framework javascript terbaik

12 Framework JavaScript Terbaik untuk Membuat Website

Bagi seorang programmer terutama mereka yang menjadi developer, framework bisa dibilang sesuatu yang akan menjadi tempat kerjanya. Sesuai namanya framework atau kerangka kerja merupakan tempat dimana seorang programmer akan mengembangakan berbagai aplikasi.

Fungsi utama framework adalah membantu seorang developer untuk menuliskan berbagai kode agar lebih rapi dan memiliki struktur yang baik. Dengan menggunakan framework seorang developer tidak perlu mengetikan kode secara berulang.

Framework sudah menyediakan berbagai fungsi dan variabel yang sudah siap pakai. Menggunakan framework juga membantu seorang developer untuk menentukan batasanya. Framework sudah menyediakan kerangka yang bisa menjadi panduan bagi anda sebagai developer untuk bekerja.

Bisa dibilang, framework merupakan alat pendukung yang menyediakan berbagai struktur, konsep, dan juga panduan untuk seorang developer ketika akan membangun atau mengembangkan sebuah aplikasi. Ada banyak sekali jenis framework yang bisa digunakan. Jenis framework ini akan dibedakan berdasarkan bahasa pemograman apa yang digunakan salah satunya adalah framework JavaScript.

Framework JavaScript Terbaik

Mungkin framework JavaScript ini termasuk ke dalam framework yang sering digunakan. Seperti yang sudah dijelaskan jika berbagai macam framework ini akan dibedakan berdasarkan bahasa pemograman yang digunakan.

Maka framework JavaScript merupakan framework dengan kumpulan coding yang menggunakan bahasa pemograman JavaScript sebagai basisnya.

Dalam dunia pembuatan dan pengembangan website, bahasa pemograman java mungkin akan menjadi bahasa pemograman yang penting. Itulah mengapa framework JavaScript ini juga akan menjadi penting.

Terutama ketika masuk dalam tahap pengembangan, seorang developer yang sering membuat berbagai pengembangan website tidak harus lagi menuliskan coding yang sama setiap kali bekerja.

Anda hanya perlu melakukan sedikit modifikasi sesuai kebutuhan agar sesuai dengan website tersebut. Fungsi framework disini juga akan membantu anda agar tidak bekerja dari nol. Jika sudah ada kerangkanya maka anda hanya perlu mengubah sedikit dan menyesuaikan sesuai kebutuhan.

Lalu, apa saja framework JavaScript terbaik yang bisa Anda coba untuk membuat website?

1. Vue.Js

Vuejs - salah satu framework JavaScript terbaik

Vue.Js merupakan salah satu framework JavaScript yang juga bisa digunakan lintas platform. Ini juga merupakan salah satu framework yang banyak digunakan oleh para web developer. Vue.js merupakan framework yang konsepnya memiliki banyak kemiripan dengan AngularJs dan ReactJs.

Untuk anda yang ingin membuat progressive web apps, maka framework vue ini adalah salah satu yang bisa anda gunakan. Progressive web apps atau PWA secara singkat adalah bagaimana menggabungkan web apps dengan mobile apps.

PWA merupakan optimasi dari website yang akan membuat website menjadi lebih cepat. Selain itu, dengan PWA sebuah web desktop bisa digunakan layaknya mobile apps.

Bagi para front end developer, framework bisa digunakan untuk mengembangkan banyak hal. Framework ini juga lebih fleksibel dan juga mudah diintegrasikan ke proyek yang menggunakan JavaScript framework lainnya.

Beberapa keuntungan dari menggunakan framework vue.Js diantaranya adalah  :

  • Framework ini memiliki ukuran yang kecil. Ini juga salah satu alasan mengapa framework ini banyak yang menggunakan.
  • Karena strukturnya yang sederhana, framework ini cukup mudah dimengerti.
  • Bisa diintegrasikan dengan berbagai aplikasi lain yang berbasis JavaScript.
  • Banyak dokumentasi dengan sangat detail. Bagi anda yang pemula dengan menggunakan framework ini anda bisa mengembangkan aplikasi atau web sendiri.
  • Framework ini memiliki fleksibilitas sehingga memungkinkan membuat template dalam bahasa HTML atau JavaScript.
  • Ada banyak plug in di dalam framework ini yang bisa anda gunakan untuk membuat aplikasi ataupun website.

