SEO (Search Engine Optimization) adalah kunci untuk memastikan bahwa website Anda dapat ditemukan oleh audiens yang tepat di mesin pencari. Dalam dunia digital yang semakin kompetitif, mengoptimalkan website secara efektif adalah langkah penting untuk menarik trafik organik yang stabil dan meningkatkan konversi. Dengan strategi SEO yang benar, Anda dapat memperkuat posisi website Anda di hasil pencarian dan menjangkau lebih banyak calon pelanggan.
Namun, SEO bukan hanya soal mendapatkan banyak klik. Ini tentang menciptakan pengalaman yang menyeluruh dan memberikan nilai lebih bagi pengguna, yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis Anda.
Mengapa Website E-commerce Perlu Optimasi SEO?
Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda perlu melakukan optimasi SEO pada website e-commerce Anda:
- Persaingan produk online yang sangat tinggi di SERP.
- Konsumen lebih banyak mencari produk lewat Google daripada langsung ke website
- SEO meningkatkan trafik organik jangka panjang tanpa cost per click.
- SEO membangun kepercayaan dan kredibilitas brand
- Optimalisasi SEO mengurangi ketergantungan pada iklan berbayar
- Muncul di halaman pertama Google meningkatkan peluang konversi
- SEO mendukung visibilitas toko online saat promosi, launching produk, atau momen khusus (misal: Harbolnas, Ramadan, dll)
- Mesin pencari menjadi titik awal dalam customer journey
- SEO membantu mengoptimalkan pengalaman pengguna (UX)
Strategi SEO Lengkap untuk Website E-commerce
Terdapat banyak hal terkait SEO yang perlu dilakukan untuk bisa memastikan website e-commerce Anda mampu bersaing dan menguasai mesin pencari untuk kata kunci produk Anda. Berikut beberapa strateginya:
1. Riset Kata Kunci Spesifik dan Transaksional
Dalam dunia SEO, riset kata kunci adalah fondasi untuk menarik audiens yang tepat dan mendorong konversi. Untuk e-commerce, fokus utama seharusnya adalah kata kunci yang mencerminkan niat beli (buying intent). Ini berarti Anda harus mengidentifikasi kata kunci yang tidak hanya relevan dengan produk Anda, tetapi juga mengindikasikan bahwa pengguna siap melakukan pembelian.
Baca Juga: Cara Riset Keyword untuk Mendapatkan Pengunjung Tertarget
Misalnya, alih-alih hanya menargetkan kata kunci seperti “sepatu”, Anda harus mengejar kata kunci yang lebih spesifik seperti “sepatu pria murah” atau “sepatu olahraga Nike diskon”. Kata kunci seperti ini menunjukkan niat yang lebih kuat untuk membeli, yang berpotensi menghasilkan konversi lebih tinggi.

Salah satu cara efektif untuk mencapainya adalah dengan menggunakan long-tail keywords. Kata kunci panjang ini, meskipun memiliki volume pencarian lebih rendah, biasanya lebih spesifik dan menjangkau audiens yang lebih siap melakukan pembelian.
Menurut Neil Patel, long-tail keywords bisa meningkatkan peluang Anda muncul di hasil pencarian yang lebih relevan dengan audiens yang sudah tahu apa yang mereka cari. Selain itu, karena long-tail keywords lebih terfokus, mereka seringkali lebih mudah untuk bersaing di hasil pencarian dibandingkan kata kunci yang lebih umum dan kompetitif.
Untuk melakukan riset kata kunci yang lebih mendalam, Anda dapat memanfaatkan tools riset keyword seperti Ahrefs, Semrush, Google Keyword Planner, dan Ubersuggest. Tools ini memungkinkan Anda untuk menemukan kata kunci dengan volume pencarian yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, serta memonitor tingkat kesulitan dan persaingan untuk kata kunci tertentu. Tools tersebut tidak hanya memberikan volume pencarian tetapi juga menampilkan kata kunci yang relevan dan potensi trafik, yang sangat berguna untuk merancang strategi SEO yang efektif.
Selain itu, menganalisis kata kunci yang digunakan oleh kompetitor juga sangat penting. Dengan melihat apa yang mereka lakukan, seperti keyword apa saja yang dibidik oleh kompetitor, Anda bisa mengetahui apa saja yang bisa Anda lakukan.
