template layout dan fitur untuk menambahkan template yang tergolong ringan. Terdapat berbagai macam layout yang bisa Anda tambahkan seperti CSS, teks dengan struktur kode lengkap, dan gambar. Sehingga Anda bisa melakukan pengembangan website dengan memanfaatkan layout agar lebih powerful.

Baca Juga:  WordPress untuk Perusahaan: Mengapa Harus WordPress?

Adanya fitur template layout berperan penting dalam aplikasi. Oleh sebab itu, Laravel adalah pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan proses pembuatan aplikasi dengan berbagai layout.

2. Banyak Library Object Oriented

Framework ini memiliki banyak library Object Oriented, termasuk berbagai library yang tidak ada pada framework PHP lainnya. Otentikasi adalah salah satu library penting dan canggih yang ada pada Laravel. Selain itu terdapat fitur Bcrypt hashing yang menjadi fitur tercanggih untuk proses otentikasi.

3. Mendukung Framework MVC

MVC (Model-View-Controller) merupakan framework yang menjadi pemisah antara logika dan tampilan pada aplikasi. Framework ini sangat mendukung MVC untuk menangani sebagian besar aplikasi. Adanya MVC menambah performa website, dokumentasi lengkap, dan aplikasi tambahan lain yang terintegrasi dengan MVC.

4. Tersedia Tool Artisan

Terkadang dalam membangun aplikasi, sebagai developer pengguna Laravel, Anda membutuhkan interaksi dengan framework lain melalui command line. Hal itu berfungsi untuk menangani environment pada proyek Laravel. Oleh karena itu, kelebihan Laravel adalah dengan menyediakan tool artisan yang berguna untuk tugas repetisi dan memproses pemrograman secara lebih kompleks.

Manfaat tool artisan yaitu memudahkan developer dalam membuat dan melakukan migrasi untuk pengelolaan struktur database.

5. Pembagian Modul Secara Independen

Dalam satu aplikasi yang menggunakan Laravel bisa terdapat lebih dari 20 modul library yang setiap modulnya menjadi beberapa modul individu dan bersifat independen. Modul ini berguna untuk menjaga fungsi-fungsi penting dari aplikasi, sehingga hasilnya lebih informatif, modular, serta responsif.

6. Pengecekan Menggunakan Unit Testing

Kelebihan lain dari framework Laravel adalah adanya konsep unit testing. Konsep ini berfungsi untuk memastikan perubahan baru saat ada jumlah pengetesan aplikasi dalam jumlah yang banyak. Sehingga Anda tidak perlu merusak fungsi lain dari aplikasi yang tidak mengalami perubahan. Hal itu membuat aplikasi lebih responsif.

7. Laravel Add-On Package

Laravel add on package mempunyai salah satu kelebihan yaitu mengizinkan Anda menambahkan berbagai fitur baru. Fitur yang Anda tambahkan biasanya berfungsi sebagai aplikasi hosting seperti migration, views, routing, test, dan beberapa fitur lain yang tidak kalah penting. 

Keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan package yaitu prinsip Don’t Repeat Yourself (DRY). Fitur packages ini membuat aplikasi website menjadi lebih cepat, aman, dan meningkat performanya. 

Fitur Unggulan Laravel

Laravel memiliki banyak fitur unggulan yang harus Anda ketahui yaitu sebagai berikut :

1. Composer

Composer adalah tool yang memiliki dependencies dan library. Dependencies merupakan file berformat JSON yang berada dalam folder utama aplikasi website. Hal inilah yang menyebabkan composer populer dengan sebutan dependencies management.  Namun, tahukah Anda, apa itu dependencies management?

Untuk lebih memahaminya, misalnya terdapat sebuah website milik Anda yang membutuhkan library seperti Google reCaptcha yang berfungsi untuk validasi dan proteksi. Tentu saja untuk menggunakan Google reCaptcha membutuhkan beberapa library yang tidak bisa Anda install satu per satu.

Baca Juga:  Cara Menampilkan Gambar di HTML Dengan Tag img Beserta Atributnya

Oleh karena itu, fitur composer ini sangat membantu untuk melakukan instalasi seluruh library dari Google reCaptcha. Setelah Anda menginstall library Google reCaptcha, maka library lain juga akan terinstall secara otomatis. Cara menggunakan fitur ini cukup mudah, yaitu hanya dengan perintah “$ composer update” dan tunggu hingga semua library terinstall otomatis.

Baca Juga: Laravel vs CodeIgniter, Mana Framework yang Terbaik?

2. Artisan

Artisan adalah command line interface milik Laravel yang terdiri dari sekumpulan perintah untuk membantu proses pembangunan aplikasi website. Fitur ini merupakan hasil gabungan dari framework Symphony yang menghasilkan fitur add-on untuk menambahkan berbagai macam fitur lain ke framework ini.

3. Blade Template Engine

Kelebihan lain Laravel adalah adanya blade sebagai template engine yang berfungsi mendesain tampilan layout agar lebih unik. Selain itu, hasil desain layout menggunakan fitur ini juga lebih konsisten strukturnya, sehingga dapat digunakan pada tampilan lain selama proses pengembangan.