Beberapa fitur yang ada pada vue.Js

  • Dalam framework ini memungkinkan anda untuk melihat perubahan pada UI tanpa harus menambah kode
  • Framework ini mendukung anda untuk melakukan custom pada HTML
  • Framework ini memiliki fitur virtual DOM. Dimana anda bisa melihat dan mereview perubahan sebelum diterapkan pada DOM.
  • Penulisan script di framework ini jauh lebih sederhana

Untuk anda yang tertarik menggunakan framework ini maka anda bisa langusng mendownload filenya di situs resmi vue.Js. Sebelum menginstall vue.Js, pastikan anda sudah memiliki node.Js sebelumnya.

2. ReactJs

ReactJS - JavaScript framework terbaik

Framework JavaScript lainnya yang juga banyak digunakan adalah React Js. Framework ini memberikan banyak kemudahan bagi programmer ketika akan melakukan pengembangan berbagai aplikasi. Framework ini juga memiliki ukuran yang ringan dan mudah digunakan. Framework ini juga bisa mengembangkan aplikasi untuk lintas platform.

Framework ini dibuat oleh salah satu developer facebook. Awalnya framework ini hanya digunakan untuk membuat UI dan logika nya saja. Hingga kini sudah sangat banyak aplikasi terutama yang memiliki basis web di mana UI nya dibuat menggunakan framework ini.

Beberapa keunggulan dari framework react.Js jika dibandingkan dengan framework JavaScript lainnya.

  1. Dalam penggunaanya, framework ini dinilai lebih cepat dan efisien
  2. React.Js memiliki fitur dimana kita bisa menggunakan kembali komponen yang telah kita buat sebelumnya untuk proses yang lain. Hal ini bisa mempersingkat waktu kerja dan juga resource yang digunakan
  3. Framework ini mudah dipelajari dan juga dikuasai

Sementara itu ada beberapa hal yang harus anda ketahui tentang framework ini, diantaranya adalah :

  1. React.Js bisa membuat UI yang bersifat interaktif yang bisa dibuat dengan menggunakan desain yang simple. Selain itu, framework ini juga bisa diandalkan untuk membuat UI yang kompleks
  2. Di react.Js jika anda sebagai developer ingin membuat fitur baru anda bisa menggunakan source code dari fitur lama.
  3. React.Js bekerja dengan menggunakan Node.Js sebagai basisnya
  4. Ada fitur bernama JSX di framework ini. JSX merupakan ekstension dari JavaScript yang akan digunakan ketika menulis HTML di dalam JavaScript
  5. React.Js juga sering digunakan untuk membangun aplikasi dengan skala besar yang membutuhkan update setiap waktu.

Meskipun demikian, framework ini juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah :

  1. Framework ini hanya mendukung view layer. Kebutuhan lain seperti data layer, struktur, ataupun router harus kita buat sendiri.
  2. Framework ini tidak bisa dijalankan jika menggunakan web browser versi lama.

Untuk anda yang tertarik untuk menggunakan framework ini maka anda bisa langsung mendownload nya di situs resmi react.Js. Pastikan anda sudah terlebih dahulu memiliki Node.Js

3. AngularJs

framework JavaScript angularJS

Mungkin ini adalah salah framework JavaScript yang paling populer. AngularJs bisa dibilang sebagai salah satu framework JavaScript generasi awal. Framework ini merupakan salah satu pilihan ketika akan membuat website yang dinamis. Anda sebagai developer bisa membuat website dengan menu yang dinamis menggunakan framework ini.

Secara sederhana, Angular Js ini bisa membuat fungsi HTML menjadi lebih baik dalam hal membangun web. Jika biasanya HTML hanya digunakan untuk membuat web yang bersifat statis, dengan menggunakan AngularJs maka HTML bisa membangun sebuah web dengan tampilan lebih dinamis.

Pertama kali diluncurkan pada 2012, framework ini terus mengalami perkembangan. Salah satu hal yang menjadi alasan kenapa framework banyak digunakan adalah karena angular Js menggunakan arsitektur MVC atau model view controller untuk pengembangan aplikasi dengan basis web.

Secara mudah, model arsitektur MVC pada AngularJs bisa digambarkan seperti ini

  • Angular Js sebagai model akan menggabungkan JavaScript yang berperan sebagai control dengan HTML yang berperan sebagai view.
  • JavaScript sebagai control akan mendapatkan input dari pengguna dan akan saling berinteraksi dengan AngularJs sebagai model
  • Angular Js akan menggunakan input tadi untuk memodifikasi HTML supaya bisa ditampilkan.