2. Optimasi Konten Pada Halaman Produk
Agar halaman produk lebih mudah ditemukan di Google, Anda harus mengoptimasi halaman produk Anda. Gunakan nama produk sebagai heading utama (H1) dan pastikan mengandung kata kunci utama yang relevan dengan pencarian pengguna. Ini membantu Google memahami konten pada halaman Anda dan menyesuaikannya dengan search intent calon pembeli. Selanjutnya, buatlah deskripsi produk yang original dan mengandung kata kunci turunan.
Untuk meningkatkan relevansi dan konversi, sertakan bagian FAQ yang menjawab pertanyaan umum seputar produk, serta tambahkan call-to-action (CTA) yang jelas seperti “Beli Sekarang” atau “Tambah ke Keranjang”. Elemen-elemen ini tidak hanya membantu SEO, tapi juga dapat meningkatkan user experience (UX) dan mendorong calon pembeli untuk melakukan pembelian.
Baca Juga: Cara Membuat FAQ yang Lengkap dan SEO Friendly
3. Pastikan Struktur URL SEO Friendly
Membuat struktur URL yang sederhana dan mudah dipahami adalah langkah penting dalam optimasi SEO. Hindari penggunaan URL yang terlalu panjang dengan karakter dan angka yang tidak relevan, karena ini bisa membuat URL sulit dimengerti oleh mesin pencari dan pengunjung. URL yang bersih dan deskriptif lebih mudah diindeks dan lebih ramah pengguna.
Sebaiknya, gunakan format URL yang terstruktur secara hierarkis, seperti /kategori/nama-produk. Misalnya, jika Anda menjual pakaian olahraga, URL produk bisa terlihat seperti /olahraga/sepatu-lari-pria. Dengan cara ini, baik pengguna maupun mesin pencari dapat lebih mudah memahami hubungan antara kategori dan produk tersebut, yang pada gilirannya meningkatkan visibilitas. Berikut beberapa contoh URL yang bisa dipertimbangkan:
- domain.com/product/sepatu-lari-pria/ (URL SEO friendly)
- domain.com/product?id=123 (URL tidak SEO friendly)
- domain.com/product/sepatu-lari-pria-123 (URL tidak seo friendly)
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan relevansi halaman produk adalah dengan memasukkan kata kunci yang relevan dalam URL. Misalnya, jika Anda menjual sepatu olahraga, kata kunci seperti “sepatu lari pria” bisa menjadi bagian dari URL Anda. Ini membantu memperkuat sinyal kepada Google bahwa halaman tersebut sangat relevan dengan pencarian terkait produk, serta memudahkan pengunjung untuk memahami halaman yang mereka tuju hanya dengan melihat URL.
4. Penggunaan Tag Heading yang Tepat
Tag heading adalah elemen penting dalam SEO yang membantu mengatur struktur konten halaman Anda agar lebih mudah dipahami baik oleh pengunjung maupun mesin pencari. Tag H1 harus diisi dengan judul utama halaman. Untuk halaman produk, h1 dapat berisi informasi produk yang berkaitan. Misalnya, jika Anda menjual sepatu lari, gunakan “Sepatu Lari Pria Nike” sebagai H1, yang memberikan informasi yang jelas tentang produk yang ditawarkan.
Setelah H1, gunakan tag heading lainnya, seperti H2 dan H3, untuk memecah konten menjadi bagian-bagian yang lebih terstruktur. Tag H2 bisa digunakan untuk subheading pendukung konten tersebut, misal “Ukuran”, “Kuantitas”, “Spesifikasi Produk”, dan lain-lain. Sementara H3 dapat digunakan untuk detail lebih lanjut, seperti kategori, stok, merek, dan lainnya, seperti pada website Shopee.

Dengan cara ini, Anda menciptakan hierarki yang jelas dalam konten, yang tidak hanya memudahkan pengunjung untuk menavigasi halaman, tetapi juga membantu mesin pencari mengerti topik utama dan subtopik halaman tersebut.
Selain itu, penting untuk memastikan setiap tag heading mengandung kata kunci yang relevan, namun tetap natural dan tidak dipaksakan. Penggunaan kata kunci dalam heading membantu Google mengidentifikasi elemen penting dari halaman dan meningkatkan peluang Anda untuk muncul di hasil pencarian terkait.