Kelebihan template engine blade yaitu tidak ada batasan untuk developer dalam menggunakan kode PHP. Kemudian desain tampilan dari blade juga tetap tersimpan pada cache hingga Anda melakukan modifikasi.

4. Routing

Setiap request pada website yang menggunakan Laravel dipetakan dengan rute. Cara kerja fitur routing adalah dengan memetakan rute request menuju kontroler, sehingga memudahkan proses pengembangan website sekaligus meningkatkan performa. Terdapat tiga kategori routing Laravel yaitu basic routing, route parameters, named routes.

5. Modularity

Framework ini memiliki banyak kumpulan modul dan library yang dapat membantu meningkatkan fungsionalitas website serta memudahkan proses update.

6. Testability

Framework Laravel mendukung pengujian yang cukup lengkap melalui PHPUnit dan file phpunit.xml sesuai dengan aplikasi website Anda. Metode pembantu dari framework ini memungkinkan Anda lebih ekspresif saat melakukan pengujian pada website.

7. Query Builder dan ORM

Database query builder pada Laravel menyediakan tampilan antarmuka yang nyaman dan lancar untuk menjalankan proses query. Fitur ini sangat berguna untuk menjalankan berbagai operasi pada struktur database website Anda.

8. Authentication

Otentikasi menggunakan Laravel sangat sederhana karena seluruh proses konfigurasi berjalan otomatis, sehingga tidak perlu melakukan secara manual. File konfigurasi berada pada folder config/auth.php. File ini mempunyai beberapa opsi otentikasi beserta dokumentasinya secara lengkap yang sesuai kebutuhan sistem pada website Anda.

9. Schema Builder

Laravel menyediakan jenis database agnostic yang berfungsi untuk memanipulasi tabel. Schema dalam database ini berjalan dengan baik pada seluruh tipe database serta memiliki API yang sama pada setiap sistem.

10. Configuration Management Features

Direktori config yaitu tempat penyimpanan seluruh file konfigurasi Laravel. Setiap file yang sudah tersimpan selalu ada dokumentasi lengkapnya. Sehingga Anda tidak perlu khawatir jika ingin mengubah konfigurasi setiap saat.

Baca Juga:  404 Not Found : Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasinya (Lengkap)

11. Email Class

Kelebihan lain dari Laravel adalah menyediakan sebuah API untuk library SwiftMailer yang terkenal dengan koneksi menuju SMTP, Mailgun, Amazon SES, Postmark, SparkPost, sendmail. Fitur ini berfungsi untuk mengirimkan email secara cepat melalui berbagai layanan cloud maupun aplikasi lokal.

12. Redis 

Redis merupakan fitur yang berfungsi untuk menghubungkan sesi yang berjalan dengan cache general-purpose. Terjadi koneksi secara langsung antara redis dengan session. Redis juga terkenal sebagai aplikasi open source yang bisa menyimpan key value. Redis memiliki server struktur data yang berguna untuk menyimpan berbagai tipe key value seperti hashes, sets, strings, sorted sets.

13. Event dan Command Bus

Fitur event dan command bus pada framework PHP yang satu ini menyediakan metode untuk proses pengumpulan tugas pada aplikasi agar berjalan sesuai harapan. Aplikasi yang menggunakan fitur ini berjalan lebih cepat dan sederhana, karena adanya perintah yang mudah Anda mengerti.

Skill yang Diperlukan Sebelum Belajar Laravel

Sudah cukup tahu tentang framework Laravel? Tunggu, sebelum menggunakannya, Anda perlu mempersiapkan beberapa hal agar lebih memahami bagaimana cara kerja Laravel dan bisa memanfaatkannya dengan baik. 

Terdapat dua hal yang perlu Anda pelajari sebelum menggunakan Laravel untuk membangun sebuah aplikasi website.

1. Penggunaan Dasar Pemrograman PHP

Seperti yang Anda ketahui, Laravel adalah framework yang berasal dari bahasa pemrograman PHP, sehingga semua kode yang ada didalamnya juga merupakan bahasa PHP. 

Oleh karena itu, supaya lebih jelas dan mahir menggunakan framework ini, Anda perlu memahami terlebih dahulu tentang bagaimana PHP dalam proses pembangunan website. Tidak perlu memahami sampai mahir, Anda cukup belajar dasar PHP saja.

2. Konsep MVC

Struktur data MVC tidak bisa terlepas dari framework ini. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui bagaimana penerapan MVC dalam pengembangan sebuah aplikasi website. 

MVC berfungsi sebagai pemisah tampilan atau front end dengan controller atau back end. Sehingga memahami alur kerja MVC sama seperti memahami framework ini dalam setiap file dan resource yang berjalan.

Laravel Adalah Framework Terbaik untuk Anda!

Itulah beberapa informasi lengkap yang harus Anda pahami tentang apa itu Laravel. Laravel adalah framework PHP yang sangat istimewa karena adanya berbagai fitur lengkap dan packages yang dapat Anda modifikasi secara mudah. 

Anda yang lebih menyukai framework simpel untuk membantu dalam pembangunan aplikasi website, sangat tepat jika memilih Laravel sebagai framework terbaik saat ini. Namun tetap saja, pemilihan framework menyesuaikan dengan kebutuhan dari aplikasi website Anda.

Dapatkan berbagai informasi maupun tips seputar web development hanya di makinrajin.com.