Model arsitektur seperti merupakan salah satu kelebihan dari AngularJs. Sementara itu, beberapa kelebihan lainnya adalah :

  1. Two way data binding

Two way data binding atau penggabungan data secara dua arah, merujuk pada arsitektur Angular Js yang menyatukan dua bahasa yaitu JavaScript dan HTML. Hal ini menjadi keuntungan karena anda sebagai developer akan lebih menghemat waktu karena bisa mengurangi kode yang harus dibuat.

2. Struktur kode

Alasan lain mengapa banyak developer yang menggunakan angular Js adalah framework ini mendukung pembuatan aplikasi atau web dengan struktur kode yang rapi. Struktur kode rapi selain menghemat waktu juga akan memudahkan ketika akan dilakukan modifikasi ataupun perbaikan.

3. Fitur pengetesan

Pada framework Angular Js ini juga kita bisa melakukan pengetesan secara langsung. Hal ini akan mempercepat waktu kerja karena tidak membutuhkan plug in lain ketika akan melakukan uji coba. Meski demikian kita masih bisa menggunakan alat test lain yang didapat diluar framework ini seperti jasmine.

4. Pengembangan yang berkelanjutan

Meskipun termasuk ke dalam framework generasi awal, namun Angular Js ini terus mengalami pengembangan sehingga tidak ketinggalan zaman. Salah satu kemampuan nya adalah angular Js sanggup dijalankan di hampir semua web browser. Angular Js juga bisa dijalankan di hampir semua perangkat mobile ataupun desktop

Sementara itu, sedikit kekurangan dari angular Js adalah :

1. Autentifikasi dari server harus tetap dijaga untuk menjaga keamanan aplikasi.

2. JavaScript pada web browser harus selalu terhubung. Jika JavaScript ter disable dengan web browser maka kode yang sudah dibuat tidak akan bekerja sama sekali

Sedikit tips untuk anda yang tertarik menggunakan framework ini. Pahamilah dengan baik bahasa pemograman JavaScript sebagai kunci dan bahasa pemograman lain seperti HTML sebagai pendukung. Hal ini akan membuat anda nyaman dengan perkembangan framework ini. Anda juga bisa menjadi developer yang inovatif.

Untuk anda yang tertarik menggunakan framework ini, angular Js bisa anda dapatkan dengan mendownload di situs resmi nya. Pilih versi paling tinggi dan juga terbaru untuk menjamin kestabilannya.

4. Angular

Angular logo

Jika di point pertama kita membahas framework AngularJs, maka sekarang kita akan membahas framework yang bisa dibilang merupakan versi pengembangan dari AngularJs, yaitu Angular.

Angular bisa dikatakan versi ke dua dari AngularJs. Nantinya Angular ini akan memiliki enam versi. Meskipun mulai dari versi kedua hingga enam perbedaan yang ada tidak terlalu signifikan dibanding perbedaan antara AngularJs dan Angular.

Perbedaan besar pertama antara keduanya adalah bahasa pemograman yang digunakan. Angular Js ditulis menggunakan JavaScript sementara angular ditulis menggunakan typescript. Typescript juga bisa dibilang adalah versi pengembangan dari JavaScript.

Hal ini tercipta karena JavaScript dinilai tidak cukup mampu untuk membuat aplikasi ataupun web yang kompleks dengan skala yang besar. Nantinya kode yang dibuat dalam bahasa typescript tadi akan di transpile ke JavaScript sebelum dijalankan pada browser.

Angular biasa digunakan untuk membuat website dengan versi dekstop maupun mobile. Ini menjadi salah satu keunggulan Angular. Angular bisa diandalkan untuk membuat website untuk tampilan mobile. Beberapa hal yang menjadi kelebihan dari angular adalah :

  1. Angular memiliki kemampuan untuk melakukan build & develop ketika kita sedang membuat sebuah website. Hal ini akan membuat waktu anda sebagai developer menjadi lebih efisien karena anda tidak perlu melakukan banyak pengetesan pada tiap kode hanya untuk memastikan kode itu berjalan atau tidak
  2. Ada yang disebut Ngmodules pada angular. Ngmodules merupakan alat untuk menyusun aplikasi dimana fungsinya adalah untuk mengumpulkan seluruh kode yang terkait ke dalam set.
  3. Angular cukup mudah digunakan. Angular memiliki fitur seperti pengetikan coding yang mudah, interface yang mudah, dan lainnya. Hal ini karena angular menggunakan HTML dan typescript.
  4. Di dalam angular terdapat banyak alat yang bisa digunakan sebagai pengujian salah satu contohnya adalah jasmine.
  5. Angular bisa membuat website untuk mobile ataupun desktop