5. Meta Title dan Meta Description yang Menarik
Meta title dan meta description adalah dua elemen yang pertama kali dilihat calon pembeli di hasil pencarian. Oleh karena itu, penting untuk membuat meta title dan description yang padat, relevan, dan memikat. Saran kami, sebaiknya gunakan kata kunci utama di awal title agar mesin pencari langsung memahami topik halaman Anda. Contohnya, daripada menulis “Diskon Akhir Tahun untuk Sepatu Lari Pria”, lebih baik gunakan “Sepatu Lari Pria – Diskon Akhir Tahun Hingga 40%”.
Sementara itu, meta description sebaiknya dibuat untuk mendorong klik. Anda bisa menyertakan elemen seperti harga, diskon, keunggulan produk (USP), atau garansi. Ini memberikan alasan tambahan bagi pengguna untuk memilih halaman Anda dibandingkan hasil lain yang tampil bersamaan. Misalnya: “Temukan sepatu lari pria terbaik mulai dari Rp299.000. Ringan, nyaman, dan cocok untuk maraton.”
Yang tak kalah penting, hindari penggunaan meta title dan description yang sama di banyak halaman. Setiap halaman harus punya informasi unik yang menggambarkan isi kontennya secara akurat. Ini membantu mesin pencari membedakan satu halaman dari yang lain, dan menghindari kesalahan indexing atau penurunan performa SEO.
6. Optimasi Gambar Produk
Gambar bisa menjadi daya tarik utama di halaman produk, tapi juga bisa jadi penyebab lambatnya loading jika tidak diatur dengan benar. Untuk itu, penting untuk mengompres gambar agar ukurannya lebih ringan, namun tetap tajam secara visual. Kompresi membantu mempercepat waktu muat halaman tanpa mengorbankan kualitas tampilan produk di mata calon pembeli.
Baca Juga: 11 Cara Optimasi SEO untuk Gambar Supaya Traffic Website Meningkat
Selain ukuran, perhatikan juga penamaan file gambar. Gunakan nama yang mendeskripsikan isi gambar dengan jelas, seperti tas-kulit-pria-hitam.jpg, bukan nama acak seperti IMG1234.jpg. Gambar yang deskriptif dapat membantu mesin pencari dalam memahami konteks gambar tersebut. Anda juga sangat disarankan untuk memasukkan Alt text yang menjelaskan gambar secara singkat, sambil menyisipkan kata kunci yang relevan untuk meningkatkan visibilitas gambar di Google Image dan mendukung aksesibilitas.
Terakhir, terapkan lazy loading agar gambar hanya diload saat dibutuhkan, yaitu ketika pengguna mulai scroll ke area tempat gambar itu muncul. Ini membuat halaman tetap cepat dibuka, terutama di perangkat mobile. Berikut ilustrasi terkait lazy loading:
7. Breadcrumbs dan Internal Link
Breadcrumbs dan internal link memiliki peranan penting dalam menciptakan user experience yang baik dan juga mendukung performa SEO. Dengan struktur navigasi yang jelas, pengguna dapat memahami posisi mereka dalam suatu website dan dapat dengan mudah berpindah antar kategori, serta kembali ke halaman sebelumnya tanpa harus menekan tombol “back”.
Dari sisi SEO, breadcrumbs membantu mesin pencari dalam mengidentifikasi struktur suatu website. Ini memungkinkan crawler memahami konteks hubungan antar halaman, mulai dari halaman utama hingga halaman lain. Dengan begitu, halaman-halaman penting dalam website memiliki peluang tinggi dan lebih mudah untuk di-crawl oleh Googlebot.
Baca Juga: Cara Membuat Struktur Website yang SEO Friendly
Selain itu, internal link yang strategis seperti link ke artikel, produk terkait, atau kategori serupa dapat membuat pengunjung lebih lama mengunjungi website Anda. Ini memberikan sinyal positif bagi algoritma Google karena menunjukkan bahwa konten Anda relevan dan bermanfaat.
8. Gunakan Schema Markup
Schema markup adalah cara yang baik untuk memberi tahu Google tentang isi halaman Anda secara lebih terstruktur. Dengan menambahkan Product schema, Anda bisa menyampaikan detail seperti harga, ketersediaan stok, dan nama produk secara langsung ke mesin pencari. Ini memungkinkan Google menampilkan informasi penting langsung di hasil pencarian, sehingga menarik perhatian pengguna sejak awal. Untuk tampilan schema pada mesin pencari seperti bintang pada gambar di bawah ini:

Anda juga bisa menyertakan Review schema agar rating bintang produk muncul di SERP. Bintang ini memberikan sinyal sosial yang kuat dan bisa meningkatkan klik karena calon pembeli cenderung tertarik pada produk dengan ulasan positif. Sedangkan FAQ schema sangat cocok untuk menjawab pertanyaan umum seputar produk, pengiriman, atau garansi. Jika digunakan dengan tepat, bagian FAQ bisa langsung muncul di bawah deskripsi di hasil pencarian, memberi Anda ruang tampil lebih besar.
Semua jenis markup ini dapat ditambahkan menggunakan format Schema.org melalui tools Schema generator, dan dicek keakuratannya melalui alat resmi dari Google seperti Rich Results Test. Dengan implementasi yang tepat, schema markup bisa jadi keunggulan teknis yang meningkatkan visibilitas sekaligus kredibilitas toko online Anda.
9. Gunakan Blog Sebagai Strategi Content Marketing
Blog dapat menjadi alat pemasaran yang sangat efektif jika diarahkan untuk mendukung penjualan produk. Anda bisa mulai dengan membuat konten edukatif seperti “Cara Memilih Headphone Sesuai Kebutuhan” atau “Perbandingan Laptop A vs B untuk Kerja Remote”. Jenis artikel ini membantu menjawab pertanyaan calon pembeli yang masih dalam tahap pertimbangan, sekaligus memperkenalkan produk Anda secara halus namun strategis.
Baca Juga: Bagaimana Cara Kerja Strategi Targeting Blog?
Pastikan setiap artikel menyertakan internal link ke halaman produk yang relevan. Ini bukan hanya baik untuk SEO, tapi juga memperlancar perjalanan pembaca menuju pembelian. Di sisi lain, gunakan kata kunci informasional dengan volume pencarian tinggi agar blog Anda bisa muncul di hasil pencarian yang banyak dicari orang—bahkan sebelum mereka tahu produk Anda.
Agar blog tetap relevan, disarankan untuk memproduksi konten artikel secara rutin, terutama untuk artikel yang performanya tinggi. Update bisa berupa penambahan produk baru, perubahan harga, atau sekadar menyegarkan data yang sudah tidak akurat. Dengan begitu, Anda menjaga blog tetap kompetitif dan ramah bagi mesin pencari. Apabila Anda terkendala waktu maupun tenaga untuk memproduksi artikel, ada banyak jasa penulis artikel SEO yang dapat membantu, salah satunya Makinrajin.
Blog dipercaya dapat meningkatkan traffic pada website Anda. Itu karena konten artikel memiliki jumlah pencarian yang jauh lebih tinggi dibandingkan produk. Dari situ, Anda dapat mengarahkan para pembaca blog untuk melakukan pembelian produk pada website Anda.
10. Kecepatan Website dan Mobile Optimization
Google merekomendasikan agar load time suatu website tidak melebihi 2 hingga 3 detik. John Mueller, seorang analis tren di Google, menyarankan untuk menjaga load time suatu website di bawah 2 hingga 3 detik. Ia juga merekomendasikan penggunaan tools seperti Pagespeed untuk mengukur load time.
Studi dari Google menunjukkan bahwa kemungkinan pengguna meninggalkan suatu website meningkat sebesar 32% ketika load time suatu halaman website meningkat dari 1 detik menjadi 3 detik, dan meningkat hingga 90% ketika load time mencapai 5 detik.
Dengan kata lain, kecepatan website adalah faktor penting dalam SEO dan pengalaman pengguna. Website yang memuat lebih cepat tidak hanya lebih disukai oleh pengguna, tetapi juga lebih mungkin mendapatkan peringkat yang lebih baik di hasil pencarian Google.
Selain cepat, website juga harus responsif di perangkat mobile. Desain dan tombol harus menyesuaikan ukuran layar, navigasi harus tetap mudah, dan teks harus terbaca tanpa perlu memperbesar layar.