Selain keuntungan di atas, beberapa hal yang juga menjadi karakteristik dari framework  ini adalah:

1. Arsitektur

Arsitektur pada angular ini terkesan template. Angular menggunakan komponen yang direktif untuk membuat arahan pada DOM. Pada angular DOM diatur dengan dua cara, yaitu :

  • Secara struktur, di mana tata letak DOM dirubah dengan cara mengganti elemen
  • Secara atributif untuk merubah sifat DOM dan juga tampilan elemen

DOM di atas adalah document object model. Yaitu sebuah platform dan interface yang memungkinkan pengaksesan dan perubahan pada sebuah konten, struktur, ataupun gaya dari sebuah dokumen. Singkatnya, DOM merupakan bagaimana cara JavaScript dalam melihat sebuah halaman HTML.

2. Mobile support

Jika dibandingkan dengan pendahulunya, framework angular versi terbaru ini lebih bisa diandalkan untuk membuat web versi desktop ataupun mobile. Keunggulan terbesar framework angular ini merupakan framework yang sangat cocok jika anda ingin membuat web versi mobile.

3. Performa

Untuk meningkatkan masalah performa dan terutama kecepatan, framework angular ini sudah mengupgrade struktur framework nya agar kecepatan dan performanya meningkat.

5. Node.Js

Framework javascript untuk backend

Framework lain yang juga ditulis dalam bahasa JavaScript dan sering digunakan adalah Node.Js. Salah satu perbedaan yang mencolok dari framework ini adalah Node.Js bisa dijalankan di sisi server. Ini cukup berbeda karena biasanya bahasa pemograman JavaScript dijalankan dari sisi client. Node.Js juga bisa dijalankan di hampir semua sistem operasi.

Beberapa keunggulan dari menggunakan Node.Js diantaranya adalah :

  1. Menggunakan bahasa pemograman JavaScript yang dianggap sebagai bahasa pemograman paling populer
  2. Node.Js memiliki kemampuan untuk menangani banyak koneksi dalam satu waktu dengan menggunakan resource yang minimun dalam tiap prosesnya
  3. Node.Js adalah project open source sehingga banyak orang bisa berkontribusi di dalamnya termasuk dalam masalah pengembangannya.
  4. Sangat diandalkan terutama jika anda ingin membuat aplikasi dengan basis real time
  5. Penggunaan bahasa pemograman JavaScript di sisi server bisa menghilangkan kemungkinan munculnya ketidakcocokan antara sisi server dan client.
  6. Keunggulan penggunaan Node.Js di sisi server juga memudahkan ketika akan dimasukan database.
  7. Node.Js bekerja dengan sistem non blocking, artinya setiap proses yang tidak saling terkait bisa dijalankan dalam waktu bersamaan. Ini akan meningkatkan efisiensi waktu kerjanya.
  8. Dengan menggunakan Node.js di sisi server juga anda bisa menghemat banyak ruang untuk penyimpanan data. Node.Js tidak memerlukan alokasi ruang di server  hanya untuk menyimpan data yang sedang diproses.
  9. Node.Js banyak digunakan sebagai basis untuk framework javascript lain. Banyak framework javascript lainnya yang membutuhkan pemasangan framework Node.Js terlebih dahulu untuk membuat framework lain tersebut bekerja dengan baik.

Dengan kemampuannya untuk melakukan pekerjaan dari sisi server membuat Node.Js banyak digunakan oleh para back end developer. Framework ini juga memiliki library nya sendiri, sehingga dalam penggunaannya kita tidak perlu menggunakan web server lain.

Seperti sudah sering disinggung di atas, jika Node.Js bekerja dengan konsep non blocking dan single thread. Secara singkat, konsep ini bisa digambarkan seperti ini:

Jika ada dua proses di mana keduanya tidak saling terkait maka kedua proses tersebut bisa dijalankan di waktu yang bersamaan. Hal ini tidak berlaku jika kedua proses tersebut saling terkait. Misal suatu proses, baru bisa bekerja setelah mendapat output dari proses sebelumnya. Ini adalah konsep non blocking.