11. Hindari Duplikat Konten
Salah satu kesalahan umum dalam toko online adalah menggunakan deskripsi produk yang sama persis dengan supplier. Meskipun praktis, konten yang identik di banyak website membuat mesin pencari sulit menentukan versi mana yang paling relevan. Oleh karena itu, penting untuk menulis ulang deskripsi produk dengan gaya Anda sendiri. Anda bisa menggunakan kata-kata yang menjual, sesuai target audiens, dan tetap menyertakan kata kunci penting.
Jika Anda menjual produk dengan banyak varian (misalnya ukuran atau warna), pertimbangkan untuk menggunakan canonical tag. Tag ini memberitahu Google bahwa semua varian tersebut merupakan versi dari satu halaman utama, sehingga Anda terhindar dari penalti akibat masalah teknis. Penjelasan tentang canonical telah dibahas pada artikel canonical URL ini.
Selain itu, untuk produk yang serupa tapi tidak identik, seperti model berbeda dalam satu kategori, hindari menyalin deskripsi satu sama lain. Anda bisa membuat variasi dalam penjelasan manfaat, fitur unggulan, atau cara penggunaan. Selain menjaga halaman tetap unik di mata Google, itu juga memberikan wawasan dan UX yang lebih baik bagi pengunjung.
Baca Juga: Cara Mengatasi Duplikat Konten dengan Mudah
12. Sitemap XML dan Robots.txt yang Terstruktur
Sitemap XML adalah peta digital dari website Anda yang membantu mesin pencari mengindeks halaman-halaman penting dengan lebih efisien. Setelah membuat sitemap, Anda harus memasukkan ke Google Search Console supaya Google dapat mengenali website Anda. Ini sangat penting untuk halaman baru atau halaman yang diperbarui, sehingga tidak ada konten yang terlewatkan.
Baca Juga: 5 Kesalahan dalam Pembuatan Sitemap yang Berdampak Buruk Bagi SEO
Selain itu, pastikan file robots.txt Anda tidak menghalangi file/folder penting yang harus diindeks oleh Google. Misalnya, Anda harus memastikan bahwa halaman produk dapat diakses oleh Google, maka dari itu pastikan pada file robots.txt tidak ada perintah disallow untuk halaman produk Anda.
Robots.txt harus diatur sedemikian rupa agar Googlebot dapat mengakses konten yang relevan, namun tidak mengindeks halaman yang seharusnya tidak terlihat, seperti halaman admin atau halaman pencarian internal.
13. Penggunaan Filter dan Sort yang SEO Friendly
Penggunaan filter dan fitur sort (pengurutan) pada website, terutama di halaman e-commerce atau platform besar, sangat membantu pengguna dalam menavigasi berbagai pilihan produk atau konten. Namun, penggunaan filter dan sort akan secara otomatis membuat URL baru, contohnya seperti ini:-
- domain.com/sepatu-pria?sort=harga-terendah
- domain.com/sepatu-pria?filter=merk-nike
- domain.com/sepatu-pria?filter=merek=nike&sort=harga-terendah
Salah satu masalah utama dari URL di atas adalah penggunaan parameter yang berlebihan, yang dapat memunculkan banyak URL dengan konten yang sangat mirip atau bahkan identik. Mesin pencari seperti Google mungkin menganggap ini sebagai duplikat konten, yang berisiko menurunkan peringkat halaman Anda di hasil pencarian.
Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat menggunakan tag rel=”canonical” untuk mengarahkan mesin pencari ke halaman utama tanpa parameter. Dengan cara ini, Anda memastikan bahwa hanya satu versi halaman yang diindeks, meskipun ada banyak kombinasi filter atau sorting yang berbeda. Berikut adalah contoh penerapannya:
<link rel="canonical" href="https://domain.com/sepatu-pria/" />
Dengan begitu, halaman dengan berbagai variasi parameter URL tetap akan dianggap satu halaman, selama masih dalam produk yang sama.
14. Gunakan Backlink Berkualitas
Backlink berkualitas adalah salah satu faktor penting SEO yang dapat membantu meningkatkan otoritas dan peringkat website Anda. Salah satu strategi paling efektif untuk membangun backlink berkualitas adalah dengan membangun hubungan yang baik dengan blog niche dan media industri terkait.