Sementara konsep single thread bisa digambarkan seperti hanya proses yang sedang aktif yang mendapatkan alokasi thread. Hal ini akan membuat kerja menjadi lebih efisien dan resource yang digunakan pun tidak terlalu besar.

Paypal, Netflix, Medium, dan Linkedin merupakan contoh beberapa web dan aplikasi yang dibangun dan dikembangkan menggunakan Node.js. Untuk anda yang tertarik untuk menggunakan Node.js maka anda bisa menginstallnya langsung. Ada dua cara untuk mendapatkan Node.Js.

  • Cara pertama adalah menggunakan Node.Js Installer. Cukup dengan mendownload di web resmi Node.Js, lalu lakukan proses instalasi biasa seperti aplikasi lainnya di desktop.
  • Cara kedua adalah dengan menggunakan Node Package Manager (NPM). NPM merupakan aplikasi khusus tentang JavaScript. Untuk anda yang menggunakan windows maka anda bisa menggunakan NPM chocolatey. Masuk ke situs resminya dan anda bisa mengikuti petunjuk untuk proses instalasi selanjutnya.

6. BackboneJs

Salah satu JavaScript framework terbaik

Framework JavaScript lainnya yang juga sering digunakan adalah backbone. Airbnb dan pinterest adalah beberapa contoh aplikasi yang menggunakan framework ini. Salah satu keunggulan dari framework ini adalah ringan saat digunakan. Framework ini biasa digunakan untuk membuat web atau aplikasi pada sisi klien.

Hal lain yang membuat framework banyak digunakan adalah karena framework ini sangat fleksibel dalam membuat struktur kode . Salah satu fleksibilitas yang ada di framework ini adalah anda sebagai developer benar – benar bisa berkreasi dalam membuat aplikasi atau web. Framework backbone ini tidak memiliki template sehingga developer bisa memilih berbagai alat yang dirasa paling cocok untuk anda gunakan. Di sisi lain, hal ini mungkin akan membuat developer menulis lebih banyak kode namun hal ini juga bermanfaat karena developer akan benar – benar fokus pada apa yang akan mereka buat tanpa harus memikirkan bagaimana kerangka dasarnya.

Beberapa keunggulan dari framework backbone ini adalah :

  • Kode JavaScript yang anda buat akan menjadi lebih rapi dan terstruktur. Framework ini membuat anda untuk tidak mencampurkan JavaScript dengan HTML. Hal ini akan memudahkan anda untuk melakukan maintenance.
  • Framework ini biasa digunakan ketika anda akan mengembangkan aplikasi dimana source code nya sudah berantakan karena terlalu banyaknya bahasa pemograman yang digunakan dalam aplikasi tersebut.
  • Bisa digunakan untuk membuat web dengan data yang kompleks

7. Ember

EmberJS

Meskipun termasuk baru, namun framework yang satu ini mulai banyak digunakan. Framework JavaScript yang lain yang bisa digunakan adalah Ember. Salah satu keunggulan dari framework ini adalah kecepatan loading yang sangat baik ketika digunakan untuk membuat website. Ember dibangun dengan menggunakan framework Node.Js sebagai modelnya. Bisa dibilang ember merupakan pengembangannya dengan versi yang berbeda.

Beberapa hal yang harus diketahui tentang ember diantaranya adalah :

  1. Framework ini bersifat open source. Selayakanya open source lain, setiap orang bisa berpartisipasi di dalamnya. Ini membuat perkembangan framework ini juga selalu up to date
  2. Arsitektur dari framework ini adalah MVVM atau model – view – view – model. Hal ini membuat pengembang bisa membuat single page website dan bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan
  3. Framework ini sangat fleksibel untuk membuat kode. Pengembang bisa membuat web yang lebih interaktif
  4. Framework ini memiliki banyak sekali plugin. Plugin ini bisa membantu untuk melakukan sinkronisasi antara klien dan server dan membuat kinerjanya menjadi lebih optimal.
  5. Dalam penggunaanya framework ini menggunakan Command Line Interface
  6. Framework ini mendukung application ecosystem yang sangat besar

Dari semua hal di atas beberapa keuntungan dari menggunakan framework ini diataranya adalah :

  1. Bagi seorang front end developer, framework ini juga bisa digunakan jika ingin mengembangkan desain. Ember memiliki HTML dan CSS sebagai bagian dari framework nya
  2. Ember.Js bisa melakukan route dan controller secara otomatis

Framework ini memiliki banyak tampilan dan didukung dengan template secara otomatis akan meng update model jika isi dari aplikasi ataupun web berubah.