Dengan menjalin hubungan ini, Anda dapat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan backlink dari website yang sudah memiliki reputasi baik dalam industri yang sama, yang tentunya akan memberikan dampak positif bagi peringkat website Anda.
Selain itu, melakukan guest post dengan penggunaan anchor text yang natural juga memiliki dampak baik untuk SEO website Anda. Melalui guest posting, Anda tidak hanya mendapatkan backlink berkualitas, tetapi brand Anda juga dapat lebih dikenal, terutama di kalangan pembaca mereka.
Pastikan anchor text yang digunakan relevan dan tidak berlebihan, sehingga artikel tetap terlihat alami di mata mesin pencari dan pembaca. Dengan begitu, hal ini akan membantu menghindari penalti dari Google yang biasanya menargetkan penggunaan anchor text yang berlebihan atau manipulatif.
Makinrajin menyediakan jasa backlink berkualitas yang dapat membantu Anda dalam mempromosikan brand Anda supaya dikenal lebih banyak audiens.
15. Tingkatkan User Experience
User Experience (UX) kini menjadi faktor penting dalam SEO. Pengunjung harus dapat menemukan informasi dengan mudah. Maka dari itu, pastikan website memiliki struktur yang rapi. Itu karena struktur yang rapi akan mengurangi bounce rate dan membuat pengunjung lebih lama membuka website Anda.
Baca Juga: Apa Pentingnya User Experience dalam SEO?
Bagi website e-commerce, proses checkout yang sederhana dan cepat sangat penting. Semakin mudah dan cepat pelanggan menyelesaikan pembelian, maka akan berdampak positif bagi SEO website tersebut. Proses checkout yang panjangdapat menyebabkan pengunjung meninggalkan website yang mengakibatkan penjualan menurun dan SEO menjadi lebih buruk.
Selain itu, fitur seperti live chat yang memungkinkan pengunjung dapat berkomunikasi dengan tim CS secara langsung dapat memberikan UX yang lebih baik. Dengan mengutamakan UX, maka pengunjung akan senang dan itu dapat meningkatkan SEO website Anda.
16. Manfaatkan UGC (User Generated Content)
UGC (User Generated Content) adalah cara efektif untuk meningkatkan SEO dan interaksi dengan pelanggan. Salah satu langkah pertama adalah mengajak pelanggan memberikan ulasan langsung di halaman produk. Ulasan yang asli dan relevan tidak hanya meningkatkan kredibilitas produk, tetapi juga memberikan konten segar yang diindeks oleh mesin pencari, yang membantu peringkat di Google.
Selain itu, testimoni video atau foto pengguna dapat memperkuat kepercayaan calon pelanggan. Konten visual dari pengguna memberikan bukti yang sangat berpengaruh dalam keputusan pembelian, dan juga dapat meningkatkan kualitas SEO pada halaman produk. Video dan foto juga lebih mudah dibagikan, yang bisa meningkatkan otoritas website.
Terakhir, mendorong engagement melalui sistem reward atau poin adalah cara yang efektif untuk meningkatkan partisipasi pengguna. Dengan memberikan insentif, seperti poin atau hadiah, Anda bisa memotivasi pelanggan untuk berbagi pengalaman mereka, baik melalui ulasan atau konten lain.
17. Optimasi Halaman Kategori
Mengoptimasi halaman kategori sangat penting untuk meningkatkan visibilitas dan navigasi website Anda. Salah satu langkah pertama adalah membuat deskripsi unik untuk setiap kategori. Deskripsi yang relevan dan informatif tidak hanya membantu pengunjung memahami isi kategori, tetapi juga memberi Google konteks tambahan untuk peringkat yang lebih baik.
Selain itu, pastikan halaman kategori tidak kosong (zero content). Setiap halaman kategori harus memiliki konten yang cukup, seperti teks deskriptif, produk terkait, atau informasi lainnya yang relevan. Halaman kategori kosong atau kurang informasi bisa berdampak negatif pada pengalaman pengguna dan peringkat SEO.
18. Audit SEO Secara Berkala
Melakukan audit SEO berkala adalah langkah penting untuk memastikan website Anda tetap berada di jalur yang tepat dalam persaingan digital. Salah satu cara terbaik untuk memulai adalah dengan melakukan crawl site menggunakan tools seperti Screaming Frog atau Semrush. Tools ini memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi masalah teknis yang dapat memengaruhi SEO, seperti broken link, error redirect, atau halaman yang tidak dapat diakses oleh mesin pencari.
Selanjutnya, pastikan untuk memeriksa broken link, redirect error, dan orphan page. Broken link dapat mengganggu pengalaman pengguna dan merusak kredibilitas website Anda di mata Google, sedangkan error redirect dapat mengalihkan pengunjung ke halaman yang tidak relevan. Orphan page, yaitu halaman yang tidak terhubung dengan halaman lainnya, juga bisa menghambat peringkat SEO dan aksesibilitas website secara keseluruhan.
Baca Juga: Fungsi dan Cara Melakukan SEO Audit (Lengkap)
Terakhir, jangan lupa untuk update halaman yang CTR-nya rendah atau ranking-nya turun. Halaman dengan klik-through rate (CTR) yang rendah atau peringkat yang menurun mungkin memerlukan perbaikan dalam judul, meta description, atau konten untuk meningkatkan daya tariknya.
Dengan rutin melakukan audit SEO, Anda bisa menjaga kualitas dan kinerja web Anda di mesin pencari, memastikan bahwa semua elemen teknis dan konten tetap optimal. Anda bisa menggunakan tools seperti Google Analytics dan Google Search Console untuk memantau kondisi dan performa website Anda.
19. Manfaatkan Channel Marketing Lainnya
Mengintegrasikan SEO dengan strategi marketing lainnya adalah cara yang efektif untuk memaksimalkan hasil dan menjangkau audiens lebih luas. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah menggunakan email marketing untuk mendorong trafik ke blog SEO.
Dengan mengirimkan konten yang relevan dan menarik melalui email kepada pelanggan atau subscriber, Anda dapat meningkatkan jumlah pengunjung ke blog atau halaman yang dioptimalkan SEO dan dapat berdampak positif pada peringkat website Anda di halaman pencarian.
Selain itu, manfaatkan campaign media sosial untuk meningkatkan backlink. Aktivitas di media sosial seperti kolaborasi dengan influencer, atau mengadakan kontes dapat mengarah pada peningkatan jumlah backlink berkualitas dari berbagai platform. Semakin banyak backlink berkualitas yang mengarah ke website Anda, maka SEO website Anda akan semakin baik.
Baca Juga: 12 Channel Digital Marketing yang Bisa Anda Manfaatkan untuk Brand Anda
SEO Sebagai Investasi Jangka Panjang untuk E-Commerce
SEO adalah strategi yang memerlukan waktu dan upaya yang konsisten untuk memberikan hasil jangka panjang, dan dapat dijadikan investasi yang sangat berharga bagi perkembangan e-commerce Anda. Jika ingin bertahan lama, maka fokus utama pada SEO adalah memberikan value bagi pengguna. Contohnya dengan menyajikan konten yang relevan, UX yang baik, dan solusi yang dibutuhkan.
Penting untuk selalu meninjau dan memperbarui strategi SEO Anda agar tetap relevan dengan perkembangan algoritma dan tren. Itu karena strategi SEO yang user friendly adalah kunci untuk tetap mendapatkan keuntungan dari trafik organik dan memperkuat website Anda di hasil pencarian.
Dengan melakukan SEO secara konsisten, Anda akan melihat trafik organik yang stabil dan tingkat konversi yang lebih tinggi. SEO yang diterapkan dengan baik akan membangun pondasi website yang kokoh, menghasilkan hasil yang baik dan tahan dari perubahan algoritma mesin pencari, serta membantu meningkatkan pendapatan e-commerce Anda dalam jangka panjang.
Jika Anda membutuhkan bantuan untuk mengoptimalkan website Anda, Makinrajin siap membantu dengan layanan SEO profesional yang dapat meningkatkan peringkat dan konversi website Anda. Hubungi kami untuk mulai mengembangkan bisnis online Anda!

Alexandromeo Lawrence is the CEO of Makinrajin and focuses on digital growth strategy, SEO, organic growth, and content strategy. He has worked on digital marketing projects across various industries and regularly shares insights on SEO, content, and digital growth.