Untuk anda yang tertarik menggunakan framework ini, hal pertama yang harus dilakukan adalah memiliki node.Js. Framework ini membutuhkan Node.js sebagai landasannya.

8. Meteor

MeteorJS

Framework lain yang juga dijalankan dengan menggunakan JavaScript adalah meteor. Sama seperti ember, framework ini juga dibangun dengan menggunakan Node.Js sebagai landasannya.

Saat ini, mungkin ini adalah salah satu framework yang sedang banyak digunakan. Salah satu alasan mengapa framework ini populer adalah karena framework ini bisa digunakan baik dari sisi server maupun sisi klien.

Framework ini juga bisa digunakan  untuk pengembangan baik dari sisi front end maupun back end. Framework ini juga sering digunakan untuk membuat aplikasi ataupun web yang bersifat real time.

Meteor juga memungkinkan untuk penulisan kode lintas platform seperti android ataupun iOS. Ini membuat framework ini bisa diandalkan untuk pembuatan aplikasi web ataupun mobile. Terlebih kode yang digunakan untuk membuat web ataupun aplikasi di sini juga menggunakan bahasa yang sama.

Beberapa keuntungan dari menggunakan framework ini diantaranya adalah :

  1. Framework ini memiliki cloud tersendiri sehingga penyebaran dan penyimpanan data lebih flexible
  2. Developer hanya menggunakan JavaScript baik di sisi klien maupun server. Hal ini bisa menghilangkan kemungkinan munculnya ketidak sinkronan antara server dan klien.
  3. Framework ini bisa dibilang framework yang ramah untuk anda yang baru mulai belajar pembuatan aplikasi atau web dengan JavaScript.
  4. Ada banyak paket atau plug in di dalam framework ini yang bisa anda gunakan.

Sedikit kelemahan dari framework ini adalah meteor tidak cocok untuk digunakan jika ingin membuat aplikasi yang besar dan kompleks. Untuk anda yang tertarik menggunakan meteor, maka paket installer nya bisa anda dapatkan di situs resmi framework meteor.

9. MithrilJs

Mithril Logo

Framework lain yang juga berjalan dengan menggunakan JavaScript adalah Mithril. Framework ini biasa digunakan ketika akan membuat widget berbasis JavaScript. Mithril banyak digunakan karena ukurannya yang kecil namun performa nya cepat. Arsitektur framework ini mirip dengan angular.Js

Beberapa hal tentang framework ini diantaranya adalah:

  • Framework ini biasa digunakan pada sisi klien
  • Semua web ataupun aplikasi yang dibuat di framework ini bisa dites di semua mesin JavaScript
  • Waktu loading framework ini merupakan salah satu yang tercepat di antara framework lain dengan arsitektur MVC

Dengan basis source code yang lebih kecil, framework mithril ini sebenarnya lebih cepat dibanding angular. Selain itu, framework ini juga menyediakan berbagai tutorial dan berbagai dokumentasi yang dibutuhkan pengembang saat membangun aplikasi.

10. Svelte

SvelteJS

Framework lainnya yang juga bekerja dengan menggunakan bahasa JavaScript adalah Svelte. Meski kurang dikenal, nyatanya framework ini memiliki beberapa keunggulan salah satunya adalah kode yang kita tulis bisa langsung dikonversi menjadi JavaScript yang sudah teroptimasi. Di sini terlihat jika framework ini juga bisa berperan sebagai compiler.

Beberapa hal yang menarik tentang framework ini diantaranya adalah :

  1. Karena proses compiler tadi, kita bisa membuat aplikasi dengan ukuran kecil. Di framework ini juga  kita bisa melakukan hal tersebut tanpa bantuan DOM.
  2. Mirip dengan angular, framework ini juga berjalan dengan menggunakan typescript
  3. Framework ini juga memiliki ukuran yang kecil.
  4. Dibandingkan framework lain, untuk mendapatkan hasil yang sama svelte membutuhkan lebih sedikit  kode.
  5. Performa nya lebih cepat dibanding framework lain semisal react.Js

Meski demikian framework ini juga tidak lepas dari kekurangan. Beberapa kekurangan pada framework ini diantaranya adalah :

  1. Meskipun open source, framework ini tidak banyak digunakan sehingga pengembangannya agak lambat
  2. Kurangnya dokumentasi membuat framework ini menjadi agak sulit dikuasai.

Meski demikian, framework ini tetap bisa diandalkan terutama untuk anda yang akan membuat UI dan interaksinya.

11. Express.Js

ExpressJS

Framework lainnya yang juga menggunakan bahasa JavaScript adalah express.Js. Framework ini juga masih menggunakan Node.Js sebagai basisnya. Framework ini juga bisa digunakan oleh para back end developer maupun front end developer.

Dalam penggunaannya, framework ini sangat memudahkan dalam pembuatan web aplikasi. Framework ini memiliki fitur routing dan rendering view sehingga bisa membantu menghemat banyak waktu anda.

Beberapa keunggulan dari framework ini diantaranya adalah :

  1. Anda bisa membuat skala pada aplikasi yang sedang anda buat dengan cepat.
  2. Framework ini bersifat full stack. Anda sebagai front end ataupun back end bisa menggunakan framework ini
  3. Framework ini menggunakan bahasa JavaScript baik pada sisi back end maupun front end
  4. Framework ini dilengkapi dengan fitur cache dimana anda tidak perlu membuat kode secara berulang.

Untuk mendapatkan framework ini anda bisa langsung mendownload di situs resminya. Sama seperti framework dengan basis Node.Js lainnya untuk menginstall express.Js ini juga diperlukan Node.Js yang telah terpasang sebelumnya.

12. Next.Js

Framework JavaScript terbaik - Next JS

Framework JavaScript lainnya yang juga bisa digunakan di sisi front end adalah Next.js. Framework ini memiliki beberapa fitur utama seperti bisa secara otomatis melakukan loading ulang pada halaman ketika ada perubahan. Framework ini juga memiliki template untuk melakukan routingan pada halaman web anda.

Selain framework – framework seperti yang sudah dijelaskan di atas, sebenarnya masih ada beberapa framework lain yang juga bekerja dengan menggunakan bahasa JavaScript seperti :

  • Mootools
  • Asp
  • Sails.Js
  • Wakanda
  • Blazor
  • Midori.Js
  • Apache wiket
  • Apache tapestry
  • Joose

Perbedaan Framework dan Library

Dari penjelasan di atas, sekilas terlihat jika peran dari framework ini seperti library. Sebenarnya kedua hal ini memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Jika dilihat dari cara kerjanya framework menyediakan sebuah kerangka untuk kita menciptakan sesuatu. Kerangka yang sudah ada bisa kita modifikasi sesuai kebutuhan kita. Meski demikian, dalam framework mungkin kita akan terbentur dengan aturan yang sudah ada di dalam kerangka tersebut.

Sementara library merupakan serangkaian code yang bisa kita gunakan untuk membuat apa yang kita mau. Kita tidak akan terbentur aturan apapun karena pada dasarnya kita membuat tanpa kerangka.

Jika diibaratkan membeli sebuah rumah, framework adalah sebuah bangunan jadi tanpa properti di dalamnya. Anda hanya tinggal memasukan properti ke rumah tersebut. Anda masih bisa merubah tata letak ruangan yang ada di dalamnya, namun anda tentu akan terbentur dengan ukuran dari ruangan lain.

Jika dengan library anda seperti membeli tanah kosong. Anda bebas membuat rumah anda sesuka hati. Tata letak ruangan pun anda yang menentukan.

Siap Membuat Website dengan Framework JavaScript?

Itulah beberapa hal tentang framework JavaScript yang bisa menjadi referensi anda. Sedikit tips untuk anda, meskipun banyak dokumentasi ketika anda menggunakan framework JavaScript ini namun ada baiknya jika anda belajar JavaScript terlebih dahulu sebelum menggunakan framework nya. Memahami bahasa pemogramannya terlebih dahulu akan sangat memudahkan anda dalam menggunakan framework JavaScript ini nantinya.

4 thoughts on “12 Framework JavaScript Terbaik untuk Membuat Website

      1. Wah oke siaaaaap, saya liat penjelasan dari blog mas maknyus banget. Kayaknya cocok kalo belajar disini 🙂

        Soalnya kebanyakan blogger kaya nggak niat bikin artikel, bukannya nolong malah bikin tambah bingung & kepo aja…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *